
5 hari sudah aku bekerja dan sudah hampir 1 minggu aku di kota sihir,
aku masih belum menemukan guru kei dan si bodoh Pangeran itu terus mengganggu ku.
"Hello gadis Jahat, Yoo mau ke mana kamu?" kata si bodoh itu.
"Kau Ingin apa lagi? kau belum puas terkena imbas nya?" kata ku.
"Jangan Galak begitu, mari kita berteman," tawar nya.
"Itu tidak perlu," kata ku dingin.
di ganggu ketika ingin pergi membeli stock jualan di toko. huh ini sungguh menyusah kan.
"Baiklah Jika kamu ingin berteman dengan ku, aku akan mengabul kan nya, tapi pertama tama, bantulah aku dulu" kata ku.
"Heh, membantu mu apa? jika kau berteman dengan ku, kau tak perlu bekerja" kata nya.
sebenarnya selain mendapat kan uang, aku bekerja untuk mencari guru kei,
"Tidak, bantu saja aku, aku akan gila jika berhenti bekerja dan terus bersama mu" kata ku.
"Baiklah, akan aku kabul kan" kata si bodoh itu dengan tatapan genit.
aku cukup geli dengan nya, sok tampan, sok narsis, itulah sifat nya. sangattt Menjijikan.
"Ini bawa ini, ini lagi, cepattt kau lamban dasar bodoh" kata ku memerintah.
"Hei, kau kejam sekali, aku ini pangeran" kata nya.
"Ehh? pangeran? yg benar saja, kau itu teman ku, mengerti? arti nya kita sederajat" kata ku.
si bodoh itu hanya sibuk menggerutu, kami pun pulang ke toko untuk mengatur semua stock toko.
"Astaga, kau Punya nyali besar yah, para warga melihat ku tau" kata nya bawel.
"Huh, kau ini, aku setiap hari melakukan ini di kehidupan ku yg dulu, kau pasti baru pertama kali kan? kau tau? aku sudah ribuan kali melakukan nya" kata ku menggertak.
dia diam dan menatapku.
"Kenapa kau melihat ku?" kataku tak nyaman.
"Tidak, aku hanya sibuk memperhatikan kecantikan mu" kata nya menggoda ku.
"Hei, kau tidak pulang untuk berlatih? jangan terus menggoda ku, pulang lah dan berlatih, kau akan jadi raja suatu hari" kata ku mengusir.
"Baik, besok aku akan kembali lagi" kata nya sambil berlalu pergi.
huh dasar genit, narsis, sok, kau bahkan sangat menjijikan dasar!!
aku segera berhenti memikir kan nya dan melanjutkan pekerjaan ku.
besok aku akan libur bekerja sehari untuk menemani Cherry bermain,
ke esok kan hari nya,
"Kk, ayo cepat kak, kita bisa terlambat. mereka mau menyuguhkan aksi drama" kata cherry menarik ku.
kami pun menonton drama, dra itu berkisah tentang perang 19 Tahun yg lalu.
"Bertahun tahun yg lalu, ada kedua penyihir yg saling mencintai, mereka adalah penyihir yg hebat, pasangan yg serasi, mereka di hormati hingga kini karena jasa mereka atas kelangsungan hidup para penyihir, suatu hari ada perang Besar antara cahaya & kegelapan"
"Aku akan nelindungi seluruh Penyihir baik yg ada di dunia, aku akan melawan penyihir jahat itu" kata Pemeran pria.
"Suami ku, aku ikut dengan mu" kata pemeran utama wanita.
"Tidak, kamu masih mengandung anak kita" kata Pemeran Utama Pria.
"tiba tiba sang istri merasakan kontraksi, dan beberapa jam kemudian lahir lah seorang bayi perempuan" kata pencerita.
"Kedua pasangan Penyihir itu pergi jauh, dan menemukan seorang pria," kata pencerita lagi.
"Jagalah anak ku, jangan beri tahu dia tentang ini, jaga dan beri kan dia kasih sayang, beri tahu dia apa itu kehidupan, jika tepat pada waktu nya, beri tahu dia" kata sang istri.
"Jaga dia, kami pamit. jika kami tidak pernah kembali, kami akan tetap hidup dalam diri nya" kata sang suami.
"Ini kalung identitas kami, beri kan jika dia sudah tau segala nya" kata sang istri.
"Mereka pun pergi meninggal kan sang buah hati mereka untuk menunaikan tugas mulia mereka melindungi dunia sihir" kata pencerita.
"Suami ku, jika seperti ini terus, kita akan kalah" kata sang istri panik.
"Kalau begitu, kita kirim mereka ke dimensi lain" kata sang suami.
"tapi harus ada yg memancing mereka" kata sang istri.
__ADS_1
"Akan ku lakukan, kau kembali lah kepada anak kita, besar kan dia" kata sang suami.
"Sag istri menangis terharu, dia tidak tega meninggal kan suami nya, jadi dia mengambil keputusan untuk ikut" kata pencerita.
"Perlu energi yg besar untuk membuka portal dimensi, energi mu sudah mau habis, pakai juga saja energi ku" kata sang istri.
"tidak ada cara lain, demi kelangsungan hidup sang anak untuk massa delan nya, mereka berkorban. mereka bertarung, sehingga mereka membuka jalan portal menuju dimensi lain, mereka memancing para penyihir jahat dan rekan nya untuk masuk ke dalam portal, lalu untuk mencegah mereka kembali, kedua pasangan itu ikut masuk. portal tertutup dan mereka tidak pernah terlihat" kata sang pencerita.
"Anak yg mereka titip kan tidak pernah terdengan kabar nya, namun di balik pengorbanan itu, kebahagiaan terselamat kan hingga hari ini." Lanjut sang pencerita.
"Diketahui hanya 1 orang yg lebih tau tentang kedua pasangan itu, sang guru. identitas nya tak di ketahui" kata sang pencerita mengakhiri drama.
aku menangis, aku rasa itu tentang kisah ke dua orang tua ku yg berjuang bersama di perang untuk menyelamatkan ku dan senua penyihir.
"Kak? kk menangis?" kata cherry melihat ku.
"Ah, seperti nya aku hanyut dalam cerita drama itu" kata ku.
"ouh, kk ini aku kira kk di ganggu oleh sang pangeran itu" kata cherry.
"Tau dari mana kamu?" tanya ku.
"Huh, aku melihat nya," kata cherry sambil memoncong kan bibir nya.
aku hanya tertawa melihat sikap anak kecil itu yg begitu cemberut.
aku membawa cherry untuk membeli cemilan yg dia suka.
tiba tiba aku melihat ada anak kecil yg memangis.
"Hey kenapa kamu menangis?" tanya ku.
anak itu melihat ku, memeluku dan berkata.
"Mamaaaa" kata nya sambil menagis memeluk ku.
"Hey, yg benar saja, dia bukan mama mu, dia kk ku" kata cherry kesal.
"Tunggu dulu cherry, seperti nya dia kehilangan ibu nya" kata ku.
"Kk? Dia akan merebut mu dari ku, aku tidak mau" kata cherry.
aku rasa cherry cemburu karena aku membantu anak ini.
aku membawa anak ini pulang dan memberi nya makan lalu membiar kan dia beristirahat.
pagi nya aku bertanya Pada nya.
"Kenapa kamu berpikir aku mama mu?" tanya ku lembut.
"Kau mirip mama ku" kata nya.
"Dia menghilang" kata anak itu menangis.
"Apakah kau bisa sihir?" tanya ku.
"Tentu, sihir ku adalah api" kata nya.
"Tidak ada yg lain? aku kira setiap penyihir bisa semua sihir" kata ku. karena aku bisa melakukan banyak sihir.
"hanya Penyihir hebat kelas atas lah yg bisa, kami penyihir kecil jika membaca mantra sembarangan, kami bisa saja mati, tapi kami penyihir kecil mendapat 1 sihir karena jika besar kami akan menjadi pasukan perang untuk penyihir Kelas atas" kata nya.
jadi aku adalah penyihir kelas atas? karena aku kan bisa menggunakan semua sihir. pikir ku.
"Baiklah, aku mengerti, sekarang aku ingin mengatakan, ini cherry dia adik ku. kalian jadi lah akrab, aku akan bekerja" kata ku.
mereka berdua mengangguk.
"Tapiii, siapa nama mu?" tanya ku sebelum pergi.
"Aku dori," kata anak itu.
"Baiklah, kalian Tenang lah di rumah, jika kalian lapar, kalian bisa makan makanan yg sudah ku masak" kata ku.
aku pun pergi, ketika sampai di toko.
"Heiii gadis jahat, kau kenapa terlambat" kata orang yg ternyata si bodoh itu.
"Berhenti mengurus urusan pribadi ku" kata ku.
"Heyyy, kau itu rakyat ku, jika aku membiar kan ketidak disiplin nan pada rakyat ku, pemimpin macam apa aku ini?" kata nya.
"Heyyy, kau adakah seorang pemimpin tapi kau juga kadang membuat perilaku tidak disiplin, kabur dari istana, menyela seorang gadis?" kata ku.
"Huh, lidah mu itu tajam sekali" kata nya.
yah terserah lah, aku tidak mau menerus kan ini seharian dengan nya.
"Hei, kau penyihir kan?" kata nya.
"kenapa memang nya?" tanya ku.
"Hei, berlatih lah dengan ku juga, ku lihat seperti nya kau penyihir kelas atas, itu adalah identitas mu kan? dia berbentuk kalung, berarti kau penyihir hebat" kata nya.
"Heiiii, jika aku berlatih, bagaimana aku bekerja?" kata ku.
"Aku akan menggaji mu, tetapi berlatih kah dengan ku" kata nya.
__ADS_1
memang benar, aku harus berlatih untuk bisa membuka portal dimensi itu.
"Baiklah, kapan kita akan mulai berlatih?" kata ku.
jujur aku seperti mendapat jalan buntu.
"Besok, hari ini aku akan bicara pada pemilik toko mu untuk kau sekarang bekerja pada ku, dia pasti akan setuju" kata nya.
aku hanya diam, dan berkata dalam hati "Dasar sombong" kata ku.
dia pun memberikan alasa kepada pemilik toko ku untuk aku keluar, pemilik toko tentu saja hanya bisa setuju, secara dia kan adalah pangeran.
tiba tiba terdengar sebuah ledakan. Baaammm!!!!
aku berlari keluar dari toko, dan ku lihat ada seorang gadis, dia memiliki sihir, seperti nya dia bukan orang baik, karena seperti nya dia lah yg menyebab kan ledakan itu.
"Hahahha, kalian ini, para penyihir putih hanya bisa bersantai sejak perang, kalian tidak memperhatikan masa depan yg akan terjadi" kata gadis itu.
"Sekarang kami penyihir gelap akan memusnah kan kalian semua, kami penyihir gelap masa kini, lahir dari dendam, kami juga bertujuan untuk menguasai dunia dan merebut semua kekuatan sihir yg ada" kata gadis itu.
"Bersiap siap lah kalian, karena mulai sekarang kalian tidak bisa bersantai lagi" kata gadis itu lalu menghilang.
"Gawat, aku harus pulang dan mengurus masalah ini" kata chris.
yah dia adalah pangeran tugas nya adalah bertanggung jawab kepada apa yg dia pimpin.
aku juga pulang untuk memastikan cherry dan dori aman.
"Cherry, doriii, kalian di mana?" kata ku panik.
"Kk? kk knp?" tanya cherry.
"tidak papa, tadi ada masalah di kota, kk takut kalian kenapa kenapa" kata ku.
aki rasa akan terjadi bencana lagi stelah 19 tahun ini.
"Dori, kemari" kata ku.
"Cherry, kk akan berbicara pada dori dulu" kata ku.
kami pun masuk ke kamar ku,
"Dori, kau memiliki sihir kan?" kata ku.
"Tentu saja kak" kata dori.
"Lindungi cherry, lindungi dia, aku Pernah berjanji dia tidak akan terluka, sementara kamu melindungi nya, aku juga akan melindungi nya dari belakang, aku akan berlatih mulai sekarang untuk jadi kuat" kata ku.
"Baik, saya akan melindungi dia, saya juga harus membalas kebaikan kalian" kata dori.
aku legah dengan apa yg dori kata kan. dengan begini aku juga tidak perlu ragu untuk keluar, dori pun berjanji akan melatih kekuatan nya walau dia masih kecil.
ke esok kan hari nya, aku bertanya pada chris ketika kami bertemu di hutan.
"Chris, tentang yg kemarin, ada apa?" tanya ku.
"Seperti nya mereka adalah penyihir biasa saja, tapi mereka terobsesi pada kekuatan dan kekuasaan, mereka mungkin ingin menghidup kan kembali tujuan para penyihir jahat yg kalah dulu, mereka mungkin ingin membuat peperangan lagi" kata chris.
"Kalau begitu, jika suatu hari akan ada perang. bawa aku juga, aku akan berlatih mulai sekarang, aku juga punya seseorang yg ingin aku lindungi, aku juga punya sebuah tujuan untuk keluarga ku" kata ku.
"baiklah tapi kau harus jadi kuat. dan Sebenarnya apa yg terjadi pada keluarga mu?" tanya chris
"Orang tua ku adalah penyelamat penyihir pada perang 19 tahun yg lalu" kata ku.
Chris terkejut.
"Jadi kau adalah anak dari ke dua penyihir itu? jadi ayah dan ibu mu adalah penyihir legenda yg hilang di peperangan pada sihir portal?" kata chris.
"Iyah, itu adalah aku, aku anak yg hilang dari ke dua penyihir itu, dan mereka adalah orang tua ku, pahlawan dunia sihir" kata ku.
"Astaga, aku sangat senang, aku senang sekali bisa bertemu dengan keturunan mereka" kata chris senang.
"Tapiii, kau sangat menyebalkan tau" kata chris.
"Huh, memang nya kenapa jika aku menyebal kan? kau juga bodoh tau" kata ku.
"Yah sudah lah tapi ingat yah, aku mau bilang, kalau besok aku juga akan membawa mu bertemu seseorang yg mungkin akan membantu perjalanan mu ini, orang yg sangat berguna untuk mu. sekalian untuk melatih mu" kata nya.
"Siapa?" tanya ku.
"Inti nya dia adalah orang yg sangat berhubungan baik pada orang tua mu" kata chris.
aku hanya kebingungan dengan chris itu, seperti nya juga akan membantu.
lagi pula aku juga perlu berlatih untuk meningkat kan kekuatan ku.
aku dan chris lanjut bercerita, dia penasaran tentang perjalanan ku hingga kemari, karena dia memang Belum Pernah bertemu dengan ku di sini.
"Ayo cerita kan tentang perjalanan mu kemari, ceperti nya Menyenang kan, kau pasti punya banyak petualangan kan" kata chris bersemangat.
.yah ampun, dia seperti seorang bocah yg bersemangat ingin mendengar cerita dongeng sebelum tidur.
karena melihat dia yg memohon dan bersemangat, aku pun bercerita tentang apa yg telah selama ini aku lalui untuk sampai di sini.
__ADS_1
aku juga sekaligus ingin curhat sesuatu kepada nya Tentang keluh kesah ku selama ini. jujur aku lelah pura pura kuat.