Pendekar Kalajengking Emas

Pendekar Kalajengking Emas
dewasa di luar nalar


__ADS_3

5 tahun berlalu setelah kelahiran Ming Qiang Xie. beliau tumbuh sebagai anak yang tampan, ketampanan nya menurun dari sang ayah. sementara kecerdasan nya menurun dari sang ibu.


pada saat siang hari Ming Qiang Xie bermain, sangking seru nya dia bermain dia sampai lupa bahwa dia sudah masuk dalam istana dimana sang kaisar sedang rapat dengan perdana menteri nya untuk mengatasi masalah banjir yang setiap tahun melanda di kota wasuemba kota yang berada di ujung perbatasan yang bersentuhan langsung dengan hutan belantara.


pada saat dia mulai tersadar dia sedang berada dalam istana, dia tidak sengaja mendengar percakapan antara kaisar dan para menteri.


" apa kah tidak ada cara lain untuk masalah banjir di kota wasuemba ini." tanya kaisar yin sao.


" maaf yang mulia saya sudah berusaha mencari cara agar banjir dapat teratasi, dari mulai membuat bendungan sampai membuka aliran yang tersumbat tetap saja daerah tersebut tetap banjir pada saat musim penghujan datang." jawab menteri Gao Xie Ling.


perdana menteri ini di tugas kan sebagai pengurus segala permasalahan terhadap bencana alam. sudah 15 tahun dia mempelajari situasi di kota masuemba tersebut tetapi dia masih belum dapat mengatasi masalah tersebut. hal itu lh yang membuat sang kaisar tampak pusing saat membahas masalah ini.


di dalam ruangan tersebut tampak hening semua larut dalam pemikiran masing-masing cara untuk mengatasi masalah ini, sampai Ming Qiang Xie memecah keheningan.


"maaf yang mulia sepertinya saya memiliki ide dalam menangani masalah banjir itu, bolehkah saya bergabung." suara Ming Qiang Xie memecah kan keheningan.

__ADS_1


melihat seorang bocah berani membuat kekacauan di pertemuan itu. membuat Mentri yang belum mengenal Ming Qiang Xie sangat geram.


" hai, ini bukan tempat untuk bermain, pergi sana ke halaman belakang." bentak Gao Xie Ling.


berbeda dengan para menteri sang kaisar malah menanggapi nya dengan senyuman.


"saudara Gao. berhenti bersikap seperti itu, apa kau tidak menganggap keberadaan ku."


protes kaisar yin sao


sebenarnya yin sao tidak percaya dengan apa yang di ucap kan Ming Qiang Xie, hanya saja dia tersenyum atas keberanian yg ditunjukkan oleh Ming Qiang Xie, kaisar mempersilahkan nya duduk di dekat nya.


" apa ide yang anda maksud tadi xie'er" tanya yin sao yang sebenarnya dia pun tidak percaya bahwa Ming dapat mengatasi masalah ini.


kemudian Qiang Xie meminta agar menteri .memberi sebuah peta yang menjelaskan tentang kondisi daerah yang terkena bencana tersebut, sebenarnya semua menteri ingin menolak tetapi melihat kaisar nya mengayun kan tangan agar memenuhi keinginannya, terpaksa Mentri Gao menunjukan peta daerah yang terkena banjir.

__ADS_1


" kalau begini ini sangat mudah, pertama kita bersih kan dulu saluran air hingga kelaut lepas, kemudian kita perlu melebar sungai sedikit kemudian galih sungai tersebut, karna menurut petunjuk peta, sungai ini menunjukan kedangkalan dan juga di dasar sungai tersebut terdapat bebatuan. stelah semua selesai gunakan batu hasil galian tersebut untuk menutupi tepian sungai, dan segera tanam pohon berakar sebut untuk menghindari kelongsoran.'" penjelasan Ming Qiang Xie.


mendengar penjelasan sedetail itu membuat semua orang yang ada di ruangan tersebut terperangah. bagai mana mungkin hal semacam itu tidak pernah terpikir kan oleh mereka semua.


"bagaimana kamu bisa menciptakan ide semacam itu, padahal kami tidak pernah kepikiran hal semacam itu." kaisar yin sao merasa takjub atas penjelasan Ming Qiang Xie.


"itu gampang yang mulia. itu semua dapat kita lihat kalau kita mengamati daerah tersebut secara detail." balas Ming Qiang Xie dan di balas anggukan oleh semua orang.


"tapi yang mulia semua itu memerlukan tenaga yang cukup besar dan waktu yang cukup lama, sementara musim penghujan tidak lama lagi," Gao mananggapi atas masalah tersebut.


"itu gampang paman, kita gunakan semua warga yang terdapat di sana untuk bekerja sama, kemudian kita beri upah kepada Meraka."


" selain membantu kekurangan tenaga kita juga membantu ekonomi di daerah tersebut.'" lagi-lagi penjelasan Ming Qiang Xie mampu membuat orang yang ada dalam ruangan tersebut tidak mampu menutupi keterkejutan nya.


" tunggu apalagi segera laksanakan apa yg di sampaikan xie'er agar kita dapat segera mangatasi masalah tersebut." kaisar Lin sao tidak menunda lagi setelah penjelasan Ming Qiang Xie semua dianggapnya sangat bagus.

__ADS_1


" baik yang mulia," Gao Xie Ling segera meninggalkan ruangan untuk menjalankan tugasnya, tak lama semua juga pergi meninggalkan ruangan karna rapat telah berakhir, tinggal lah kaisar yin sao dan Ming Qiang Xie dalam ruangan tersebut.


__ADS_2