PENDEKAR PETIR ABADI

PENDEKAR PETIR ABADI
MENJELAJAHI HUTAN BAGIAN 2


__ADS_3

Setelah kematian pemimpin serigala hitam yang menjaga pohon buah apel raja.


Yu Yuan mengumpulkan batu keristal hewan sepiritual yang telah ia bunuh, lalu memasukan kedalam cincin di mensinya.


Dan menghampiri pohon buah apel raja yang di jaga serigala hitam sebelumnya.


Yu Yuan pun mengambil semua buah apel raja sampai tak tersisa dan memasukan kedalam cincin di mensinya dan melanjutkan perjalanan untuk mengelilingi hutan.


Tiba-tiba terdengar suara ledakkan demi ledakan dari bagian barat hutan gelap, Yu Yuan pun bergegas kearah ledakan untuk melihatnya.


Sesampainya di tempat ledakan, yang ternyata sedang terjadi pertarungan antara hewan sepiritual tingkat tinggi untuk memperebutkan daerah kekuasaan hutan gelap.


Yu Yuan hanya mengamati pertarungan antara dua hewan sepiritual tingkat tinggi untuk mengambil keuntungan dari pertarungan itu.


"Aaaaaaah tidak sia-sia aku kesini untuk melihat apa yang terjadi, ternyata itu adalah Elang petir purba yang sangat kuat dan legendaris sedang bertarung dengan Ular hitam purba yang sangat dasyat."


Di hutan ini ada dua hewan purba yang sangat legendaris di dunia atas yang keberadaannya sudah jutaan tahun di anggap punah dan ternyata aku malah melihat dua hewan purba ini dengan mata kepala ku sendiri dan menyaksikan pertarungan yang dahsyat.


Tidak ada yang berani mendekat, hewan sepiritual yang mendekati tempat pertarungan antara elang petir dan ular hitam.


Karena dengan merasakan tekanan auranya saja, hewan sepiritual memilih untuk menjauh agar tidak terkena dapaknya dari pertarungan dua kekuatan yang maha dahsyat.


Pertarungan demi pertarungan telah terjadi, hingga membuat hutan gelap terkena dampaknya.


Ternyata pertarungan itu telah terjadi berhari-hari.


Kekuatannya sama-sama seimbang dan berbagai luka sudah memenuhi kedua hewan sepiritual tingkat tinggi itu.


Dan sekarang adalah menuju puncak dari pertarungan kedua hewan sepiritual itu.


Yang pada akhirnya ular hitam mati di tangan elang petir dan elang petir pun tidak jauh berbeda.


Tubuhnya di penuhi luka, yang kapan saja bisa mati tiba-tiba.


Karena energi kehidupannya semakin menghilang secara perlahan dari tubuhnya.


Yu Yuan pun menghampiri elang petir yang lagi sekarat itu.

__ADS_1


Elang petir menyadari sejak awal namun membiarkannya, karena elang petir sedang bertarung menuju puncak pertarungannya.


Setelah Yu Yuan menghampiri elang petir, tidak ku sangka hewan jutaan tahun di anggap punah sekarang ada di hadapan ku dan sangat menyedihkan.


"Hey manusia siapa kau berani-beraninya kau mengambil keberuntungan atas pertarungan kami." teriak sang elang petir kepada Yu Yuan.


Yu Yuan hanya berjalan kearah ular hitam dan mengambil batu keristal dalam tubuh ular hitam dan menyimpan kedalam cincin penyimpanannya.


Setelah mengambil batu keristal dari ular hitam.


"Aku adalah manusia yang akan memberi kehidupan kepadamu elang petir jika kau mau menjadi hewan kontrak ku," ucap Yu Yuan kepada elang petir yang sedang sekarat.


Elang petir pun tidak punya pilihan lagi untuk menerima tawaran Yu Yuan, karena keadaannya sudah di ambang kematian


"Baiklah manusia aku akan menjadi hewan kontrak mu dan bersumpah setia kepadamu jika kau mampu menyembuhkanku," ucap hewan sepiritual yang sedang di ambang kematian.


"Pilihan yang bagus, baiklah dengan senang hati aku akan menyembukanmu, tapi kau harus membuat kontrak darah dulu dengan ku, aku takut kau melanggar janji mu," ucap Yu Yuan dengan tegas.


"Baiklah dan setitik cahaya melayang dari tubuh elang petir di hadapan Yu Yuan, Yu Yuan pun melukai ujung jarinya, dan setitik darah keluar dan menyatu dengan titik cahaya yang di berikan elang petir, kedua titik itu menyatu dan setelah itu melesat kekening elang petir, kontrak darah pun sudah terikat antara Yu Yuan dan elang petir."


"Baiklah sekarang waktunya menyembuhkanmu, dan Yu Yuan mengeluarkan petir api emas dan memasukkannya kedalam tubuh elang petir untuk menyembuhkannya."


"Terimakasih tuan karena telah menyembuhkanku," ucap sang elang dengan penuh bahagia.


Karena elang petir itu tau, api yang di berikan Yu Yuan untuk menyembuhkannya adalah petir api abadi yang sangat legendaris dan telah menghilang jutaan tahun dan di anggap punah.


"Baiklah, siapa namamu," ucap Yu Yuan kepada elang petir.


"Saya tidak punya nama tuan," sergap elang petir.


"Baiklah namamu sekarang dalah Ye Wang, apa kau suka," ucap Yu Yuan dengan tegas dan penuh karisma.


"Saya suka tuan, nama yang bagus, aku adalah Ye Wang hewan kontrak tuan Yu Yuan, sergap Ye Wang dengan kekonyolannya.


Yu Yuan hanya bisa menggelengkan kepalanya saat mendengar kekonyolan Ye Wang.


"Baiklah sekarang kau masuklah keruangan jiwaku."

__ADS_1


"Baik tuan, dan Ye Wang pun berubah jadi cahaya dan masuk kedalam tubuh Yu Yuan."


Setelah Ye Wang masuk kedalam tubuh Yu Yuan, Yu Yuan pun melanjutkan perjalanannya.


Setelah kontrak darah terjalin Ye Wang sang elang petir, Yu Yuan bisa berkomunikasi dengan Ye Wang yang berada di ruangan jiwanya.


"Hey Ye Wang pasti kau sudah tau seluk beluk hutan gelap ini, bisa kau tunjukan dimana yang memiliki sumberdaya," ucap Yu Yuan kepada Ye Wang.


"Iya tuan saya tau, tuan cukup melesat terus kedepan, tuan akan menemukan berbagai sumberdaya," sergap Ye Wang dengan hormat.


Yu Yuan pun terus melesat kearah depan, dan menemukan berbagai sumberdaya dan mengambil lalu menyimpan dalam cincin di mensinya.


"Ini sungguh memudahkan perjalanan ku dengan adanya Ye Wang," gumam Yu Yuan.


"Aku jadi lebih mudah untuk mencari sumberdaya di hutan ini."


Setelah mendapatkan berbagai sumberdaya yang sangat banyak, Yu Yuan memutuskan untuk mencari goa untuk berkultivasi menyerap sumberdaya yang Yu Yuan dapatkan selama berjelajah hutan gelap.


"Yu Yuan bertanya lagi pada Ye Wang."


"Ye Wang apa kau tau goa yang dekat daerah hutan gelap ini."


sergap Ye Wang " Iya tuan saya tau tuan tinggal kearah depan tidak jauh dari arah yang tuan tuju, di depan tuan ada sebuah goa."


"Baiklah karena hari sudah semakin sore dan aku juga ingin meningkatkan kekuatan ku, mari kita ke goa yang kau sebutan itu,"ucap Yu Yuan kepada Ye Wang.


Akhirnya nya Yu Yuan sampai di mulut goa dan masuk kedalam goa yang Ye Wang sebutkan.


"Ye Wang aku akan berkultivasi, kau keluarlah dari ruangan jiwaku dan tugas untukmu, berjaga selama aku berkultivasi," ucap tegas dengan penuh karisma kepada Ye Wang.


Ye Wang pun keluar dari ruangan jiwa Yu Yuan.


"Baik siap laksanakan tuan," sergap Ye Wang dengan penuh hormat.


Yu Yuan pun mengambil tempat untuk berkultivasi.


DAN

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2