PENDEKAR PETIR ABADI

PENDEKAR PETIR ABADI
KOMPLIK DI KOTA DARAH


__ADS_3

Setelah di luar rumah makan dewa, akhirnya Yu Yuan melanjutkan perjalanan ke penginapan merah darah di kota darah.


Karena memang jarak dari rumah makan dewa tidak terlalu jauh kepenginapan merah darah.


Setelah sampai di depan penginapan merah darah, Yu Yuan masuk dan langsung menghampiri penjaga penginapan itu.


"Selamat datang tuan, perkenalkan nama ku lan dong yang mengelola penginapan merah darah, apa tuan ingin memesan penginapan," ucap lan dong dengan penuh hormat.


"Iya aku ingin memesan penginapan untuk tiga hari kedepan, dan jika ada yang mencariku bilang saja suruh menunggu di bawah."


"Baik tuan akan saya sampaikan, biaya penginapan satu hari 30 perak di kali tiga, totalnya 90 perak pleuuus makan tuan. Bila tuan lapar bisa kelantai satu atau bisa juga di antar kekamar yang tuan tempati."


"Yu Yuan mengeluarkan satu koin emas dan memberikan kepada lan dong."


"Ini terlalu banyak tuan."


"Ambil saja buat mu, aku ingin ruangan yang sangat sepi tidak berisik."


"Baik tuan mari ikut saya, Yu Yuan mengikuti lan dong ke lantai tiga karena memang penginapan merah darah. Penginapan tiga lantai. Akhirnya Lan dong sampai di salasatu kamar mewah dan jauh dari kata berisik. Ini tuan kamer tuan. Saya ijin pamit pergi tuan, bila tuan perlu sesuatu tuan bisa panggil aku atau para pelayan."


"Baik aku mengerti, Yu Yuan masuk kedalam kamarnya dan langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang mewah, lumayan mewah juga penginapan merah darah," gumam dalam hati Yu Yuan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Sedangkan di istana raja kota darah, Yan Ming so begitu marah melihat anaknya babak belur di hajar Yu Yuan saat di rumah makan dewa.


Perajurit tangkap dan bawa orang yang telah membuat anakku seperti babi tak berbentuk ini.


Di kota darah tidak ada yang berani menyingung tuan muda Yan kai, karena di kota darah ayahnya adalah raja kota jadi tidak ada yang berani berurusan dengan Yan kai.


Dan Yan kai juga anak muda yang jenius di kalangan sepantarannya yang kini berada di ranah master emas bintang dua.


Sedangkan ayahnya sudah berada di ranah Nirvana tahap puncak yang selangkah lagi akan menerobos ke ranah Nirvana bumi.


Di kota darah tahap Nirvana bumi sudah di anggap paling kuat.

__ADS_1


Akhirnya para perajurit mencari Yu Yuan untuk di tangkap dan di seret ke hadapan raja kota Yan Ming So.


Setelah Yan Ming ko memberikan perintah kepada para prajurit kota darah.


Dan para perajurit kota mencari informasi tempat tinggal Yu Yuan, perajurit berhasil mendapatkan informasi dari pelayan rumah makan dewa.


Para perajurit itu bergegas kepenginapan merah darah untuk menangkap Yu Yuan atas perintah Yan Ming So.


"Akhirnya perajurit sampai di penginapan merah darah dan sala satu perajurit bertanya kepada penjaga penginapan merah darah.


Apa di sini ada seorang kultivator yang menghajar tuan muda Yan kai, kami mendapatkan informasi dari rumah makan dewa bahwa bajingan itu menginap di sini."


"Lan dong menjawab perkataan perajurit yang bertanya kepadanya, ada tuan perajurit, sebentar akan saya panggilkan kepada tuan muda," ucap lan dong dengan hormat sambil ketakutan.


Akhirnya Lan dong sampai di depan kamar penginapan yang di tempati Yu Yuan.


"Tuan maaf mengganggu, ada para perajurit mencari tuan."


"Akhirnya Yu Yuan keluar dari kamarnya, baiklah aku akan menemuinya, lumayan untuk meregangkan otot-otot ku yang terasa kaku setelah bangun dari tidur," ucap Yu Yuan kepada lan dong sang penjaga penginapan merah darah.


Dan lan dong turun bersama Yu Yuan untuk menemui para perajurit yang ingin menangkapnya.


"Itu si bajiangan yang telah menghajar tuan muda kita, tangkap bajingan itu," ucap pemimpin para perajurit itu.


Beberapa perajurit masuk ingin menangkap Yu Yuan, tapi sebelum itu Yu Yuan sudah bertindak dengan melesat secepat kilat kearah para perajurit darah dan tiba-tiba para perajurit itu roboh dengan kepala terpenggal, hanya menyisakan pemimpin perajurit itu.


Lan dong dan pemimpin itu hanya bisa melongo sebab, lan dong dan pemimpinan perajurit itu tidak bisa melihat apa yang terjadi.


Hanya bisa melihat setelah satu persatu perajurit roboh dengan kepala terpenggal.


Akhirnya Yu Yuan kembali dan duduk di salasatu meja dengan meminum arak, seperti ia tidak melakukan apa-apa.


"Hey siapa namamu," tanya Yu Yuan kepada pemimpin perajurit itu.


"Nama saya hu tai, tolang tuan jangan bunuh saya sambil tubuhnya bergetar karena ketakutan saat melihat Yu Yuan."

__ADS_1


Aku tidak akan membunuhmu, tapi bilang kepada raja mu. Dia menyinggung orang yang salah dan bilang kepada raja mu untuk menyiapkan konpensasi atas ketenangan ku yang terganggu, atau aku akan meratakan kluarga Yan.


Aku akan berkunjung keistana raja kota, setelah aku jalan-jalan sebentar di kota darah ini. Kau bisa pergi dan bersiaplah atas apa yang kalian lakukan.


Setelah Yu Yuan berkata seperti itu kepada pemimpin para perajurit itu, pemimpin perajurit itu bergegas pergi untuk menyampaikan apa yang di kata kan Yu Yuan.


Maaf paman lan dong, telah membuat keributan di penginapan merah darahmu.


Tidak apa-apa tuan kami juga sudah muak kepada raja kota yang semena-mena kepada para penduduk yang selalu menaikan pajak yang terlalu tinggi dan berbagai yang merugikan para penduduk kota darah.


Baiklah aku pamit pergi dulu paman untuk menikmati kota darah ini sebelum menghancurkan raja kota.


Paman bisa melihat apa yang akan terjadi kepada raja kota, besok aku akan mengunjungi dan memberikan pelajaran kepada raja kota darah itu.


Lalu Yu Yuan pergi seperti kilat petir yang tak bisa di lihat oleh mata.


Sungguh mengerikan kekuatan pemuda itu gumam Lan dong dalam hatinya.


Sudahlah lebih baik aku bereskan mayat-mayat para perajurit itu, besok aku akan melihat apa yang akan di lakukan pemuda tampan itu.


Setelah melesat dengan kecepatan tinggi, Yu Yuan berhenti melesat dan berjalan kembali untuk menikmati kota darah.


Kadang Yu Yuan masuk untuk kerumah penjual pakaian dan membeli beberapa pakaian untuk di kenakan Yu Yuan.


Setelah membeli pakaian, Yu Yuan melanjutkan perjalanan ketempat yang menjual berbagai senjata untuk kultivator.


Sekarang Yu Yuan berada di depan sala satu toko penjual senjata yang terkenal di kota darah.


Yu Yuan masuk kedalam toko penjual senjata, semoga aja ada yang menarik di kota darah ini, yang bisa aku dapatkan dan membuat kekuatan ku meningkat.


"Selamat datang tuan, apa tuan ingin membeli senjata," ucap seorang wanita penjaga toko senjata itu.


"Iya aku ingin melihat- melihat senjata, bila ada yang menarik perhatian ku, aku akan membelinya."


"Baiklah kalau begitu mari ikut saya tuan." ucap wanita penjaga toko senjata dengan hormat.

__ADS_1


Dan


Bersambung


__ADS_2