
Berpindah kesebuah ruangan yang terletak dibawah reruntuhan Sekte Tinju Sakti, Lin Chen yang sedang duduk memulihkan kembali kekuatannya.
"Akhirnya aku pulih sepenuhnya, untungnya aku sempat mengambil token ini di tubuh Zu Dong jika tidak mungkin aku sudah mati sekarang." Lin Chen mulai berdiri dan melihat sekitar yang penuh dengan koin emas.
Lin Chen yang melihat banyaknya koin emas itu langsung memasukkannya ke cincin ruang. Setelah ia mengambil semua koin emas itu Lin Chen mulai memasuki pintu yang ada didepannya, dan apa yang ia temukan adalah setumpuk pedang dan sebuah singgasana. Lin Chen merasakan kalau semua pedang itu mengandung qi dan mengingat apa yang gurunya katakan 3 tahun lalu, kalau ia bisa menyerap barang apapun asalkan barang itu mengandung qi.
Lin Chen yang melihat ruangan ini memiliki aura qi yang sangat besar, tanpa pikir panjang Lin Chen pun mulai berkultivasi sambil menyerap semua qi yang ada di pedang itu untuk meningkatkan kekuatannya.
1 bulan berlalu Lin Chen berhasil naik tingkat ke Ranah Qi Forging tahap 4, dan auranya sebagai iblis semakin tajam. Lin Chen menyadari kalau ia sekarang berada di wilayah milik manusia, ia tidak akan lagi menggunakan darah iblisnya kecuali dalam keadaan terdesak.
Setelah berkultivasi selama satu bulan Lin Chen pun ingin kembali kedesanya untuk menemui makam keluarganya.
Setelah sampai didesanya ia mendatangi makam orang tua dan adiknya dan mulai menaruh setangkai bunga.
"Ayah, ibu, Lin Ran maafkan aku, ak- aku tidak bisa melindungi kalian." Ucap Lin Chen yang air matanya perlahan keluar sambil tertunduk melihat makam keluarganya.
Tidak ingin dimakan kesedihan Lin Chen berdiri dan mulai bersumpah untuk menjadi yang terkuat di dunia ini.
Dan perjalanan Lin Chen berlanjut, tujuan selanjutnya adalah mendatangi Kekaisaran Baiqing. sebelum kesana Lin Chen mendatangi Gu Du untuk memintanya membuatkan sebuah topeng yang bisa menutupi qi kegelapannya.
Sesampainya Lin Chen dirumah Gu Du ia melihatnya sedang menempa sebuah pedang.
"Hey Gu Du." Ucap Lin Chen.
"Lin Chen? Hahaha! Akhirnya kau datang juga ketempatku, jadi apa yang kau butuhkan?"
"Aku membutuhkan sebuah topeng yang bisa menutupi qi kegelapanku ini" Kata Lin Chen.
"Topeng? Baiklah kalau cuman itu mungkin setengah hari topengmu akan segera jadi."
__ADS_1
Gu Du pun mulai membuat topeng itu tidak butuh waktu lama topeng tersebut pun jadi.
"Ini dia topengmu." Gu Du pun memberikan topeng yang menyerupai rubah itu ke Lin Chen.
"Sangat bagus, terimakasih Gu Du." Kata Lin Chen sambil memakai topeng itu dan pergi meninggalkan Gu Du.
Karena Kekaisaran Baiqing sangat jauh perjalanan Lin Chen dipenuhi dengan banyak rintangan. Terkadang ia menemui monster yang kuat membunuhnya lalu memakannya, ia juga sering berhenti untuk beristirahat dan berkultivasi, hal ini dilakukannya berulangkali yang membuat Lin Chen berada diranah Qi Forging tahap 6.
Setelah menempuh perjalanan yang panjang akhirnya Lin Chen sampai di Kekaisaran Baiqing namun untuk masuk ia memerlukan sebuah identitas, Lin Chen yang tidak memiliki identitas pun kebingungan dan mulai berakting menjadi orang yang sedang sekarat.
Sebuah kereta kuda pun lewat dan melihat Lin Chen yang sedang terbaring dengan darah palsu di tubuhnya.
"Maaf nona muda, aku akan menyingkirkan orang ini dari jalan kita." Kata seorang dari prajurit mereka dan perlahan turun dari kereta itu.
"Sepertinya ia masih hidup, kita harus membawanya untuk di obati" Ucap nona muda itu dengan nada yang dingin.
"Apakah kalian tidak mendengarkanku?" Kata nona itu dengan aura es yang membuat para prajurit itu langsung menurutinya.
"Baiklah nona muda."
Mereka pun membawa Lin Chen memasuki kekaisaran Baiqing. Perjalanan mereka disambut hangat oleh prajurit kekaisaran Baiqing.
"Sepertinya nona ini bukan orang sembarangan aku harus segera pergi dari sini." Ucap Lin Chen dalam hati yang sedang terbaring, ia langsung mengaktifkan teknik langkah cahaya dan mulai menghilang dari kereta itu.
Nona muda itu menyadari bahwa ada sekilas cahaya yang terpancar dari tempat pria yang ia tolong sebelumnya pun langsung menyuruh prajuritnya untuk mengecek keadaannya namun yang ia dapatkan hanya darah dari pria dan tubuhnya hilang entah kemana.
Tidak mau dipikir pusing dengan ini nona muda itu mengabaikan hal itu dan mulai menuju istana.
Berpindah ke Lin Chen yang telah kabur dari kereta itu, ia pun mulai menyewa seseorang untuk memberikan informasi tentang kekaisaran ini.
__ADS_1
"Hei, apakah kau ingin koin emas ini?" Tanya Lin Chen ke seorang pemuda.
"Namaku Bu Li, Apa yang tuan muda ini inginkan dari saya." Pemuda itu langsung merubah sikapnya dan mengepalkan tangannya.
"Berikan aku informasi tentang kekaisaran ini dan mengapa kereta itu disambut oleh prajurit-prajurit itu?" Tanya Lin Chen.
"Baiklah, alasan pertama mengapa kereta itu disambut banyak prajurit karena wanita yang ada di kereta merupakan Ketua Sekte Awan Salju tingkat 1 yang bernama Lian Fei." Jawab pria itu.
Didunia ini ada berbagai macam sekte yang dibedakan menjadi 9 tingkatan, dan yang ke 1 merupakan sekte tingkat tertinggi.
"Alasan kedua, karena wanita itu pernah menyelamatkan kaisar saat diserang oleh assassin."
Lin Chen yang kaget mendengar itu merasa lega untung saja ia sempat kabur dari nona itu.
"Baiklah bagaimana tentang kekaisaran ini?" Ucap Lin Chen.
Kekaisaran ini merupakan salah satu yang terkuat di antara 5 kekaisaran karena leluhur mereka merupakan seorang immortal. Kaisar yang saat ini menguasai Kekaisaran Baiqing bernama Bai Feng ia merupakan kaisar termuda sepanjang sejarah, watak dari Kaisar Bai Feng sangat kejam dan tidak berperasaan ia bahkan membunuh saudaranya sendiri demi menjadi kaisar. Pernah suatu kejadian kaisar merasa bosan tanpa seorang pendamping jadi dia mulai menikahi beberapa selir, namun biarpun sudah menikahi beberapa selir ia bahkan tidak tertarik dengan mereka dan menganggap mereka hanya sebagai alat untuk meneruskan keturunan. Namun ketua Sekte Awan Salju merubah kaisar, pada saat ketua sekte menyelamatkan kaisar dari serangan assassin membuat kaisar jatuh cinta kepada Lian Fei, hal ini yang membuat kaisar ingin menjadikan Lian Fei sebagai istrinya.
Setelah mendengar semua cerita itu muncul beberapa pertanyaan di otaknya, karena tidak ingin memikirkannya Lin Chen mulai menanyai ke orang itu dimana letak dia bisa membeli barang berharga, pria itu langsung menuntun Lin Chen kesebuah rumah lelang terbesar yang ada dikekaisaran ini.
Sebelum masuk Lin Chen menggunakan topeng yang sudah ia buat sebelumnya dan sebuah jubah. Lin Chen pun memasuki rumah lelang itu dan yang ia temukan banyaknya orang-orang yang sedang berdesakan untuk memasuki ruangan lelang, karena Lin Chen memiliki banyak koin emas ia mulai menyewa sebuah ruangan VIP.
"Hei nona! bisakah kau menyiapkanku ruangan VIP."
"Apakah tuan muda ini sanggup membayar ruangan VIP." Kata wanita itu yang meragukan Lin Chen.
"Tenang saja nona!" Lin Chen mulai mengeluarkan koin emasnya dihadapan wanita itu.
Nona itu langsung membawa Lin Chen keruangan VIP bersama dengan Bu Li.
__ADS_1