
Pagi hari nya Long Xitian membuka matanya , dan melihat Ling Qingli masih memejamkan mata dalam pelukanya . Ya semalam setelah melakakukan sekali sesi percintaan , mereka sepakat untuk tidak melanjutkanya lagi .
Takutnya di pagi harinya Ling Qingli akan kesusahan berjalan jadi meski belum puas tapi Long Xitian harus bersabar . Dan tak lama setelah Long Xitian membuka mata , Ling Qingli pun membuka matanya dan tersenyum manis .
" selamat pagi sayang " ucap Long Xitian sambil mengelus rambut Ling Qingli .
" selamat pagi juga gege Xi'er . Apakah gege sudah dari tadi bangunya ? Kenapa tidak membangunkanku " tanya Ling Qingli dengan wajah cemberutnya .
" haha , aku baru bangun ko . Lagian aku lagi ingin memandangi wanitaku yang sedang tidur " jawab Long Xitian yang kini tanganya sudah memegang buah dada Ling Qingli .
" ahhh .. Gege ini sudah pagi , jangan lagi . Katanya hari ini kita akan melanjutkan perjalanan " protes Ling Qingli yang sebenarnya juga sudah mulai basah di bawahnya , tapi karena teringat tujuan mereka pagi ini akan keluar dari dunia kecil pohon Bodhi jadinya terpaksa menahan dan mengingatkan.
" hmm .. Baiklah , ayo bangun dan mandi . Setelah itu kita temui pemimpin Ning Bo .
" ayoo , tapi jangan mandi bareng . Nanti gege nakal lagi hehe " ucap Ling Qingli yang beranjak dari posisinya dan segera berdiri menuju kamar mandi untuk membersihkan diri , tapi sebelum pergi tak lupa memberikan kecupan pada Long Xitian dan adik Long Xitian sambil di genggam gemas .
" eemmm .. nakal juga kamu sayang " erang Long Xitian yang adiknya sempat di genggam Ling Qingli .
Di Bawah Pohon Bodhi .
" apakah tuan Long sudah keluar kamarnya ? " tanya pemimpin Ning Bo pada pelayan yang sedang menyiapkan sarapan untuknya dan tetua juga pasukan tombak yang sedang menjaga kristal Naga jiwa Raja Ning Long .
" tadi belum pemimpin , apa perlu saya panggilkan pemimpin ? " tanya pelayan .
" tidak perlu , mungkin sebentar lagi juga keluar" ucap pemimpin .
Belum sempat pelayan menjawab , terlihat Long Xitian dan rombonganya keluar dari dimensi pohon Bodhi.
" akhirnya tuan Long datang , mari sarapan bersama " ajak pemimpin Ning Bo .
__ADS_1
" baik , terima kasih pemimpin Ning Bo " jawab Long Xitian lalu beranjak ke tempat duduk yang sudah di siapkan untuk Long Xitian dan yang lainya .
Setelah mereka selesai sarapan " aku akan menyelesaikan ritual " ucap Long Xitian .
" baiklah mari tuan Long " ucap pemimpin Ning Bo lalu beranjak ke tempat dimana kristal jiwa Naga Raja Ning Long berada.
" Lihat " ucapnya sambil membuka perisai penutup kristal jiwa Naga Raja Ning Long yang terlihat mengambang , warnanya kini terlihat berubah menjadi putih . Di dalam kristal jiwa tersebut , terlihat naga kecil yang terus menerus bergerak .
Long Xitian berjalan mendekat ke arah kristal jiwa " semuanya mundur "
Mendengar apa yang di katakan Long Xitian dan teringat akan kejadian yang menimpa mereka membuat pemimpin Ning Bo segera memberi perintah menjauh sampai jarak seratus meter dari kristal jiwa berada .
Long Xitian lalu mengambil bola kristal itu . Kekuatan besar yang ada pada bola kristal keluar menjalar ke segala arah membentuk badai energi yang begitu besar . Long Xitian lalu membuat formasi penyatuan pada bola kristal dan mengarahkanya ke pohon bodhi .
Bammm ...
Ledakan keras mengguncang pohon bodhi .
Pohon Bodhi terus menerus memancarkan aura kehidupan . Tiba tiba .. Roaargghhh .... Raungan naga merah melingkari pohon bodhi dan membuatnya tenang .
Ning Tian menyadari bahwa mata semua orang yang ada di bawah pohon berubah menjadi putih kembali .
Duarr ... Duarr. .ledakan tertahan dari dalam tubuh semua suku Naga air yang menandakan mereka tengah menerobos .
" Yeeeaaaa " teriak mereka semua bahagia , karena setelah sekian lama akhirnya mereka dapat terbebas dari kutukan yang selama ini membelenggu suku Naga Air . Dan akhirnya pandangan semuanya beralih pada Long Xitian dan seketika itu mereka berlutut " terima kasih Tuan Long " ucap mereka senang.
Akhirnya kutukan ribuan tahun itu hilang . dari jauh dapat dirasakan secara perlahan aura kematian yang menyelimuti kota naga berangsur angsur mulai hilang digantikan aura kehidupan .
" tuan Long dan saudara mari ikut kami seberntar " pinta pemimpin Ning Bo pada Long Xitian dan rombonganya dengan sangat senang . Mereka semua lalu bergerak masuk ke dunia kecil pohon bodhi diikuti semua pasukan yang ada .
__ADS_1
Di dunia kecil tersebut , sekali lagi mereka mengalami kenaikan kultivasi . Dimana aura kehidupan sangat kuat dan pekat .
Di aula istana . Mereka semua tampak bahagia " tuan Long kami tidak dapat membalas budi tuan Long . Terimalah sedikit pemberian dari kami " ucap pemimpin Ning Bo menyerahkan masing masing dari mereka satu buah peti besar yang terbuat dari kristal langit .
Di dalam peti terdapat berbagai item berharga . Mulai dari mata tombak dan pedang emas yang merupakan senjata tinkat spiritual ,berbagai herbal , elixir sari kristal langit dan yang lebih berharga adalah seribu kristal naga dan lima buah bodhi yang berumur lebih dari seribu tahun serta berbagai item lainya .
Mata Mo Ya dan yang lainya berbinar senang " terima kasih atas pemberianya pemimpin Ning Bo " ucap mereka .
" Dan terimalah ini " ucap Ning Bo sekali lagi sambil menyerahkan lencana emas berukir pohon bodhi yang di lingkari se ekor naga " kalian adalah saudara dan bagian dari suku naga air " ucap pemimpin Ning Bo sungguh sungguh .
" hmm .. terima kasih juga sebelumnya dan setelah kalian juga menganggapku sebagai bagian dari kalian kenapa kalian tidak merubah saja sebutan panggilan tuan kepadaku menjadi saudara bagaimana ? " ucap Long Xitian .
"tapi tuan Long bukanya kami menolak tapi kamj merasa tidak pantas jika harus mamanggil tuan menjadi saudara " ucap tetua Ning Tian .
"kalau begitu aku menolak menjadi bagian dari kalian " ucap Long Xitian .
" hmm .. Baiklah tuan ehh saudara " ucap tetua Ning Tian canggung .
" baiklah saudara Long sebelum kalian pergi , aku ingin sekali lagi tetap bersama kami " ucap Ning Bo .
Long Xitian dan yang lainya saling berpandangan " jelaskan kepada kami , apa yang di maksud pemimpin Ning Bo " tanya Long Xitian .
Pemimpin lalu menatap ketujuh tetua lalu ketujuhnya pun mengangguk sebagai persetujuan .
" saudara Long, kami ingin saudara ikut berperang menumpas suku rumput darah dan suku air hitam . Kamk berjanji , hasil jarahan akan kita bagi dua " ucap pemimpin Ning Bo .
" hahahaha .... Rampasan yah , jika demikian aku ikut " ucap Fu Zha semangat .
" Dasar , jika ada harta saja kamu jadi bersemngat " ucap Fu Kang .
__ADS_1
" yee memang kita masuk dunia kecil ini untuk tujuan mencari harta kan " ucap Fu Zha .
" hahaa... Sudahlah kalian , . Saudara Ning Bo , lalu apa yang harus di siapkan untuk menyerang pasukan suku rumput darah dan suku air hitam "