
Asep, Alan, Diaz, Denis, Dimas, dan Eko adalah player yang menciptakan Guild bernama Underworld City, Mereka bukanlah guild yang besar karna hanya terdiri dari 6 orang, Asep adalah ketuanya, dan Alan sebagai wakilnya, walaupun mereka bukan guild yang besar tapi mereka berada diperingkat 5 sebagai guild terhebat dalam game Underworld dan bahkan banyak mengalahkan guild besar yang berada di game tersebut.
Ini cerita pada saat Event terakhir sebelum penutupan game, Event ini melawan seekor naga hitam berkepala dua,
Asep sang Warior bersama NPC ciptaannya bernama Green berjob warrior menebas kaki dari sang naga,
Alan dengan Helljing yang menjadi tanker mengeluarkan Ultimate black fire membakar sayap naga agar tidak terbang, lalu iya berkata,
"Giliranmu denis",
Denis sang arcer menaiki NPC Drago sang penyihir mulai menembakkan panah dewa yang dibalut oleh sihir angin milik drago menancap dimata sang naga hitam,
naga itu sempat ingin kabur melarikan diri namun diaz dan npc nya Lizariski sang assasin menghentikannya laju kecepatan naga hitam itu dengan memotong satu kaki naga tersebut, Naga hitam itu mengamuk dan memukul asep dengan ekornya.
Asep terpental dan kehilangan 30% dari hp nya, Kemudian dimas sang tanker mengeluarkan skill Fokus, dan membuat naga hitam tersebut mau tidak mau harus menyerang dimas Lalu dimas dibantu npc nya Braga sang Fighter dengan cara menggigit seluruh tubuh naga hitam itu dengan kesembilan kepalanya kemudian Eko dan NPC nya Wolferdi sang Berseker berkata,
"Ini giliran kita, ayo kita selesaikan dengan ramah",
Eko dan wolferdi memasuki mode berseker dan dengan ramahnya menyerang musuhnya secara brutal hingga mencabik-cabiknya sampai menjadi seperti daging cincang, lalu Asep berkata,
"Kemenangan untuk kita, kita menjadi Guild pertama yang mengalahkan naga ini dan menjadi terakhir kalinya kita bermain game ini, semoga beruntung dikehidupan nyata",
setelah itu mereka mengepalkan tangan dan menaikkan nya keatas dan berbicara serempak,
"hidup Underworld",
..........
Mereka berkumpul kembali ke Guild istana kematian milik mereka dan mulai memasuki peti mati pahlawan yang telah mereka buat di dalam kastil, lalu mereka berpisah dalam bentuk mayat yang tersenyum dalam peti mati, Semua npc ciptaan mereka memasuki peti mati yang telah disiapkannya, Kecuali Helljing yang berdiri dengan bentuk anjing neraka dengan gagahnya menemani Alan.
Lalu Alan berkata,
"Mengapa mereka menutup game ini, mengapa teman seperjuanganku Meninggalkan Game ini dengan mudahnya dan bahkan tanpa penyesalan,",
Alan yang kala itu marah mengeluarkan 1000 Undeadnya untuk membunuh seluruh NPC yang berada di daratan Underworld, setelah memberi perintah tersebut Alan mulai duduk di atas gunung sambil berkata,
__ADS_1
"Aku akan menunggu disini sampai servernya tutup dan aku nantinya akan dikeluarkan otomatis dari dalam game",
tak lama berselang Alan menjadi tiba-tiba mengantuk lalu akhirnya tertidur, hanya sebentar baginya itu tertidur, tidak sampai 3 menit lalu alan terbangun dan dunia game tersebut bukanlah game yang dia kenal dulu, ini seperti Dunia kenyataan dan Dunia baru ini masih bisa kita sebut dengan UNDERWORLD.
......
Alan terbangun dari tidurnya dan iya berkata,
"Ternyata aku hanya bermimpi, mimpi yang hanya menjadi kenangan",
Tak lama berselang terdengar langkah kaki yang tidak asing mulai mengetuk pintu yang berada di depan singgasana Alan, dan suara itu berkata,
"Ini saya helljing tuan, bolehkah saya masuk? ",
mendengar suara itu alan membuka kan pintu dengan sihir penggerak benda miliknya, masuklah helljing dan Braga dalam bentuk manusia lalu membungkukkan badan mereka dihadapan sang penguasa mutlak.
Kemudian Alan berkata,
"bangunlah, Lama tidak bertemu Braga, mengapa kamu tidak berada di peti mati dan mengapa kamu bisa disegel disana? ",
dengan nada yang sopan braga menjawab,
"hmmm, rupanya begitu, lalu bagaimana kamu bisa dikurung oleh kerajaan tersebut ? ",
ucap Alan
"Pada saat saya terbawa nafsu membunuh dan membumi hanguskan daratan datanglah sekumpulan NPC ciptaan Guild peringkat datang menyerangku, banyak yang telah saya bunuh dan sisanya menyegel saya dengan cara mengorbankan kehidupan mereka", jawab Braga
"Lalu ada berapa total musuhmu dan berapa yang engkau bunuh braga? ", Tanya Alan
"maafkan saya yang mulia Un, saya hanya bisa membunuh sedikit, total dari mereka berjumlah sekitar 4000 orang dengan kisaran level 120-180, sekali lagi maaf tuanku, saya hanya bisa membunuh sebanyak 1869 orang, bila dihitung dengan yang menyegel saya totalnya mencapai 2544 orang yang mulia raja un", jawab Braga dengan sedikit ketakutan akan amarah yang mulia raja Un.
Dengan kaget Un berkata dalam hatinya,
"membunuh sebanyak itu dibilang sedikit, dasar gila",
lalu Un berkata pada braga,
__ADS_1
"ehm, jdi begitu ya ceritanya, lalu kemanakah perginya sisa-sisa NPC itu pergi Braga?",
"maafkan hamba yang mulia, yang saya tau mereka yang tersisa mencoba menghentikan Green dan drago yang mencoba menyelamatkan saya", ucap Braga
dengan penasaran Un bertanya kembali pada braga,
"ini pertanyaan terakhir braga, aku tidak melihat peti mati milik Asep dan Eko, dimana peti mati keduanya",
"sekali lagi maafkan hamba, yang saya tau sebelum tuan pergi bersama helljing yang menjaga markas adalah Green, sedangkan lizariski dan wolferdi telah memasuki mode tidur", ucap braga
"jika seperti itu maka kita harus menyusun rencana untuk membebaskan Green, kita tidak boleh gegabah, siapa tau masih tersisa beberapa NPC kuat dan players tersembunyi lainnya", ucap Un
dengan serempak semua NPC menjawab,
"siap Tuan",
*******
Di sisi lain, negara Federasi memulai persiapan untuk menginvasi kerajaan kecil yang berdampingan dengan kerajaan Kastil kematian milik Un, dan sang jendral perang alvons berkata pada rajanya,
"yang mulia persiapan telah selesai, sekiranya kapan kita akan menyerang negara bunga persik ini?",
lalu sang raja Herdi Alex ferguso pun berkata,
"setelah istirahat besok, lusa nanti kita akan menyerbu kerajaan sampah itu, lalu setelahnya kita akan merebut kerajaan baru yang di akui oleh negara 3 ras tersebut, kastil kematian kah namanya?, lucu sekali",
dan sang jendral pun berkata,
"hahaha, tenang saja yang mulia, kerajaan kecil itu memanglah lemah namun wilayahnya yang berluas lebih dari 70% dengan luas negara kita itu pasti sangat menguntungkan",
"kau benar alvons, raja Vampire itu mana berani membantu di saat siang hari, lagi pula mereka tidak berani memasuki hutan tersebut, entah kekonyolan apa sampai mereka tidak memanfaatkan tanas yang begitu luas sehingga memberikannya kepada anak kecil yang baru lahir", ucap Raja herdi
"anda benar yang mulia, mari kita tahlukkan benua ini", ucap alvons
sang raja dengan wajah jahatnya berkata,
__ADS_1
"KITA HANCURKAN KERAJAAN KASTIL KEMATIAN BODOH ITU",