
Yu Yuan terus menelusuri kota hantu sampai berhenti di depan rumah makan bertingkat tiga yang bernama rumah makan jingmin yang terkenal rumah makan paling lezat di kota hantu.
Setelah melihat begitu ramai di rumah makan jingmin, akhirnya Yu Yuan memutuskan untuk mencoba makanan di rumah jingmin sambil mencari informasi kota hantu.
Yu Yuan masuk dan langsung di sambut pelayan rumah makan jingmin.
"Selamat datang tuan," ucap sang pelayan kepada Yu Yuan.
"Yu Yuan hanya acuh saja."
"Tuan apa tuan ingin makan di lantai berapa, karena rumah makan ini terbagi tiga lantai. Lantai pertama adalah harga yang paling murah untuk makanan biasa dan lantai kedua adalah makanan yang cukup mahal dan makanannya kumplit sedangkan lantai ketika adalah tempat makan yang paling mahal karena di iringi musik. Apa tuan mau makan di lantai mana," tanya sang pelayan rumah makan jingmin kepada Yu Yuan.
"Aku ingin makan di lantai ketiga soal harga tidak jadi masalah dan aku ingin tempat yang sepi, bisa kau siapkan ruangan untuk ku sambil Yu Yuan mengeluarkan dua koin pelatinum dan memberikan nya kepada pelayan itu, apa ini cukup untuk makan di lantai ketiga."
"Cukup tuan, mari ikut saya tuan, ucap sang pelayan.
Yu Yuan mengikuti pelayan itu kelantai ketiga.
"Tuan ini ruangan tuan, dekat jendela dan tuan bisa sambil melihat pemandangan kota hantu."
Yu Yuan masuk dan duduk di dekat jendela.
"Tuan apa yang ingin tuan pesan, tanya sang pelayan.
"Siapkan aku makanan terbaik dan arak terbaik yang rumah makan ini miliki, soal harga tidak jadi masalah."
"Baik tuan akan saya siapkan, tuan bisa menunggu sebentar, akan saya siapkan pesanan yang tuan minta," ucap pelayan dengan sopan.
"Baiklah aku akan menunggu."
Yu Yuan melihat kota hantu dari balik jendela yang cukup besar dan indah.
"Aaaaaaah kota hantu ini cukup indah juga semoga saja aku menemukan hal yang menarik."
Akhirnya pelayan pun kembali dengan beberapa pelayan dengan membawa makanan dan minuman terbaik yang Yu Yuan pesan.
Pelayan pun menaruh makanan dan minuman di atas meja Yu Yuan.
"Tuan ini makanan dan arak terbaik yang kami miliki, semoga tuan menyukainya, saya pamit undur diri bila tuan butuh sesuatu tuan bisa memanggil saya kembali."
__ADS_1
"Tunggu temani aku makan, karena aku baru di kota ini aku butuh informasi tentang kota hantu."
"Tapi tuan."
"Tidak ada tapi-tapian, duduk dan temani aku."
"Tapi tuan saya harus melayani yang lain."
"Sudah duduk."
" Yu Yuan sambil memberikan sekantung keping emas kepada sang pelayan."
"Akhirnya pelayan itu duduk."
"Siapa namamu," tanya Yu Yuan.
"Nama saya Hong Yun tuan."
"Baiklah kau ceritakan tentang kota hantu ini, sambil aku mencicipi semua makanan ini."
"Baik tuan."
Di meja Yu Yuan penuh dengan makanan yang lezat-lezat.
Saat Yu Yuan memakan makanan itu.
Sungguh enak sekali sambil mendengarkan sang pelayan bercerita tentang kota hantu.
Yu Yuan makan dengan lahapnya sampai makanan habis tidak tersisa sama sekali dan Hong Yun hanya bisa melebarkan kedua matanya saat semua makanan habis di makan Yu Yuan.
Sungguh pemuda yang tampan tapi cara makannya bagaikan monster.
Sambil terus bercerita.
Setelah semua makanan habis Yu Yuan mencicipi arak terbaik yang di miliki rumah makan jingmin.
"Aaaaaaaaaah sungguh arak yang begitu enak membuat pikiran ku tenang."
Yu Yuan terus meminum arak sampai arak itu pun habis dan cerita sang pelayan pun selesai.
__ADS_1
"Baiklah terimakasih atas informasinya, kau boleh pergi dan bawakan aku arak kembali," ucap Yu Yuan kepada sang pelayan.
Akhirnya pelayan pun datang dengan membawa arak dan menyimpannya di atas meja Yu Yuan.
"Baik tuan saya pamit pergi jika tuan butuh sesuatu tuan bisa memanggil saya kembali."
"Baiklah aku mengerti."
Yu Yuan meminum arak itu lagi dan lagi sampai habis tak tersisa sama sekali.
Dan tiba-tiba terdengar keributan di lantai dua.
Keributan itu di sebabkan dua pemuda yang saling bermusuhan.
Dia adalah Yan ci dan Dan yu.
Yan ci adalah tuan muda keluarga yan sedangkan Dan yu adalah tuan muda keluarga Dan.
Yang selalu terjadi konflik antara dua keluarga itu.
"Bangsat kau Yan ci," ucap Dan yu kepada Yan ci.
"Kau telah berani melukai adikku Dan coy hingga terluka dan lumpuh."
"Ku bunuh kau bajingan," teriak Dan yu yang penuh dendam kepada Yan ci yang telah membuat adik Dan yu menjadi lumpuh.
" Sini maju kalau kau punya kemampuan dasar sampah," balas Yan ci kepada Dan yu yang sudah di bakar api dendam.
Dan pertarungan pun tak terhindarkan.
Antara Yan ci dan Dan yu.
Setelah mereka berdua beradu pukulan dan membuat rumah makan itu rusak.
Tiba-tiba seorang pria datang dan menghentikan pertarungan.
"Keluar atau kalian berdua ku bunuh, aku tidak peduli dengan keluarga kalian, jika ingin bertarung di luar dan kalian berdua harus ganti rugi atas kerusakan rumah makan ku."
"Jika tidak kalian tanggung akibatnya sendiri."
__ADS_1
Dan
Bersambung