
Sudah sekitar dua bulan Xiao Ling dan Chi Chen melakukan perjalanan bersama perbekalan mereka semakin menipis, beruntung dalam perjalanan mereka bertemu sebuah desa bernama Yi Lai.
Namun apa yang mereka temukan begitu banyak warga kelaparan disana tak ada tanaman yang tumbuh dengan baik ditempat itu, sekalipun makanan ditemukan didesa Yi Lai harganya akan begitu mahal.
"Tempat ini seperti tempat yang sudah mati! makanan disini begitu sedekit dan mahal sebenarnya apa yang terjadi ditempat ini" Tanya Xiao Ling.
"Kita bisa menanyakannya kepada kepala desa jika kau ingin tahu" Ucap Chi Chen
Karena rasa penasaran yang kuat Xiao Ling dan Chi Chen memutuskan untuk pergi menanyakannya kepada kepala desa.
Xiao Ling begitu yakin Kalau desa ini sedang mengalami masalah begitu melihat raut wajah kepala desa yang begitu khawatir. "Permisi kepala desa, namaku Xiao Ling dan ini temanku Chi Chen"
"Salam kenal namaku Zang Hi kepala desa Yi Lai, kalian pasti pendatang? tak banyak yang bisa kalian lihat didesa ini, jika kalian ingin beristirahat, beristirahat lah disini"
"Sebenarnya kami hendak membeli makanan untuk perbekalan dalam perjalanan kami, namun setelah melihat keadaan didesa ini aku menjadi penasaran, jika ada yang bisa kami bantu katakan lah" Ucap Xiao Ling
__ADS_1
Zang Hi berpikir sejenak lalu ia mulai menceritakan tentang masalah didesanya. "Keristal Suci merupakan sumber kehidupan didesa kami. Sebelumnya daerah ini hanyalah daerah yang gersang dengan sedikit kehidupan namun setelah Dewi kehidupan datang memberi Keristal Suci untuk dikubur ditanah Desa kami, sejak saat itu tumbuhan mulai tumbuh didesa kami buah buah tumbuh dengan suburnya membuat kehidupan kami tentram dan bahagia, namun itu semua berakhir saat masalah itu muncul"
"Apa yang terjadi selanjutnya? masalah apa itu" Tanya Chi Chen
"Seorang siluman berwujud wanita bernama Qing Qingren, atau kami sering menyebutnya dengan nama Qingren, setiap malam bulan purnama Kristal Suci akan bersinar terang lebih dari biasanya, cahaya itu mengundang Qingren kemari, kami berusaha untuk menahannya agar tidak mengambil kristal Suci namun kekuatan kami tidak cukup kuat membuatnya berhasil merampas kristal suci dari kami sampai sampai membuat keadaan desa ini kembali seperti dahulu"
Mendengar hal itu Xiao Ling merasa iba dan ingin membantu desa Yi Lai, dengan mengambil kemabli kristal suci yang direbut oleh Qingren. "Kepala desa, jika kau berkenan izinkan aku membantu desa Yi Lai, aku tahu ilmuku tak seberapa tapi aku yakin aku bisa membantu desa Yi Lai" Ucap Xiao Ling.
Zang Hi lalu bersujud dihadapan Xiao Ling sembarih terus berterimakasih kepadanya "Terima kasih, terimakasih banyak kami bergantung kepadamu kami juga tidak akan memaksamu jika kau tak sanggup melawan siluman itu kau bisa berhenti" Ucap Zang Hi.
Setelah mendapatkan izin dari kepala desa singkat cerita mereka berdua tiba di Gua cahaya tempat siluman itu tinggal, dengan hati hati Xiao Ling dan Chi Chen melangkah masuk kedalam gua semakin dalam mereka masuk ada sebuah cahaya yang semakin terang menyilaukan mata mereka berdua.
"Cahaya ini menyilaukan mataku, cahaya apa ini sebenarnya?" Tanya Chi Chen.
"Kita harus masuk kesumber cahaya itu berasal jika ingin tahu" Jawab Xiao Ling.
__ADS_1
Sebuah kristal yang begitu indah mereka temukan disana, yang ternyata menjadi sumber dari cahaya yang terang itu. Membuat mereka sangat yakin kalau kristal yang mereka lihat adalah kristal suci. "Kristal ini begitu terang, tak salah lagi ini pasti kristal suci" Ucap Xiao Ling.
Namun ketika mereka hendak mengambil kristal suci, siluman Qingren keluar dari kristal suci lalu menyerang Xiao Ling dan Chi Chen.
"Tak akan kubiarkan kalian menyentuh kristalku, sebelum itu lawan diriku!" Ucap Siluman Qingren.
"Ah... akhrinya kau menampakkan dirimu dihadapan kami? lebih baik kau serahkan saja kristal yang kau rebut dari desa Yi Lai kepada kami" Ucap Chi Chen.
"Bagaimana kalian bisa tahu, jika aku merebutnya dari Desa Yi Lai, oh aku mengerti pasti kalian adalah suruhan dari desa Yi Lai"
"Jika kau tak ingin menyerahkannya dengan baik-baik terpaksa kami harus merebutnya dengan paksa" Ucap Xiao Ling.
"Coba saja kalau bisa, aku ingin lihat seberapa jauh kalian bisa malawanku"
Bersambung
__ADS_1