Periha Rasa Tak Pernah Berubah

Periha Rasa Tak Pernah Berubah
Bab 3 Bersama Wieka


__ADS_3

Matahari yang sudah sangat condong ke barat dan waktu menunjukan 16.00 WIB. Wieka pun tampak memasukan koper di belakang bagasi mobil Bakti.


" udah done beb, kuy gas " ucap wieka mengajak Bakti berangkat


" kuy gas " jawabnya.


Mereka pun masuk ke dalam mobil. Terlihat mobil sudah keluar garasi rumah wieka di susul wieka masuk setelah menutup pintu Rumah serta pasang gembok penganan.


" brok " suara pintu mobil kiri tertutup dan wieka duduk di kabin depan sebelah Bakti.


" bismilah" ucap bakti


" kalau ngantuk bilang ya " sedikit meledek Bakti.


" emang kalau ngantuk dan bilang, kamu mau gantiin aku nyetir kah ? " tanya Bakti sembari konsentrasi nyetir mobil


" ya jelas enggak lah, mager keles " jawab tengil seorang wieka


" cia elah , sudah aku duga wiek " jawab sedikit tengil


" bercanda beb, maap ya " sedikit merayu Bakti


" iya kamu kan gak bisa serius dari kemaren, mana rokoku di laci " ujar Bakti


" nih, kamu nyindir terus eh, nyindir itu jangan di sosmed, nyindir itu di tembok " jokes dari Wieka


" buset dah, itu nyender keles " Bakti sembari menyalakan rokok yang di gigit di mulutnya


" o iya gimana kabar anak kamu? Mantan istri kamu masih gak bolehin ketemu ? " tanya wieka


Bakti pun menoleh ke wieka dengan ekspresi kaget " bentar, kamu tau dari siapa wiek? "


" Aku tau semua kok " jawaban singkat wieka yang lagi asyik membuka camilan yang di beli di Indomaret tadi


" selain itu apa lagi wiek yang kamu tau ? " mulai penasaran dengan wieka


" kamu resign 2019 di perusaaan auction nomor 1 di Indonesia, terus kamu sekarang jadi kepala di yogya sampai sekarang" senyuman tipis dan wajah tenang


" selain itu ? " masih pertanyaan serius oleh Bakti


" Kamu selesai dengan mantan kamu karna ekonomi, udah sementara itu dulu " jawab wieka


" widih ngeri, ternyata tau semua ya , serem jadinya berkumpul dengan kamu wiek" ucap bakti sedikit lirih dan meledek


" hem, ya gak juga sih, tapi kamu itu tak pernah berubah lo" sedikit merayu manja sambil nemepuk pundak kiri Bakti


" apa iya ? kamu juga lo gak pernah berubah pada prinsipnya, bedanya kamu sekarang mau kerja dan rajin kerja " ucap bakti


" selain itu apa lagi hayo? " tanya wieka penasaran


" mmmm udah itu aja, selebihnya aku gak tau dan gak mau tau " jawab bakti

__ADS_1


" ih jahat kamu tuh, masih saja super tega ya ternyata beb " protes keras dari wieka


" apa sih kamu ini selalu saja nuduh aku yang iya-iya" bakti mulai bercanda karna suasana yang sedikit tegang


" nih nescafe kesukaan kamu, sama susu indomilk rasa strawberry" wieka pun membuka tutup kaleng nescafe untuk Bakti dan meletakan di laci tengah mobil dekat hand brake


"baik amat uy pasti ada something nih " ledek bakti sambil senyum tipis


"oh kok tau " seketika suasana sunyi dan mereka saling tatap muka


" mmm ayo mau apa ? " tanya bakti tegas


" biar slow dulu ngopi lah kita, ngobrolnya juga pelan jangan langsung ngegas gitu" sahut wieka tegas


"mmm iya udah deh " mengiyakan saran dari wieka


" kamu sekarang deket sama siapa beb ? " mengucap kata dengan nada sedikit romantis dengan ekspresi penasaran


" mmmm mau tau banget apa mau tau aja ?" ledek bakti lagi-lagi bikin wieka gemes


" ih kamu ini, au ah di tanya serius malah jawabnya beneran" ekspresi manyun dari wieka keluar dengan memalingkan muka ke samping kiri


Bakti pun merayu kembali wieka agar tak ngambek. " gitu aja ngambek, hey ... " sambil coleh pundaknya dengan tangan kiri nya


" mmm " hanya terdiam dan menghela nafas


" cinta, oi . Ni aku jawab ni mau gak? " meledek kembali


" iya cepetan, tapi aku suka di panggil sayang barusan lo " memandang wajah bakti yang serius nyetir mobil


"iya kamu slow aja keles, jawab santai sambil konsen setir ya beb" saran dari wieka


" aku kemaren kenal wanita di grand cafe, orang banyuwangi, tapi aku suka saat pandangan pertama " ungkap bakti dengan nada seperti orang kasmaran


" terus ? " seru wieka


" dia janda anak satu, masih kuliah di unj, dia kerja promote, di sini ngekos " lanjut bakti menjelaskan


"lalu kamu serius sama dia dengan hanya modalkan cocok di awal ketemu dan komunikasi doang beb ? " tanya serius wieka kepada bakti


" ada keyakinan dalam hati kecilku, walaupun dia komunikasi awal enak, sedangkan sekarang chat dengan dia malah lebih susah " curhat bakti tentang kendala hubunganya


" aku mah terserah kamu, pilihan kamu dan kamu yang emang harus jalanin, asal kamu jangan tersakiti lagi " nasehat wieka


" iya rasa penasaran serta keyakinan hati yang belom bisa terjawab oleh kenyataan. Aku harus buktikan sendiri sampai pada akhirnya sudah tak bisa bertahan lagi " lanjut bakti curhat


" satu beb, jodoh kamu harus terima kamu dalam kondisi apapun, anak paling penting, terus finansial, yang lain bisa di cari dan sebaliknya " sahut wieka


" iya aku tau kok wiek " seru bakti dengan sedikit bimbang


" harus itu beb, dan yang paling paling penting adalah dia gak batasin kita untuk berhubungan wajar beb, akugak mau dan ini pertama dan terakhirku bilang beb, kalau kamu punya pasangan jangan sampai dia membatasi tentang hubungan kita " berkata serius

__ADS_1


" kenapa? " sahut bakti


" ya sebelum kamu kenal dia, kita udah kenal lama 9 tahun yang lalu, gak ada hak untuk ngelarang kita berhubungan " jelas wieka


" aku sih tergantung pasangan wiek " jawab bakti tegas


" aku bakal mengiyakan jika kamu gak bercerai dengan yang mantan pertama, sedangkan kamu udah cerai sekarang aku gak setuju dengan pronsip kamu yang tadi, kamu harus punya prinsip untuk sekarang beb " seru wieka dengan serius


" iya wiek iya. Aman kok, oh iya kamu sendiri gimana ceritanya bisa rajin kerja ? " bakti pun antusias untuk bertanya balik


" nih rokok dulu biar santai kamu " menyodorkan rokok dan korek kepada bakti


" ih baik banget nih, prioritas deh kamu, eh iya gak tuh ? Apa karna gak mau jawab aja jadi ngeles rokok, hihihi " ketawa meledek dari bakti


" apaan sih, iya aku jawab kok " menghela nafas dan senyum


" iya monggo wiek, aku siap dengerin kamu " bakti pun menikmati rokok yang sudah di nyalakan serta siap mendengarkan wieka bercerita


" aku tuh kuliah gak lulus- lulus, malah milih nyanyi dari panggung ke panggung kan, nah akhirnya papa aku tuh sedikit insecure gitu dengan hobiku itu, akhirnya papa suruh aku kuliah sambil kerja di perusahaan teman papa aku gitu, masuklah aku di Indomaret " jelas wieka


" terus kamu sebagai apa ? " tanya bakti


" aku pegang area jember kota pokoknya untuk Oprational, semua lah, dinasnya ya seenak aku aja pokoknya di jember gitu " jelas wieka


" widih hebat, regional itu namany wiek " bakti sedikit meledek


" ih kamu mah gitu beb, lnjut ya. Jadi aku kerja itu kok penasaran dengan management bisnis di sini akhirnya aku belajar banyak tuh dan kuliahku gak lulus-lulus, akhirnya aku lulus dengan predikat 7.5 tahun dan tahun kemaren aku lulus " jelas wieka


" terus kamu kerja cari dan belajar management, setelah ini apa lagi ? " tanya bakti penasaran


" aku habisin kontrak aja beb, 1 tahun 7 bulan lagi habis aku gak mau di perpanjang, semua sudah aku dapat, semua sudah aku punya, dan aku mau fokus bisnisku jualan onlineku saja " seru wieka


" wih hebat nih udah punya bisnis sendiri ya " ledek bakti lagi ke wieka


" ih kamu, pokok aku ga suka ikut orang, di sini, di manapun pada prinsipnya aku hanya sekedar belajar. Dan aku sadar kalau calon suami aku nanti gak mungkin sukses seperti yang aku inginkan, makanya aku harus bisnis sendiri " jelas wieka


" setidaknya bisa bantu pemasukan dari internal lah ya " jawab bakti masin tanda setuju


" iya dong, karna udah biasa cari duit sendiri akhirnya aku tau jika jadi wanita apa yang akan aku lakukan kedepanya ".


" nice true pokoknya wiek " jawab bakti tanda setuju


" oh iya aku ngantuk ni beb, boleh tidur bentar " ucap wieka sambil merebahkan kursi kebelakang


" yaudah tidur gih, 1.5 jam lagi estimasi sampai kok wiek " konsentrasi nyetir


" okey, kalau capek berhenti ya beb "


" oke bos "


wieka pun tidur

__ADS_1


***


tak terasa perjalanan mereka sudah sampai di Jogja. Mereka masuk dan parkir di hotel lotus


__ADS_2