
Lalu mereka kembali ke panti asuhan
*Pagi hari
Emilia selalu merasa bosan berada di kamar ia pun memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar panti asuhan,Emilia melihat dedaunan yang jatuh karena akan musim semi,ia berjalan-jalan menuju taman yang terdapat banyak rumput di tanah,ia berbaring di rumput itu lalu melihat ke arah langit
"Kenapa paman itu memasukkan ku ke panti asuhan?apakah aku terlalu merepotkan?tapi.. sudahlah lagi pula aku dan paman itu juga bukan siapa-siapa,aku cukup senang karena berada disini,aku juga senang karena aku memiliki teman seperti Zayn" batin Emilia.
__ADS_1
Emilia yang sedang melihat langit pun tertidur perlahan. Saat menjelang sore hari,Zayn melihat Emilia tertidur di rumput yang indah. Zayn berjalan menuju Emilia "Emilia,bahkan saat kau tertidur pun,kau tetap terlihat cantik" batin Zayn. Zayn mengusap rambut Emilia dengan lembut lalu membangunkannya.
"hei... Emilia bangunlah,ini sudah malam" Ucap Zayn
"Emilia yang mendengar ucapan Zayn pun langsung bergegas untuk bangun. Lalu Emilia bertanya "tunggu.. jika ini sudah malam kenapa tidak gelap?" Emilia pun menatap ke arah langit,dan ternyata masih sangat terang "Zayn!! kamu menipuku ya!" teriak Emilia. "haha maaf aku hanya bercanda" Ucap Zayn.
"hei..?apakah kau marah padaku?" tanya Zayn.
__ADS_1
"tidak! untuk apa aku marah padamu" jawab Emilia dengan cemberut. "baiklah baiklah aku yang salah,ayo kita kembali ke panti asuhan, pengurus panti asuhan akan khawatir nanti"
*Mereka pun kembali ke panti asuhan
Saat malam hari, Setelah makan malam Emilia tidak bisa tertidur,lalu ia berjalan-jalan di dalam panti asuhan,Zayn melihat Emilia yang sedang berjalan-jalan "Apa yang ia lakukan?, bukankah ini sudah masuk untuk jam tidur" batin Zayn. Lalu Zayn menghampiri Emilia,ia bertanya "kenapa kau tidak tidur?". "Aku tidak bisa tidur" jawab Emilia. "Tapi tetap saja kau tidak boleh berjalan-jalan disini, kembalilah ke kamarmu dan tidur" Ucap Zayn. "Baiklah!aku akan kembali dan tidur!" Ucap Emilia. "Anak pintar" Zayn mengusap kepala Emilia. "tunggu.. hei kenapa kamu mengusap kepalaku?!" Pipi Emilia mulai memerah. "ya ampun pipinya memerah.. dia sangat lucu seperti seekor kelinci" batin Zayn. "Zayn?kenapa kau diam saja?,aku sedang bertanya padamu loh" tanya Emilia. "ah.. benarkah?apa yang kau katakan tadi?maaf aku tidak mendengar mu berbicara" Ucap Zayn. "hah.. sudahlah aku akan kembali ke kamarku dan tidur" Emilia menghela nafas lalu pergi menuju kamarnya. "semoga bermimpi indah,kelinci kecilku" batin Zayn. Zayn pun kembali ke kamarnya lalu tidur,ia bermimpi tentang Emilia,di dalam mimpi Zayn terlihat Emilia yang sudah dewasa,saat Zayn terbangun,pipinya memerah. "Emilia.. aku tidak menyangka bahwa ketika kau dewasa,kau menjadi semakin cantik" batin Zayn. "astaga apa yang aku pikirkan?lebih baik aku mencuci wajahku!, Emilia.. sepertinya kau benar-benar telah memberiku racun cinta.."
Zayn pun menuju ke kamar mandi lalu mencuci wajahnya,ia terus memikirkan Emilia, "tunggu.. kenapa aku hanya mencuci wajahku?lebih baik aku mandi saja lalu bertemu dengan Emilia!". Zayn pun bergegas untuk mandi. Setelah ia selesai mandi,ia mengganti pakaiannya lalu pergi ke ruang makan untuk makan karena sudah waktunya untuk makan.
__ADS_1
Setelah selesai makan ia segera pergi ke taman yang sering Emilia kunjungi karena ia ingin menemui emilia