PENDEKAR PETIR ABADI

PENDEKAR PETIR ABADI
NAGA HITAM


__ADS_3

Saat mendengar perkataan Yu Yuan mahluk misterius itu semakin marah.


"Dasar bajingan ku bunuh kau manusia sampah."


Tiba-tiba dari balik awan yang gelap muncul sesosok naga hitam dengan mata merah menyala seperti darah.


Itu adalah hewan spiritual penguasa awan hitam di langit.


Naga hitam itu menyemburkan bola api yang sangat besar kepada Yu Yuan dan Ye Wang tapi berhasil di hindari Ye Wang dengan mudah.


Naga itu semakin marah saat Ye Wang menghindari serangan bola api yang sangat besar.


"Hahahaha mahluk rendahan seperti mu ingin menyerang tuan ku, kau tidak pantas berhadapan dengan tuan ku yang agung," teriak Ye Wang kepada naga hitam.


"Tuan ijinkan aku memusnahkan naga rendahan ini menuju jalan tanah kuning yang abadi," ucap Ye Wang kepada Yu Yuan.


Karena memang kekuatan naga hitam itu cukup kuat tapi Ye Wang jauh lebih kuat bila Ye Wang serius mengeluarkan kekuatan sejatinya.


"Baiklah ku ijinkan kau menghadapinya lakukan dengan cepat," ucap Yu Yuan dengan tegas.


"Baik tuan siap laksanakan."


Yu Yuan pun turun dari punggung Ye Wang agar tidak terkena dampak pertarungan naga hitam dan Ye Wang yang akan terjadi.


Setelah Yu Yuan sudah agak menjauh.


Naga hitam itu menyemburkan api dari dalam mulutnya yang sangat panas.


Ye Wang juga mengeluarkan kekuatan petir dari mulutnya dan melesat kearah semburan api itu.


Dan


Duar duar.


Menciptakan kabut merah di udara.


Naga hitam itu mengeluarkan berbagai jurus namun dapat di atasi dengan mudah oleh Ye Wang.

__ADS_1


Tiba-tiba Ye Wang melesat bagaikan kilat cahaya kehadapan naga hitam.


Cakar petir langit abadi.


Cakar itu melesat dengan sangat cepat dan tidak mampu di hindari naga hitam telak mengenai dadaknya.


Karena serangan dari Ye wang cukup dekat.


Dan akhirnya naga hitam itu terpental hingga jatuh dari langit dan terluka parah.


Naga hitam mengeluarkan darah hitam dari mulutnya.


Uhuk uhuk naga hitam itu.


Ye Wang tidak tinggal diam saja.


Ye menyerang kembali dengan api petir abadi merah menyerang naga hitam yang terluka.


Api petir abadi itu bagaikan kilat petir yang sangat cepat menuju naga hitam.


Tapi saat bertabrakan dengan perisai yang di buat naga hitam.


Perisai itu hancur bagaikan kaca yang pecah


Dan serangan api petir abadi itu menerjang naga hitam hingga menjadi kabut darah dan hanya meninggalkan batu keristal hitam yang cukup besar.


Setelah naga hitam itu mati menjadi abu oleh serangan Ye Wang.


Ye Wang pun mengambil batu keristal hitam itu dan menghampiri Yu Yuan.


"Tuan aku telah menyelesaikan naga rendahan itu yang menghalangi perjalan kita dan aku mendapatkan batu keristal hitam ini tuan."


Ye Wang pun memberikan batu keristal itu kepada Yu Yuan.


"Bagus kau bisa di andalkan juga."


"Tentu saja naga rendahan itu tidak cukup kuat menahan serangan api petir abadi ku yang sangat kuat."

__ADS_1


lalu Yu Yuan mengambil batu keristal hitam itu dan menyimpan kedalam cincin di mensinya.


"Baiklah lebih baik kita lanjutkan perjalanan karena aku sudah tidak sabar ingin bertemu kakek ku."


"Baik tuan siap laksanakan."


Yu Yuan pun melompat kepunggung Ye Wang dan melanjutkan perjalanan yang sempat tertunda karena naga hitam.


Akhirnya Yu Yuan pun melanjutkan perjalanan menuju selatan dan Ye Wang pun melesat dengan sangat cepat.


hari demi hari terus di lewati dengan berbagai lintangan yang menghadang perjalanan Yu Yuan.


"Ye Wang sebaiknya kita berhenti di hutan itu, karena hari sudah mulai gelap, kita cari tempat bermalam dan beristirahat karena aku juga ingin berkultivasi untuk meningkatkan kekuatan ku."


"Baiklah tuan aku akan mencari goa, biasanya di hutan seperti ini suka ada goa dan para penghuninya."


"Ye Wang terus melesat kedalam hutan yang lebat sampai akhirnya menemukan sebuah goa dan berhenti di depan goa."


"Aku rasa goa ini cukup aman tuan dan aku juga tidak merasakan ada penghuninya."


"Baiklah untuk malam ini kita istirahat di sini dan tugasmu seperti biasa berjaga agar tidak ada yang mendekati goa karena aku ingin berkultivasi."


"Baik tuan siap laksanakan."


Yu Yuan pun masuk bersama Ye Wang yang sudah berubah menjadi sangat kecil tidak seperti raksaksa lagi.


Yu Yuan pun mengambil tempat di goa itu setelah memeriksa tidak ada sesuatu yang aneh.


lalu Yu Yuan mengeluarkan batu keristal hitam untuk menyerap energi dalam batu keristal hitam.


Yu Yuan mulai memejamkan matanya untuk menenangkan pikirannya sebelum berkultivasi.


setelah tenang Yu Yuan memulai menyerap batu keristal hitam yang di dapatkan dari pertarungan naga hitam dan Ye Wang.


"Batu keristal itu cukup besar, sebesar bola basket karena mengandung energi yang sangat melimpah dan akhirnya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2