
ngomong ngomong....
"Hei, kenapa kita kembali ke pondok?" tanya ku.
"iyah, seperti nya kita tersesat" kata chris.
"Tidak Mungkin, aku hafal betul, ini adalah arah yg benar" kata guru.
kami sangat bingung, apa yg terjadi? kenapa kita bisa seperti ini?
"Tidak salah lagi, kita dalam pengaruh sihir" kata guru.
"Bagaimana bisa? siapa yg melakukan nya?" tanya ku.
"Entah lah, inti nya kita harus siaga" kata guru.
aku dan chris mengeluarkan senjata kami, aku merasa pusing karena merasa sekeliling ku berputar, tapi untung lah aku tidak pingsan.
"Kalau kamu tidak kuat beristirahat saja" kata chris.
"Jangan, jika salah 1 dari kita lengah, maka kita akan terpisah" kata guru.
kami pun berjalan, ketika berjalan tiba tiba aku terpisah dengan mereka, ada apa ini? guruu? di mana kalian?
lama aku berputar putar di hutan, tiba tiba ada suara memanggil ku, "Monica, monica," kata sosok itu.
dia adalah chris, dia menghampiri ku.
"Ikut lah dengan ku monica" kata chris.
aku hanya menurut dan berjalan, tiba tiba sosok itu berhenti, ketika dia berbalik padaku, aku langsung menikam nya dengan pedang ku.
"Apa? bagaimana kau?.. " kata sosok itu.
"Kau bukan dia, dia tidak pernah memanggil nama ku, lagi pula dia tidak pernah sopan dengan ku dari awal" kata ku.
"Hoo,,, jadi begitu, seperti nya kau cukup memahami kekasih mu itu" kata sosok itu.
"Siapa kau?" tanya ku, jujur aku merinding dengan nya, seperti hantu, pedang ku masih tertancap di tubuh nya dan dia masih bisa berbicara dengan ku, mengerikan.
"Aku adalah roh yg tadi bertarung dengan kekasih mu, seperti nya kau juga sekarang tidak punya kesempatan, kau akan mati sebagai makanan ku, seperti nya kekuatan mu juga bukan dari klan biasa" kata roh itu.
tidak, aku tidak akan kalah, aku akan melawan nya bagaimana pun cara nya.
seketika aku pun merasa tubuh ku ringan, aku bertarung seakan akan aku sudah mahir, aku tidak menyadari itu, aku hanya bertarung dan bertarung.
"Kau... akan membayar semua ini, kau menggunakan wujud nya untuk memperdaya diri ku, itu sama saja kau menghina nya, walau dia tidak pernah sopan pada ku, dia bukan orang jahat, dia selalu baik pada ku" kata ku.
aku menebas pedang ku ke arah makhluk itu, dan serangan terakhir ku aku menusuk nya tepat di jantung nya dan aku seperti menyalur kan kekuatan pada pedang ku, tiba tiba tubuh roh itu meledak seakan akan ada bom atom di dalam nya.
setelah itu aku pingsan dan tidak ingat apa apa.
ketika aku sadar, aku sedang di pikul oleh chris.
"enggg, kita sudah keluar dari sihir itu?" tanya ku.
"Hei, kau sudah bangun yah, tadi kami menemukan mu pingsan, apa yg terjadi" tanya chris.
"Aku bertemu roh terkutuk itu, dia menyeramkan mengingat nya saja membuat ku merinding" kata ku.
"Sebenarnya apa yg sudah kau lakukan?" tanya chris.
"Aku... entah lah, seketika aku merasa tubuh ku kuat, dan aku mengalah kan roh itu" kata ku.
"Apa yg membuat mu bisa seperti itu?" tanya chris.
aku tidak mungkin menjawab bahwa aku menjadi kuat karena mendapat inspirasi dari nya ketika mengingat nya bukan? dia akan mengejek ku dan salah sangka nanti...
"Aku, entah lah, mungkin kekuatan ku sudah akan keluar" kata ku.
"Benar, kekuatan seseorang keluar karena suatu tekanan dari ambisi, apa yg kau pikir kan sehingga memiliki ambisi itu?" tanya guru.
"Engggg, itu... aku tidak ingat" kata ku pura pura.
mereka hanya mengangguk saja.
setelah 2 hari Perjalanan tidak terjadi apa apa.
kami sampai di air terjun itu.
"wahhhh, pemandangan nya indah, sejuk" kata ku.
"Tentu saja, mari kita masuk" kata chris.
"Kenapa ada tempat tinggal di sini? bukan kah ini tempat terpencil?" tanya ku.
"Ini adalah bangunan yg khusus di buat untuk keluarga kerajaan jika ingin berkunjung kemari" kata chris.
aku hanya mengangguk dan kemudian masuk.
"Aku akan ke kamar ku, kamar mu di sana yah" kata chris.
"Baiklah" kata ku.
aku lalu menuju ke kamar ku. aku menyimpan barang barang ku dan keluar ke air terjun.
di air terjun aku melihat guru sedang bertapa.
__ADS_1
"Sebaik nya aku jangan mengganggu" kata ku.
tidak lama aku diam memperhatikan guru, dia pun bangun dan berkata.
"Baiklah, sekarang mari kita lakukan" kata guru.
"Baiklah, Pertama apa yg harus aku lakukan?" tanya ku.
"kemari, duduk di atas batu di bawah air terjun itu, hati hati Itu licin" kata guru.
"Sekarang duduk, tenang kan diri mu, rileks santai, dalam sekejap kau akan masuk ke alam bawah sadar mu" kata guru.
Aku menuruti kata kata guru, seketika aku sudah berada di sebuah ruangan yg putih, di sana aku melihat sosok perempuan. mungkin seumuran dengan ku.
aku berjalan mendekati nya, dan apa yg terjadi? ku lihat sosok itu sangat menyeram kan, di sekeliling nya terdapat aura yg sangat jahat, aura nya sangat kental. Marah, perih, pedih, dendam, sakit hati. semua ada di sana.
itu adalah aku, yah itu adalah sisi gelap ku.
"hei diri ku" sapa sosok itu.
"Kau, mengenal ku?" tanya ku.
"Tentu saja, aku hidup dalam diri mu" kata nya.
"Bagaimana kau bisa ada?" tanya ku.
"Aku ada karena rasa sakit, aku ada karena hal hal yg sangat menyakitkan yg menekan diri mu, kau... kau sungguh sangat tersiksa, tapi kau bahkan pura pura tegar, dan kau tau? aku muak dengan sifat sabar mu itu" kata nya.
"Kau adalah aku? tapi kau tidak seperti aku, kau jahat" kata ku.
"Aku tidak jahat, kau lah yg jahat kau naif, kau berpura pura kuat, dan kau menyimpan seluruh keluh kesah mu, dan akhir nya semua menumpuk pada ku, kau tau? aku lah yg seharus nya berkata kau jahat" kata sosok itu.
aku merasakan tekanan batin, selain itu di luar sana di alam nyata.
tubuh ku memberontak karena tekanan batin dari sisi gelap ku. meminta untuk di lepas kan. tapi aku tau jika aku lepas kan, mungkin akan berbahaya. aku menahan nya dan itu sakit sekali.
nyinggggggg........
suara nyaring, tiba tiba aku terbangun dan aku sudah berada di kamar ku.
"Guru? kenapa bisa begini?" tanya ku.
"Kau berteriak kesakitan, itu sebab nya aku membuat mu tertidur" kata guru.
"Apa yg terjadi pada mu?" tanya chris.
"sosok itu... dia, dia,,, dia jahat" kata ku.
"Sudah lah, nanti kita lanjut kan lagi, sekarang kau istirahat lah" kata guru.
yah tuhan, apa yg harus aku lakukan? aku tidak sanggup menghadapi nya. setiap kata yg sosok itu lontar kan rasa nya memang benar, aku naif & egois.
selama bertahun tahun aku hidup dengan rasa iri, sakit hati, seluruh emosi meluap dalam diri ku tapi tidak berani ku Lepas kan.
hingga mungkin itulah yg membentuk rasa sakit ku. itu lah semua rasa sakit ku yg berubah menjadi kejahatan.
malam nya aku tidak bisa tidur, di dalam mimpi aku bertemu dengan nya.
"Hei, kau berkunjung lagi, ada apa? ada yg tak bisa kau selesai kan?" tanya nya.
"Aku... aku ingin mengajak mu berdamai" kata ku.
"Berdamai? hahhahaha? kau ini, kau kira semua masalah bisa selesai, walau pun aku berdamai dengan mu, bagaimana dengan rasa sakit ku? apa kau mau menanggung nya?" kata diri ku itu.
aku terdiam, dia memang benar aku cukup egois, ingin melakukan sesuatu tapi aku juga tidak memikir kan apa yg kan terjadi.
aku pun terbangun dan segera bersiap siap, kami sarapan dan langsung menuju air terjun itu.
"Baiklah, hari ini kita tidak akan melakukan pertapaan untuk alam bawah sadar, kita akan melatih kekuatan kali ini, monica, lakukan seperti yg kemarin kamu lakukan" kata guru.
Aku menurut dan mencoba untuk ber aksi seperti kemarin, tapi aku malah tidak bisa.
"Ahhhhh... guru aku tidak bisa" kata ku.
"Pikirkan hal yg menyenang kan, hal yg Membuat mu bersemangat" kata guru.
"Aku, aku, aku... sulit" kata ku.
"Kenapa sulit?" tanya guru.
karena ada dia, kata hati ku.
"Huh, entah lah, itu karena chris memperhatikan ku" kata ku.
"Apa? ada apa ini? kenapa aku?" kata chris.
"Yah kau, kau menatap ku seakan akan meledek ku" kata ku.
"Baiklah nona, kau tidak ingin di tatap, baiklah aku tidak akan menatap mu, aku akan menutup mata ku sekarang, kau puas?" kata chris.
"Yah yah, aku puas" kata ku.
aku berlatih, berusaha untuk melakukan hal yg kemarin, tapi sulit.
"Sudah tidak usah paksa kan, kita latihan fisik saja, sekarang ambil pedang mu" kata guru.
"Baiklah," aku pergi mengambil pedang ku dan kembali.
__ADS_1
"Kau lawan lah chris" kata guru.
"Baik, guru" kata ku. memang aku ingin sekali menonjok nya saat ini.
Tapi apa yg terjadi? dia mampu menghindari serangan ku, aku cukup kesal akhir nya aku mencoba menyerang lagi.
lagi lagi dan lagi aku menyerang hasil nya tetap sama, apa yg terjadi? ini bukan Seperti chris.
"Cukup, monica kau harus fokus" kata guru.
"Baik guru, aku tau" kataku.
"Hei? kau mau tau cara yg cemerlang membangkit kan kekuatan? pikir kan orang yg kau cintai, orang yg membuat mu bersemangat, itu akan membuat mu bahagia dan ber energi" kata chris.
"Kau pernah mencoba nya?" tanya ku.
"Yah, aku pernah melakukan nya" kata chris.
"Siapa orang yg kau cintai, siapa orang yg membuat mu bahagia" tanya ku.
"Orang itu... sudah tidak usah di bicara kan lagi" kata chris.
"Dia perempuan?" tanya ku.
"iyah, dia perempuan yg baik" kata chris.
entah kenapa mendengar chris berkata selerti itu aku merasa kecewa dan sakit hati. perih sekali...
ada apa ini? ah sudah lah aku Mungkin cemburu karena chris akrab dengan perempuan lain, yah cemburu sebagai teman.
"Guru, apakah orang tua ku pernah berkata sesuatu tentang ku?" tanya ku.
"mereka bilang, jika aku memiliki seorang anak perempuan maka aku akan berlatih dengan nya setiap hari, kata ayah mu, tapi ibu mu membantah dan bilang, jika dia mengikuti jejak mu, dia akan menjadi seorang yg sangat jahil" kata guru.
aku tertawa.
"Yahhh, itu lah sebab nya sekarang dia memang benar benar jahil dan menyebal kan" kata chris.
"Malam ini aku tidak akan masak enak untuk mu" kata ku.
"heiiii, jangan begitu, aku seorang pangeran butuh tenaga untuk menghadapi mu" kata chris.
dasar chris dia seperti yak menyesal sama sekali, dia malah bertambah mengganggu ku.
jujur aku ingin mengulangi kembali pertaruangan tadi agar aku bisa menonjok nya.
"Baiklah, aku ingin mandi" kata ku.
"Emmm, nyonya jahat.. " kata chris.
"hei pangeran payah, berhenti mengagnggu ku" kata ku memotong ucapan chris.
"seperti nya, menstruasi mu turun" kata chris.
"Apaaaa? jangan lihat" aku pun melempar chris dengan botol minuman ku. mungkin memang sakit tapi itu refleks aku lakukan.
dan guru juga untung nya sudah pergi. dan aku segera mengurus datang bulan ku.
"Aduhhhh, hei nyonya bukan nya berterima kasih kau malah melempar ku hingga kepala ku sakit dan bengkak" kata chris.
"Hihihi maaf, sini aku obati" kata ku.
aku merasa bersalah jadi aku mengobati nya dengan sihir ku, beruntung aku membawa obat yg ku racik untuk memar atau luka sebelum berangkat pergi.
Aku meniup niup kepala chris yg benjol, dia merasa cukup kesakitan memang, apa lagi aku melempar nya dengan botol yg terbuat dari bambu.
"Kau tau? aku lebih suka di tusuk dengan pedang di banding kan wajah tampan ku di rusak" kata chris.
"Berhenti memuji diri mu, itu menggeli kan" kata ku.
"Huh, sebagai ganti nya kau harus memasak makanan enak untuk ku" kata chris.
"Tidak, aku akan mengajari mu memasak saja" kata ku.
"Tidak, kau yg harus memasak, mengerti? jika tidak aku akan marah dan tidak mau mengganggu mu lagi" kata chris.
mendengar kata kata nya aku merasa takut, aku takut di jauhi oleh nya dan mungkin dia akan melupakan ku, karena jujur ini pertama kali aku berteman dengan seseorang dan aku merasa nyaman.
"Baiklah, kau pangeran yg bawel, kau itu sudah besar tau" kata ku.
chris hanya memajukan bibir nya memasang wajah cemberut nya.
"Ehem, bisa kah monica kau masak sekarang? seperti nya aku lapar" kata guru yg tiba tiba muncul.
"Em, ah, iya tentu guru" kata ku.
"Ini, selanjut nya oles saja sendiri dan obati sendiri, jangan manja, itu menggeli kan" kata ku.
"Huh, dasar jahat" kata chris.
baiklah, hari itu aku memasak rusa yg di buru oleh chris ketika aku bertapa untuk menuju alam bawah sadar ku. ketika aku bertapa dia pergi berburu. dan dia mendapat kan rusa.
aku mulai merebus air, aku ingin menbuat sup daging rusa.
"Huh dasar chris, dia selalu ingin aku memasak, memang nya dia kira aku siapa? istri nya? huaaaa kenapa aku berpikir begitu, huh dasar chris" keluh ku.
tiba tiba aku terpikir sebuah ide, yg mungkin akan memberi kan sedikit pelajaran pada nya, senyum licik ku terbentuk.
__ADS_1