
*keesokan paginya
Emilia terbangun dari tidurnya dan dia sangat bingung "Dimana aku sekarang?,bukankah aku berada di rumah sakit..."
lalu ada seorang anak laki laki yang berbicara padanya "kau berada di panti asuhan,semalam ada seseorang yang membawamu kesini"
"tapi mengapa?" tanya Emilia
"aku sempat mendengar yang dia katakan, Dia bilang tidak bisa menghidupi dua orang" Jawab anak laki laki itu
Emilia yang mendengar itupun merasa sedih
"hiks hiks" Emilia menangis karena dia tidak menyangka bahwa akan dimasukkan di panti asuhan
"hey mengapa kau menangis?kau tidak terlihat cantik jika menangis" ucap anak itu sambil mengusap air mata Emilia
"siapa namamu?" tanya anak itu meskipun sudah tau nama Emilia
"namaku Emilia..." Ucap Emilia
"Emilia ya..?nama yang bagus" ucap anak itu
"em.. siapa namamu?"
"namaku Zayn" jawab Zayn
"namamu juga bagus" ucap Emilia
*siang harinya
Emilia keluar dari kamarnya
salah satu pengurus panti asuhan yang melihat Emilia pun menyuruh Emilia untuk menghampiri nya
"Emilia kemarilah nak"
"baik bibi.."
setelah semua anak anak di panti asuhan itu terkumpul untuk makan siang,salah satu pengurus panti itu menyuruh mereka semua mendekatinya lalu ia memperkenalkan Emilia kepada semua anak anak
"anak anak ini adalah Emilia, ia adalah anak baru yang akan tinggal di panti asuhan ini berteman lah dengannya" ucap pengurus itu
"halo Emilia"
__ADS_1
*semua anak menyapa Emilia
Emilia tersenyum lalu menjawab
"halo juga semuanya"
"baiklah anak anak ayo sekarang kita makan"
*setelah selesai makan
Emilia ingin berjalan jalan di halaman panti asuhan itu,panti asuhan itu adalah salah satu panti asuhan yang paling bagus di kota itu
ketika Emilia berjalan jalan tiba tiba ada seseorang yang mengejutkan nya, Emilia pun berteriak karena terkejut
"ARH"
"hey kenapa kamu berteriak begitu keras?"
"ternyata itu kamu!,kenapa kamu mengejutkan ku?!" tanya Emilia sambil cemberut
"hahaha kau terlihat cukup lucu saat terkejut" ucap Zayn menggoda Emilia
"apakah kamu sudah selesai tertawa?" ucap Emilia
"baiklah baiklah aku sudah selesai tertawa,kenapa kamu berada disini?" tanya Zayn
"hei hei meskipun kau bosan,tetap saja kau tidak boleh berada diluar,kau belum sembuh sepenuhnya" ucap Zayn sambil mengacak acak rambut Emilia
"heiii baiklah aku akan masuk sekarang! berhenti mengacak acak rambutku" ucap Emilia kesal
"hahaha rambutmu sangat panjang,sangat nyaman untuk diusap" ucap Zayn
"jika kamu memang menyukai rambut panjang,maka panjangkan lah rambutmu sendiri!" jawab Emilia,ia langsung berjalan menuju kamarnya dengan kesal
pffttt Emilia kenapa kau bisa sangat lucu batin Zayn
*saat malam hari
semua anak anak berkumpul untuk makan malam
Emilia pun turun untuk menuju ruang makan, Lalu disusul oleh Zayn,kamar Emilia dan Zayn hanya bersebelahan
setelah selesai makan,semua anak kembali ke kamarnya, Tetapi tidak dengan Emilia
__ADS_1
ia berjalan jalan dihalaman panti asuhan
Zayn yang melihat Emilia pun langsung menghampirinya
"Emilia!" Zayn memanggil Emilia,tetapi Emilia tidak perduli
Zayn pun berlari menghampiri Emilia
"hei?apakah kau masih marah padaku?" tanya Zayn
"tidak,untuk apa aku marah padamu" jawab Emilia
"tapi mengapa kau tidak melihat kearahku?" tanya Zayn
"apakah saat berbicara harus melihat orangnya?" Emilia kembali bertanya
"tentu saja!" jawab Zayn dengan cepat
Emilia pun menatap wajah Zayn lalu menjawab "baiklah! Sekarang aku sudah melihat kearahmu"
"tetapi kau masih marah padaku"ucap Zayn
Emilia yang mendengar itupun menghela nafas "huftt~ baiklah sekarang aku sudah tidak marah kemadamu"
"apakah aku boleh bertanya sesuatu padamu?" tanya Zayn
"tentu, mengapa tidak" jawab Emilia
"em.. berapa umurmu sekarang?"
Emilia yang mendengar pertanyaan Zayn pun tertawa lalu menjawab "umurku masih 5 tahun"
Zayn terkejut karena Emilia ternyata masih sangat kecil "apa??! tapi mengapa sifatmu bisa sangat dewasa?"
"eum.. entahlah.. mungkin karena aku pernah mengalami sesuatu yang mengerikan..?" Emilia menjawab sambil menatap ke langit
"...apa yang kamu alami?"
Emilia pun sedikit menunduk lalu menjawab pertanyaan Zayn "sebelum aku dibawa ke panti asuhan ini, aku mengalami kecelakaan.. dan aku hilang ingatan, aku tidak bisa mengingat seperti apa sifat ku"
Zayn yang mendengar itupun merasa sedih lalu memeluk Emilia "kau telah melewati masa yang sulit dengan hebat, mulai sekarang aku akan menemanimu dimanapun kamu berada"
mata Emilia mulai berkaca kaca
__ADS_1
"jika kau ingin menangis,maka menangislah jangan memendam air mata itu" ucap Zayn sedikit berbisik Emilia pun mulai tidak bisa menahan tangisannya dan akhirnya diapun menangis
"hiks hiks huaaaaa" ia menangis sambil memeluk Zayn dengan erat