Penyihir Gila

Penyihir Gila
Membangun Kota


__ADS_3

"kalian semua telah berkumpul? ", ucap Un


"Semua telah berkumpul yang mulia, kecuali helljing yang bertugas membangun perumahan NPC", ucap wolferdi,


"baguslah, lalu bagaimana situasi diluar hutan kematian Lizariski? ", ucap Un


"situasi berjalan lancar tuan, namun sepertinya kerajaan Federasi ingin menginvasi negara kita", ucap lizariski,


dengan meminta izin berbicara pada yang mulia Un, akhirnya braga berkata pada lizariski,


"apakah kamu tidak tau maksud dari membuat pemukiman bagi NPC seperti kita ?, tujuan yang mulia perintahkan memiliki 3 keuntungan, benarkan yang mulia? ",


dalam hati Un berkata,


"apaaaaa?, ada keuntungannya, bahkan satu pun aku tak tau",


lalu dengan berpura-pura cerdas Un berkata,


"beri tau kepada mereka braga, semua maksud yang kau ketahui itu, bicaralah",


Braga yang dalam posisi membungkuk akhirnya berdiri dan berkata,


"Tujuan yang mulia ini sangat memikirkan jauh kedepan, maksud dari membangun pemukiman bukan hanya untuk menjadi tempat tinggal kita, 3 keuntungan masa depan yang mulia maksud adalah,


pertama, yang mulia ingin menciptakan kota dalam hutan agar semua penyusup kesulitan dalam menemukan lokasi kastil milik yang mulia,


kedua, membangun kota juga merupakan pemasangan jebakan untuk para musuh yang nanti akan menginvasi kerajaan milik Raja Un kita,


dan yang terakhir, hal ini dilakukan sebagai uji coba dalam menata sebuah negara yang kelak semuanya akan diinvasi oleh yang mulia, benarkan yang mukia raja Un? ",


"luar biasa braga, aku tak menyangka kau menyadari maksud dari tujuanku", ucap un dan dalam hati ia berkata, "aku hanya asal-asalan saja bagaimana mungkin aku memikirkan sejauh itu",


dengan takjub wolferdi berkata, " yang mulia memang cerdas, hamba yang hanya serangga ini mana bisa menebak maksud tersembunyi milik yang mulia",


kemudian lizariski juga berkata,


"penguasa agung memang hebat, Tuan memang layak menjadi penguasa dunia",


Un yang kaget dengan ucapan braga yang luar biasa akhirnya berkata,


"braga bantulah Helljing membangun kota, dan laksanankan semua rencana yang telah kau ketahui tentang maksud membangun kota ini",


dengan senang braga berkata,


"baik yang mulia",


*********


3 hari kemudian,


__ADS_1


helljing yang membangun perumahan mulai menata kota kecil itu dengan bantuan para goblin, yang rata-rata berlevel 40, sedangankan para Taurus yang berlevel 80 keatas menebang pepohonan, para lizarmend yang rata-rata berlevel 120 keatas bertugas memasang perangkap dan menahlukan para npc yang bersembunyi agar tunduk mengikuti perintah tuan Underworld.



Dilain sisi para Dryad yang mengawasi hutan membuat laporan kepada Un dengan telepati,


"lapor tuan Un, pasukan federasi berhasil menahluk kan kerajaan bunga persik, mereka hanya kehilangan 2000 prajurit, jumlah prajurit yang mendekati kerajaan kita berjumlah 12.000 pasukan dengan rata-rata berlevel 21, sedangkan untuk pemimpinnya rata-rata berlevel 33",


"terima kasih laporannya para dryad", ucap un


lalu Un memanggil Helljing dan Braga dengan telepati untuk menghadapnya kedalam kastil, tak butuh waktu lama akhirnya keduanya datang menggunakan skill telportasi milik Un lalu sang Raja Un itu berkata,


"bagaimana dengan pemukiman pengalihan helljing? ",


"maaf yang mulia, namun persiapannya telah selesai 90%", ucap helljing,


"lalu, bagaimana dengan jebakan yang kamu buat braga? ", tanya Un


"Maaf sebelumnya yang mulia, namun jebakan kita hampir rampung, sebelum mereka sampai di kerajaan kita, jebakan pasti telah siap", Ucap braga.


"Bagus-bagus mari kita tunjukkan apa itu kematian yang menyeramkan, dan juga tubuh dari mayat mereka bagikan kepada pasukan kita, dan katakan mayat yang dibunuh adalah milik mereka yang berhasil memungutnya", ucap Un


dengan senang wolferdi berkata,


"apakah benar yang mulia, kalau begitu saya akan membuhun semuanya",


"tidak boleh braga, kalian para petinggi hanya boleh membunuh pemimpin pasukan saja, jika semuanya kamu bunuh lalu akan ada yang namanya iri hati di pasukan kita",


"Tidak apa-apa, mari kita lihat, sepertinya mereka telah sampai di hutan", ucap Un


*********


disisi lain, pasukan negara federasi,


Jendral alvons akhirnya sampai di hutan kematian, hutan yang dilihatnya adalah rawa-rawa dengan pemangdangan sebuah istana besar ditengah-tengah hutan, lalu alvons menggunakan mata elangnya untuk melihat siapa yang berdiri di sebuah jendela di atas istana tersebut, dengan mata yang membesar dia melihat seorang anak berumur 15 tahun dengan mahkota di atas kepalanya mengejek menggunakan lidahnya.


dengan geram alvons berkata dalam hatinya,


"Awas saja kau bocah tengik",


wakil jendral lepe berkata pada alvons,


" kapal-kapal kecil telah siap untuk memasuki rawa",


"Bagus, saatnya kita masuk dengan membagi menjadi 3 kelompok yang beranggotakan 4000 orang", ucap alvons


dengan segera para prajurik memasuki hutan kematian dengan berubah menjadi tiga kelompok,



mereka memasuki hutan lewat daratan dan terkejut dengan kabut yang menutupi seluruh hutan lalu pemimpin regu pertama alvons berkata,

__ADS_1


" mendekat dan buat formasi melingkar untuk saling berjaga",


setelah melihat kebelakang pasukan berjumlah 4000 yang dia pimpin terpencar hingga menyisakan lebih kurang 900 pasukan, dengan gemetar ketakutan iya mulai menghentikan prajuritnya dan membuat benteng kecil dengan formasi bertahan maju secara perlahan.



Disisi lain pasukan kedua yang dipimpin oleh lepe sang wakil jendral masuk melalui rawa dan mengalami hal serupa, pasukannya tiba-tiba hilang sepenuhnya dan hanya menyisakan 400 prajurit dengan 170 kapal kecil yang terus berjalan hingga para lizardmen keluar dan mendekati mereka,



KRAAAAAAA, KRAAAAAA


teriakan manusia dan lizardmen yang saling menyerang, para manusia yang sulit bergerak di rawa hanya bertahan di atas perahunya, sedangkan para lizardmen berenang menyerang mereka dengan mudahnya.


TRIIIIINGG, ZHHRAAAASSS,


tebasan demi tebasan membunuh semua prajurit musuh dengan begitu mudahnya akibat perbedaan level yang begitu jauh.


*****



perahu-perahu kecil yang terpisah banyak dimakan oleh lizardmen berukuran raksasa yang berkamuflase menjadi cabang pohon, dan beberapa diserang menggunakan tombak yang sangat tajam.



Perahu kecil dan beberapa kapal kecil yang terpisah diserang oleh para putri duyung ciptaan Un, putri-putri itu menenggelamkan perahu kecil dan melubangi kapal kecik dengan jari jemarinya, lepe sang wakik kapten akhirnya berhasil kabur menggunakan perahu kecil dan menemukan sebuah gua dengan tengkorak kepala yang sangat besar tergeletak di atas tanah lalu naik ia ketepian sungai,



begitu naik dengan wajah cemas dan ketakutan lepe berjalan perlahan namun pasti dan akhirnya menemukan pasukan yang dipimpin oleh alvons,


"ada apa dengan pasukanmu? ", tanya alvons


dan dengan gemetar lepe menjawab,


"Mustahil tuan, hanya dengan pasukan kecil mereka bisa mengalahkan 900 lebih pasukan, mereke berada di level yang berbeda",


dengan ketakutan alvons bertanya,


"berapa level mereka yang kamu lihat",


dengan bergetar lepe menjawab,


"mereka diatas level 80",


alvons yang mendengar fakta tersebut tiba-tiba terduduk lemas dan kehilangan niat bertarungnya, lalu iya berkata,


"kita telah salah, kita telah memasuki tempat iblis, kita harua cepat keluar",


dengan sangat ketakutan alvons memimpin pasukannya untuk mundur, mereka berlari dengan tergesa-gesa didalam kabut yang sangat tebal, Namun tak bertemu jalan untuk kembali, hingga akhirnya..

__ADS_1


"Apa kabar Tuan-tuan? ", ucap Wolferdi


__ADS_2