Perjalanan

Perjalanan
#Episode 4


__ADS_3


...πŸƒHappy ReadingπŸƒ...


(pov Eli)


Aku mulai masuk sekolah hari ini. Tiga hari sudah cukup, tak ada gunanya aku menangis terlalu lama, karena mereka tak akan kembali dengan tangisanku.


Sementara Waktu terus berjalan, dan tak akan pernah berhenti, karena itu bodoh bagiku jika terus menyia-nyiakan waktu.. Aku akan bangkit. Bangkit dari kesedihan ini.


.


.


.


"emm.. El, turut berduka cita ya..."


"sabar ya el.. "


"mereka udah tenang di sana el.. "


"kamu harus sabarr el"


Dan banyak lagi kata kata yang terus mereka lontarkan padaku.


Aku tau mereka mungkin khawatir, atau lebih jelas di bilang iba padaku..


Ya, aku berterimakasih pada mereka yang terus menyemangatiku, tapi aku bukanlah gadis selemah yang mereka pikirkan..


Mereka pikir dengan kematian orang tuaku aku akan terus terlarut dalam kesedihan, membuat nilaiku turun, keuangan yang merosot, dan mungkin itu menjadi kesempatan bagi mereka yang membenciku untuk terus menggangguku.


Tapi tentu saja aku tak akan membuat itu terjadi.


Jika di tanya aku sedih? Ya, aku sangat sedih. Tapi kesedihan itu tidak harus membuat semangat hidupku memudar.. Aku benar bukan?

__ADS_1


.


.


"kasihan sekali ya kamu. Eli" ucap seseorng. Aku kenal dia. Dia adalah kak Nindi. Dia selalu saja mencari masalah denganku, Akupun tak tau kenapa..


"orang tua kamu udah MATI!! dan sekarang kamu akan jadi gelandangan.. Hahaha... " ejeknya lagi.


Aku tak peduli. Untuk apa aku menghabiskan waktuku yang berharga hanya untuk meladeni orang gila ini?


"heh! Kamu masih berlagak sombong ya..!" bentaknya


"kalau kamu punya mulut jawab! Atau kamu jadi ciut karena udah ga ada lagi yang bisa ngelindungi kamu ya? "


"aku punya mulut. Tapi maaf, aku tak punya waktu untuk meladeni orang gila sepertimu" jawabku, berdiri dari duduk.


"hei eli! Kamu jangan suka cari masalah ya"


"heii kak... Kalau punya otak ya di pake dong. Yang cari cari masalahkan kakak. Aku cuman duduk diam di sini, dan kakak dateng dateng ngejek aku, apa itu bukan mencari masalah?"


"aku pergi.. Karena waktuku itu berharga" ucapku meninggalkan kak nindi yang terlihat sangat kesal.


Dia sendiri yang cari masalah. Tidak ada urusannya denganku. Aku hanya membela diriku saja.


***


"hei, hei, hei eli! Katanya kak nindi cari ribut lagi ya sama kamu?" teriak rini masuk ke kelas dengan tangan yang penuh dengan roti dan snack lainnya.


"oh? Cepet juga nyebarnya.." jawabku santai, membaca buku


"ihhh kak nindi itu... Coba aku ada di sana udah ku geprek geprek kuulek ulek ampe ancur..! " kesal rini meremat tangannya


"hahaha... Jadiin ayam geprek ya rin..." tawa ku. Bukan hanya ucapannya saja yang lucu, tapi lihat tingkahnya saat ini.. Mulutnya komat kamit menyumpahi kak nindi, dengan mulut yang dimajukan dan tangan yang diremat rematnya.


"iya. Tapi cincang cincang dulu kak nindinya "

__ADS_1


"haha.. Ga ada gunanya rin ngeladeni orang gila kayak kak nindi itu" ucapku yang mendapat anggukan dari rini.


"bener. Orang gila dia itu. Di diemin malah ngelunjak, giliran di lawan... Yahh gitu. Gerem banget tau gakk! Di depan guru dan kak vero aja dia sok sokan, jadi murid teladanlah, jadi korbanlah, inilah, itulah, ihhhh jijikkkkkkkkkk"


"hei, Udah dong rin, ghibah ini.." ucapku


"ih eli, ini tuh bukan gibah tapi review el, review.."


"hmm, Serah kamu deh rin"


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


hai semuaπŸ‘‹


terimakasih sudah baca karyaku ini..


jangan lupa like, komen, vote,


dan juga kritikan/sarannya yah..


agar saya bisa lebih baik lagi dari sebelumnya...


.


.


.


kita sama sama belajar..


saling mendukung..


dan bersaing..


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ

__ADS_1


__ADS_2