Perempuan Mandiri Adalah Pacarku

Perempuan Mandiri Adalah Pacarku
GARA-GARA REM BLONG


__ADS_3

" Nah di depan belok ya kaka ipar" Ucap Cacha sok manis.


"Baiklah" jawab Yuda singkat.


" Loh loh loh kok gak berhenti?" Ucap Yunita.


"Ada apa ini?, sepertinya rem nya blong" Ucap Yuda sambil terus menginjak-injak rem mobil yang sayangnya tidak berfungsi.


"Apa!!!" Ucap Yunita dan Cacha bersamaan.


" Kok bisa si kaka ipar? gimana dong aku gak mau meninggal sekarang kasian bapak sendirian kalau gak ada Cacha" Ucap Cacha so panik.


"Gimana dong lagian kamu kalau mau nyewa mobil yang beneran dikit bisa gak sih, jangan yang rusak begini" Ucap Yunita tak kalah panik.


" Kalian jangan berisik lebih baik cari solusi supa kita semua bisa selamat, sebentar lagi kita masuk jalan besar akan lebih banyak kendaraannya " Ucap Yuda yang tak kalah panik juga masalaahnya bukan hanya nyawa dirinya yang terancam, tetapi semua orabg yang berada di dalam mobil.


" Iya juga si, terus gimana dong, Cha gimana nih?" Ucap Yunita kepada Cacha.


" Lah kok kak Yunita malah nanya Cacha? emm.. aha gimana kalau kita loncat aja dari mobil kaya di film-film" Jawab Cacha.


"Gak ada cara lain apa? kalau di film-film udah di jamin selamat, lah ini belum tentu selamat " Ucap Yunita.


" Kita harus yakin kak, udah jangan kebanyakan nanya keburu nabrak nih mobil, ayo kak pegang tangan Cacha, kaka ipar nanti nyusul ya" Ucap Cacha sambil membuka pintu mobil dan bersiap untuk loncat.


" Gak mau takut Cha" Jawab Yunita.


" Aahhh kak Yunita kelamaan, ya udah Cacha duluan yang loncat, dahh kak Yunita" Jawab Cacha sambil meloncat dari dalam mobil, Yunita yang melihat adegan itupun langsung panik.


"Cacha!!!" Ucap Yunita yang langsung melihat ke belakang, dan betapa terkejutnya dirinya, ternyata Cacha mendarat sangat mulus ia yakin Cacha gak bakal terluka, pasalnya Cacha jatuh di atas kasur yang sedang di jemur, beruntung sekali anak itu dan pada akhirnya Yunitapun menyesal karena tidak menuruti perkataan Cacha.


"Duh oon banget si kamu Yunita, kenapa tadi gak ikut aja, si Cacha lagi pantesan mau loncat dari mobil ternyata dia udag tau bakal mendarat dengan selamat" gumam Yunita.


"Gimana dong aku belum mau mati " Ucap Yunita.


" Hanya ada satu cara supaya bisa menghentikan mobil ini" jawab Yuda.

__ADS_1


" Apa? ".


" Aku harus menabrakan mobil ini ke pohon yang ada di depan, daripada lurus terus takutnya ada korban lagi " jawab Yuda.


"Apa!! itu mah sama aja nabrakin diri, hu.. sepertinya ini memang ajalku hikss, selamat tinggal keluargaku tercinta nanti aku akan datang ke mimpi kalian" Ucap Yunita asal, dan pada akhirnya Yunitapun hanya bisa pasrah dan menutup matanya ia sudah tidak sanggup lagi untuk melihat.


Sedangkan Yuda segera melepaskan sabuk pengaman dan pindah ke kursi belakang setelah memastikan kalau mobil yang di kendarainya akan menabrak pohon, sedangkan Yunita masih tetap di posisinya yang masih menutup matanya sampai dirinya merasakan ada yang memegang pergelangan tangannya dan menariknya.


"Aaa..!!!" teriak Yunita.


Yuda menarik Yunita keluar dari mobil bersamaan, merekapun berguling secara bersamaan ke pinggir jalan dengan posisi Yunita berada di atas tubub Yuda yang memeluk tubuh Yunita, dan posisi tersebut bergiliran sampai akhirnya.


Cup.


Yuda yang berada di atas tubuh Yunita tidak sengaja mencium bibir Yunita, sontak Yunitapun membuka matanya terkejut, seketika hening beberapa detik.


" Upss aku gak liat, aku gak liat" Ucap gadis kecil yang tak lain adalah Cacha, entah dari mana anak kecil tersebut muncul tiba-tiba sudah ada di dekat mereka saja, merasa ada yang berbicara Yunita dan Yudapun tersadar dan segera bangkit dari posisinya.


"Astagfirullah, eh mas jangan ngambil kesempatan dalam kesempitan dong" Ucap Yunita kesal.


" Maaf saya tidak sengaja, tadi saya cu-" jawab Yuda yang langsung di potong pembicaraannya oleh Yunita.


" Kenapa jadi kamu yang marah? seharusnya kamu berterimaksih sama saya karena udah nyelamatin kamu, kalau saya gak gak selamatin kamu mungkin sekarang kamu sudag terluka" Jawab Yuda kesal, bukannya berterimakasih padanya, ini malah marah-marah gak jelas lagipula kejadian tadi tidak sengaja dan bukan salahnya juga.


" Halah alesan aja, emang ya cowok suka modus" Ucap Yunita yang tak mau kalah.


" Udah kenapa kalian jadi paa ribut si, gak malu apa berantem di depan anak kecil yang imut ini, lagian ini tuh kecelakaan mana ada yang tau daripada berantem gak jelas mening kita liat kondisi mobil kaka ipar" Ucap Cacha memberhentikan perdebatan antara Yunita dan Yuda, merekapun langsung terdiam.


Dan akhirnya merekapun berjalan ke arah mobil di mana Yuda menabrakannya.


________________


"Ya ampun, yang sabar ya kaka ipar mungkin ini ujian " Ucap Cacha setelah melihat keadaan mobil Yuda.


" Lumayan parah juga rusaknya, sampai ringsek gitu depannya bisa patah tulang tu kalau kalau ada di dalam mobil, yang sabar ya kalau yang punya mobilnya marah bilang aja rem nya blong jadi ganti ruginya gak terlalu besar, dan ya lain kali kalau mau nyewa mobil itu di cek dulu biar gak kaya gini kejadiannya" Ucap Yunita sambil menepuk-nepuk pundak Yuda, sedangkan Yuda terlihat biasa saja seolah-olah tidak perduli dengan keadaan mobilnya.

__ADS_1


" Tenang kaka ipar kalau kaka ipar di marahin sama orang nanti Cacha bantuin itupun kalau ketemu" Ucap Cacha cengengesan.


" Ok kalau gitu kita pergi dulu dan kebetulan rumahnya gak jauh kok dari sini, makasih atas tumpangannya" Ucap Yunita sambil menarik tangan Cacha.


" Lah kok pergi si kak? kasian tau kaka ipar di tinggal sendirian" Ucap Cacha.


" Diem kamu Cha, emangnya kamu mau di minta ganti rugi juga sama dia? kalau aku si ogah mana ada duit buat ganti rugi, bagaimanapun kan yang minta anter kamu Cha" Bisik Yunita.


" Iya juga ya, Cacha juga mana punya uang" jawab Cacha.


" Ya udah kaka ipar Cacha pamit ya, maafin Cacha gak bisa bantu kaka ipar tapi Cacha doain kaka ipar dapet pahala banyak karena udah anterin Cacha" Ucap Cacha sok sedih.


Sedangkan Yuda terlihat santai dengan wajah datarnya.


" Ya ampun tu muka udah kaya es balok aja" Ucap Yunita dalam hati.


Setelah itu mereka berduapun meninggalkan Yuda sendirian, dan terlihat Yuda mengambil hanphone di saku dan menelpon seseorang.


SELAMAT MEMBACA SEMOGA KALIAN SUKA DENGAN CERITA RECEH INI😅


OUH YA KALAU KALIAN SUKA JANGAN LUPA


LIKE👍


COMENT💬


FAVORITE❤


AND VOTE NYA YA😁


MAAF JIKA ADA SALAH KATA-KATA🙏


MASIH BELAJAR😁


OUH YA MAMPIR JUGA KE LAPAK SEBELAH

__ADS_1


JUDULNYA: 4 GRIL~S


LOVEYOUALL😍


__ADS_2