
Setelah pertarungan panjang, Eko dan sang Vampire itu telah sepenuhnya kelelahan dan bahkan hampir tidak bisa bergerak, lalu Un turun dengan mengenakan pakaian Style petualangnya menuju kedepan Eko dan dengan berdiri tegap Un berbisik,
'Skill Ice Arrow'
SHUUUTTTTT, Es itu dengan cepat melesat dan menghujam kedalam tubuh sang vampir, lalu Un menggenggam tangannya dan seketika pula Es yang menancap itu meledakkan dirinya hingga tak ada yang tersisa dari sang vampire melainkan hanya darah saja.
Eko dengan sedikit kesal terhadap Un berkata,
"terima kasih karna telah membunuh mangsa yang sudah kubuat lemah tersebut",
dengan wajah dinginnya Un berkata,
"berhenti berpura-pura lemah, kau hanya menurunkan levelmu dan menyamai level musuhmu agar pertarungan itu menjadi sedikit seru bukan ?",
"hoh, jadi kau mengetahuinya, yah sepertinya aku tidak bisa lagi untuk berakting cedera luka parah", Ucap Eko sambil berdiri tegak dengan mengembalikan levelnya seperti semula.
"mari kita pergi melihat pertarungan Green, sepertinya akan seru", (Un)
"haaah, baiklah baiklah", (Eko)
...........
Dimedan perang pasukan Golden dan pasukan Green mulai saling menyerang dengan gagahnya, pertarungan berlangsung secara seimbang, namun Green mengeluarkan skill unik miliknya yaitu,
'Amukan'
Sontak seluruh pasukan dibawah kepemimpinannya mulai mengamuk dan semua kekuatan pasukannya meningkat dengan pesat, hal ini sangat tidak menguntungkan pasukan golden yang telah kehabisan tenaga, dan seiring waktu pasukan golden habis tanpa sisa.
sang pangeran golden itu membuka topengnya dan menghancurkan setengah pasukan milik Green dengan ultimate skill miliknya yaitu,
"skill pemusnah 50% pasukan",
syarat pengggunaan skill ini dipenuhi karna sang pangeran itu hanya sendirian diantara seluruh pasukan musuh.
Green memerintahkan para mage menembakkan api,
"SERAAAANG MAKHLUK EMAS ITU !!",
secara cepat ledakan besar beruntun mengenai pangeran tersebut, namun pangeran emas itu hanya tersenyum karna api tak berefek sama sekali dengan tubuh miliknya.
__ADS_1
"hohoho, lihat betapa arogannya dirinya", (Eko)
"aku sangat kesal karna prajuritku mati sia-sia", (Un)
lalu Un mengangkat tangannya dan berbisik,
'bangkitlah'
"oy oy oy, jangan bilang kau bisa membangkitkan yang telah mati", (Eko)
dan dugaan eko ternyata benar, tidak hanya seratus atau dua ratus, semua prajurit yang mati dalam perang semua nya kembali hidup.
Eko yang berkeringat mulai berucap,
"ini sangat nge cheat kau tau, aku tak tau harus berkata apa",
"hahaha, tenanglah teman kita bukan musuh kau tau", (Un)
"haaah, aku bisa gila jika bertarung dengan mu dulu kalau kamu sekuat sekarang", (Eko)
"hahaha jangan memujiku nanti aku bisa sombong", (Un)
.........
kembali kepertarungan, Sang pangeran yang cemas melihat prajurit ogre yang mati telah hidup kembali, sang pangeran itu kabur menggunakan portal miliknya dan Eko yang emosi berteriak,
Un yang mendengar kekesalan temannya lalu berkata,
"hahaha, sudahlah lagi pula kita tak mengetahui sekuat apa musuh diluar sana, jadi akan berbahaya bila kita mengambil langkah tergesa-gesa, akan lebih baik kalau kita bermain dibalik layar sembari berpura-pura menjadi negara yang kelelahan karna invasi penjajah", (Un)
*********
medan perang Black vs Silver,
setelah istirahat yang cukup, helljing memberi sinyal pada jendral crono untuk melanjutkan perjalanan menuju medan peperangan diwilayah duke kerajaan silver, disana telah berbaris pasukan kerajaan Silver yang nampak sangat gagah dan kuat, para Elite terbaik mereka di kerahkan menuju arah wilayah duke, dan pada saat yang bersamaaan para pasukan Black menyiapkan formasi bertarung milik mereka.
Medan perang akhirnya mulai disore hari dengan langit kemerahan dan tiap detiknya mulai menggelapkan bumi, seorang ksatria silver yang sangat kuat datang mendekat, ia menyerang dan menghabisi puluhan pasukan Black dan setelah cukup banyak korban sang ksatria itupun lalu terpental sangat jauh akibat tembakan sihir dari salah satu kepala penyihir dari kerajaan Black.
pertempuran pun dimulai, kedua pasukan saling menjatuhkan hingga malam pun tiba, pertarungan menjadi sedikit sulit hingga kedua negara tersebut perlahan menarik dirinya masing-masing, namun hal itu dimanfaatkan oleh jendral silver yang mendekat ke arah pasukan Black untuk membunuh setidaknya belasan Elite pasukan Black tersebut dan....
DOOM DOOOM DOOM,
__ADS_1
kecepatan serangan itu meledakkan belasan pasukan Elite terkuat dari kerajaan Black, dengan kecepatannya ia langsung mundur seperti bayangan yang menghilang ditengah rembulan.
pertarungan hari pertama berakhir dengan kekalahan bagi pasukan Black, sang jendral kesal dan Moral pasukan telah turun, crono mulai berbicara kepada helljing,
"apa apaan ini, bukankah kau akan membantu ?, apa kau sedang menipu kami ?",
dengan santai sambil menghirup teh helljing berkata,
"apakah kau bodoh ?, bukankah kau jendralnya ?, aku hanya membantu menghancurkan tembok dan mengalahkan griffin, begitulah perjanjiannya",
sontak crono terdiam dan merasa bahwa dirinya sangatlah bodoh, mengandalkan orang lain karna dialah yang merupakan jendralnya, bukan helljing.
Merasa akan kebodohannya Crono mulai bertekad untuk memenangkan perang di hari esok, dan setelahbia keluar dari tenda pada pukul 5 pagi ia melihat banyak pasukannya yang dibantai oleh asassin dari kerajaan silver.
Crono yang marah mulai menembakkan tembakan api bertubi-tubi kearah asassin tersebut hingga ia terpental dan terbakar dibeberapa bagian tubuhnya, saat sang asassin tersebut hendak kabur tiba-tiba sang asaasin tersebut tergeletak ditanah dengan kepala yang diinjak heljing,
"dia adalah anggota pasukan griffin, jadi ini tugasku untul mematahkan seluruh bagian tubuhnya", (Helljing)
KRRAATAAK, KRAAATAK
AKKKKKHHHHHHHH !!!!!!!
begitulah jeritan dari asassin bodoh itu akibat siksaan helljing, setelah sedikit bosan bermain dengan assasin itu helljing melemparkannya kepada Crono untuk dieksekusi.
......
pagi telah kembali, sebuah kepala di atas tongkat panjang ditancapkan di tengah medan perang, semua prajurit silver tanpak kesal dan penuh dengan emosi, Crono tersenyum mengejek dari kejauhan, walaupun ia kehilangan cukup banyak Elite, tapi kehilangan pasukan paling istimewa bagi silver juga suatu pukulan yang berat.
Semua prajurit silver maju berperang namun Crono menarik mundur pasukannya, dan meninggalkan medan perang, tentu saja pasukan Silver juga mulai mundur tapi,..
'skill ledakan api' (helljing)
meledaklah tembok pertahanan wilayah duke tersebut oleh helljing, kekacauan formasi muauh dimanfaatkan oleh crono dengan mengirim master mage milik mereka untuk membumi hanguskan prajurit silver sebanyak mungkin.
merasa di rugikan para silver itu menghentikan peperangan dihari kedua bahkan sebelum sore hari datang sedangkan Crono tetap diam diposisinya dan tidak mau menyerang kastil yang telah berlubang tersebut, hal tersebut membuat jendral silver itu murka,
"sialan, apa mereka tidak mau maju padahal ini kesempatan mereka", (gema at kursi/jendral silver)
"mereka sepertinya mengetahui jebakan didepan gerbang tuan", (hexos/ kapten pasukan silver)
"Cih, bangs*t itu rupanya cukup cerdas, pqdahal dihari pertama ia cukup bodoh", (gema)
__ADS_1
perang hari keduapun akhirnya berakhir begitulah menurut crono, tapi.....