
Pertarungan dimulai bersamaan dengan tetesan air yang jatuh dari langit-langit gua, Xiao Ling menarik pedangnya sementara Chi Chen menyerang Qingren lebih dahulu dengan selendang merah miliknya.
Gua itu berguncang hebat karena pertempuran yang terjadi didalamnya walaupun seorang diri Qingren mampu mengimbangi kekuatan Xiao Ling dan Chi Chen.
"Luar biasa, kau seorang diri mampu mengimbangi kami berdua. Ternyata kau memang bukan lawan sebarangan!" Ucap Chi Chen.
"Itu karena kalian yang terlalu lemah! mari kita lihat seberapa lama kalian bisa bertahan menghadapiku" Ucap Qingren.
Xiao Ling melompat ke udara sembarih menebaskan pedang naga sakti kearah Qingren, walau begitu Qingren mampu menghindari serangan Xiao Ling yang bisa dibilang lumayan cepat.
"Dia berhasil menghindari tebasan pedangku, ini bukti kalau ia benar-benar kuat dibandingkan siluman yang ku lawan dilembah kesengsaraan" Batin Xiao Ling.
Qingren menangkap kaki Xiao Ling, ia menggenggam erat kaki Xiao Ling lalu memutarnya kemudian melemparkannya kearah Chi Chen. "Ha... Chi Chen menghindar!" Ucap Xiao Ling
Benturan antara Xiao Ling dan Chi Chen tak dapat terhindarkan, hingga membuat kepala Xiao Ling pusing sementara tubuh Chi Chen terluka karena benturan itu. "Hey kau! beraninya kau membuatku merasa pusing seperti ini"
"Ah... tubuhku serasa baru dihantam gajah!" Ucap Chi Chen.
Kesal Xiao Ling maju menyerang Qingren tanpa berpikir panjang dengan pedang ditangannya, Xiao Ling lalu melemparkan pedang naga sakti kearahnya lalu memberi serangan tambahan dengan pukulannya.
Qingren berhasil menghindari serangan pedang naga sakti namun tidak dengan pukulan Xiao Ling, pukulannya berhasil melukai Qingren ditambah dengan serangan tiba tiba dari Chi Chen membuat dampak dari serangannya semakin besar.
Serangannya begitu kuat sampai-sampai menimbulkan bekas didinding Gua, Qingrin berdiri dengan yang keluar dari mulutnya.
__ADS_1
"Bagaimana aku bisa tertipu? sialan akan ku balas perbuatan yang kalian lakukan padaku ini!" Kesal Qingren.
Qingren yang sangat marah mulai menunjukkan wujud aslinya, kuku tajamnya memanjang, taring mulai terlihat keluar dari bibirnya, tubuhnya membesar dan matanya berubah menyerupai kadal.
"Tak akan kubiarkan, tak akan kubiarkan kalian merebut cahayaku! aku akan membunuh kalian berdua sekarang juga"
Xiao Ling dan Chi Chen terdiam sejenak saat melihat wujud asli Qingren yang begitu mengerikan. "Perubahannya ini, sepertinya akan merepotkan kita" Ucap Chi Chen.
Qingren menyerang, kekuatannya sangat kuat sampai-sampai setiap pukulannya membuat gua itu berguncang hebat.
Chi Chen memutuskan menjadi umpan untuk mengalihkan perhatiannya sedangkan Xiao Ling mencari celah untuk menyerangnya. "Tak akan kubiarkan satu pun dari kalian berdua lolos!" Ucap Qingren.
Xiao Ling langsung menyerang begitu ia menemukan celah dengan menggunakan ilmu tapak cahaya "Kau menyukai cahaya kan? rasakan ini, ilmu tapak cahaya!"
Chi Chen bersembunyi dibalik bebatuan dan disana ia terpikirkan sesuatu yang tiba tiba melintas dibenaknya "Aku baru sadar, Siluman itu ia menyukai cahaya tapi ia bersembunyi di gua gelap yang hanya disinari kristal suci, dan saat ia merebut kristal suci, itu terjadi pada malam hari. Apa jangan jangan..."
Sebelum Chi Chen menyelesaikan ucapannya Qingren berhasil menemukannya lalu menyerangnya saat itu juga, beruntung ia tak mengalami luka serius. "Ketemu kau pengecut!" Ucap Qingren
Chi Chen lalu ingin mencoba hal yang dipikirkannya tadi, lalu ia memanggil Xiao Ling dan melemparkan batu yang bertuliskan "hancurkan langit langit gua"
Xiao Ling melihat wajah Chi Chen lalu melihat ke langit-langit gua, membuatnya mengerti apa yang direncanakan oleh Chi Chen. "Astaga kenapa aku tak menyadarinya, Chi Chen kau begitu pintar" Batin Xiao Ling
Chi Chen memancing Qingren untuk mengikutinya mendekat kearah Xiao Ling. "Kalian berkumpul, ini akan memudahkan ku untuk membunuh kalian sekaligus" Ucap Qingren.
__ADS_1
Xiao Ling melepaskan energi besar kelangit langit gua sementara Chi Chen mengambil kesempatan untuk merebut kembali kristal suci.
Langit langit gua hancur tepat diatas Qingren bersamaan dengan cahaya matahari yang masuk menyinari tubuh Qingren.
Sementara Xiao Ling dan Chi Chen sudah berada diluar gua sembarih membawa kristal suci ditangan Chi Chen
Tubuh Qingren perlahan terbakar menjadi abu, ia meronta-ronta kesakitan sembarih berlutut ditumpukkan gua yang sudah hancur.
"Huakkkk... aku tidak ingin berakhir seperti ini!" Ucap Qingren Sebelum musnah menjadi abu.
"Dugaan ku ternyata benar kelemahannya adalah cahaya matahari, jika saja aku menyadarinya lebih cepat kita pasti tak akan kewalahan sampai seperti ini!" Ucap Chi Chen.
"Sudahlah yang terpenting sekarang kita harus mengembalikan kristal ini kedesa Yi Lai" Ucap Xiao Ling.
Kristal itu kembali dikuburkan ditanah desa Yi Lai, setelah semua perlahan lahan kondisi desa semakin membaik, warga desa Yi Lai sangat berterima kasih kepada Xiao Ling dan Chi Chen terutama Kepala desa.
Setelah menginap beberapa lama Xiao Ling dan Chi Chen melanjutkan perjalanan mereka, dengan dukungan dari para warga desa Yi Lai.
"Kepala desa kami akan pergi untuk melanjutkan perjalanan dan terimakasih atas perbekalannya!" Ucap Xiao Ling.
"Seharunya kami yang berterimakasih kepada kalian berdua, karena kalian lah yang sudah menyelamatkan desa ini" Ucap Zang Hi.
"Baiklah kami harus melanjutkan perjalanan kami sampai jumpa semuanya" Ucap Xiao Ling sembarih melambaikan tangannya.
__ADS_1
Bersambung