PENGUASA DUNIA DEWA

PENGUASA DUNIA DEWA
Reruntuhan Kota


__ADS_3

Setelah menguras habis harta yang ada di istana , segere mereka bergerak keluar menuju halaman sekte .


" Saudara Long kemana tujuan kita selanjutnya " ucap Mo Ya .


" hm , kalian mundur dulu " ucapnya di susul membuat gerakan tangan dan seketika di telapak tanganya muncul cahaya bewarna emas yang melapisinya .


" tapak naga emas " teriaknya dan seketika manifestasi berupa tapak emas raksasa muncul dan menghantam istana .


Bomm...


Ledakan besar terjadi , ketika manifestasi tapak emas yang di keluarkan Long Xitian mengenai istana dan seketika istana itu hancur . Dan saat debu debu beterbangan hilang , tampak jutaan kristal langit terlihat berhamburan .


" kalian segera kumpulkan , aku akan menghancurkan gedung gedung yang lainya " ucapnya , dan ke empat saudaranya segera mengumpulkanya .


Di hutan utara.


"Tidak ...... Tidak .... Badjingan itu , aku bersumpah akan membunuhnya " teriak Gou Ma ,membuat prajurit disekitarnya terkejut " apa yang terjadi Yang Mulia" tanya mereka heran .


"badjingan itu telah menghancurkan istanaku " ucapnya menahan amarah .


"bagamaina mungkin , bagaimana mereka melakukanya? , dan untuk apa mereka melakukanya " ucap komandan pasukan yang tidak mengerti .


"sepertinya mereka mengambil kristal langit dan juga batu roh yang ada di dinding istana " ucap salah satu tetua menimpali.


" Yang Mulia apakah kita harus kembali " tanya komandan.


"Apakah kamu bahkan memiliki otak!! Dan apakah kamu memiliki banyak nyawa , apakah kamu tidak melihat pasukan kita saat ini , apakah kamu ingin kita di bantai lagi " ucap Gou Ma marah .


" Hahhh... Awalnya pihak kita yang menginkan mereka masuk dan menangkap mereka untuk tumbal pengorbanan darah yang akan kita lakukan , dan kita berpikir aturan ruang dan waktu yang di perbolehkan hanya maksimal pendekar dengan tingkat Jendral saja , tapi siapa sangka pendekar tingkat Jendral yang mereka miliki begitu kuat " ucap salah satu tetua menyesali tindakan mereka.


"Ayo bergerak ke utara , kita harus menghubungi pasukan air hitam " ucap Gou Ma . Mereka bergegas menuju pasukan air hitam berada .


Di istana.


Semua kristal langit dan juga batu roh selesai di kumpulkan semuanya oleh Fu Kang ,Fu Zha , Mo Ya ,dan Ling Qingli .

__ADS_1


" Saudara Long , ini bagianmu " ucap Fu Kang kembali memberikan cincin penyimpanan kepada Long Xitian .


"he he terima kasih " ucapnya .


"ha ha semua juga berkatmu saudara Long , dan juga hasil jarahanku kali ini bisa mencukupi kebutuhanku puluhan tahun tanpa usaha hahaha " ucap Fu Kang bahagia dengan hasil jarahanya kali ini .


" benar saudara Fu Kang " ucap Mo Ya


" baiklah baiklah ayo pergi " ucap Long Xitian bergegas melewati celah dimensi yang mereka lewati ketika datang ke istana ini .


swosh.. Swoshh... satu persatu mereka berhasil keluar dari celah dimensi . Hamparan rumput darah masih sama seperti saat mereka di tangkap dan di bawa masuk .


" baiklah ayo lanjutkan menjarah " ucap Long Xitian memimpin dan melesat ke arah utara dan di ikuti empat lainya .


Beberapa jam kemudian Long Xitian dan rombonganya melihat ratusan bahkan ribuan murid yang sedang berkumpul di sekitar danau air hitam . Dan akhirnya Long Xitian dan kelompoknya memghampiri para murid .


" Saudara Long " ucap para murid .


" sedang apa kalian di sini " tanya Long Xitian sambil mengedarkan pandanganya dan berhenti di danau air hitam " hmm .. Akhirnya aku mengerti "


" benarkah , ayo ikut aku " ucapnya lalu melesat masuk ke danau air hitam itu di ikuti Fu Kang ,Fu Zha ,Mo Ya ,dan Ling Qingli tanpa ragu. Dan ribuan murid awalnya ragu untuk mengikuti mereka masuk ke danau tapi begitu berpikir siapa yang memimpin mereka pun akhirnya mengikutinya masuk .


Long Xitian dan kelompoknya berdiri di depan reruntuhan kota , dengan aura kematian begitu pekat . Tak lama ribuan murid muncul dan juga merasakan aura kematian yang sama dan membuat para murid yang baru datang itu ketakutan .


" Aura yang mengerikan " ucap salah satu murid dengan tubuh sedikit bergetar .


"iya , hanya merasakan aura nya saja sudah seperti di cekik " ucap yang lain menimpali .


" Lalu bagaimana saudara Long , apakah kita akan tetap masuk ? " tanya murid lainya .


" Tentu kita akan masuk . Kalau tidak ,buat apa kita masuk ke dunia kecil kalau tidak menjelajai tempat kuno . Segera bentuk kelompok kecil , jelajai seluruh area ,dan segera hubungi yang lainya dengan rantai jiwa jika mendapat masalah atau menemui keberuntungan . Ingat keberuntungan selalu di sertai bahaya yang mengintai " ucap Long Xitian .


Segera para murid kembali membentuk kelompok dan menyebar ke segala arah untuk mencari keberuntungan .


Long Xitian bersama rombonganya juga bergerak menuju reruntuhan kota " gege apakah dunia kecil ini termasuk dunia bawah " tanya Ling Qingli .

__ADS_1


"kurasa bukan , tapi kita juga akan segera tau " ucap Long Xitian .


Mereka terus bergerak menyusuri reruntuhan kota .tiba tiba swoshh.. Swoshh ... Swoshh.. empat buah tombak mengarah menuju kelompok mereka , dan Long Xitian menghadang laju tombak yang membuatnya terbang dan menhantam dinding bangunan .


Bommm ...


" gege " ucap Ling Qingli cemas sambil berlari menghampirinya .


" aku tidak apa apa Qing'er " ucap Long Xitian berdiri dan membersihkan debu pada pakaianya . " Serangan pedekar ilahi sepertinya , cepat kirim pesan pada yang lainya agar mereka berhati hati " ucapnya .


" baik aku akan mengirim pesan pada murid yang lainya " ucap Mo Ya .


Fu Zha berjalan mengambil tombak yang menyerang mereka " hmm ini senjata tingkat Raja " ucapnya setelah mengamati tombak tersebut .


" Saudara Fu Kang , bagaimana kamu tau " tanya Ling Qingli .


"he he , aku berasal dari paviliun utara , tentu tau dengan jenis senjata " ucapnya.


"hm , kalau begitu aku mengambil satu untuku " ucap Long Xitian .


" kalian ambilah , aku tidak menyukai tombak " ucap Ling Qingli yang mebuat tiga lainya senang , karena mereka tidak harus berdebat untuk mendapat satu buah tombak .


" Terima kasih Saudari Ling" ucap Mo Ya yang di ikuti Fu bersaudara .


" baiklah , mari lanjutkan " ucap Long Xitian , mereka terus bergerak menuju pusat kota .


Satu kilo meter dari tempat mereka , mereka dapat melihat jelas sebuah istana kuno menjulang tinggi dengan aura kematian yang sangat pekat .


Mereka bergerak cepat menuju istana itu dan sesampainya di depan gerbang istana " sial , sudah ada yang lebih dulu sampai " ucap Fu Kang .


" ayo masuk , hati hati " ucap Long Xitian mengingatkan .


Begitu mereka masuk , mereka langsung di suguhi pertempuran besar di depan mereka . Terlihat dua kubu dari dua sekte sedang dalam pertarungan yang sudah mencapai puncak untuk kemenangan salah satu kubu ,karena jumlah masing masing kubu tidak berimbang atau lebih tepatnya pembantaian .


Ya sekte yang sedang melakukan pertempuran adalah Sekte Teratai Hitam dan Sekte Jiwa Abadi .

__ADS_1


__ADS_2