Perjalanan

Perjalanan
#Episode 5


__ADS_3


...πŸƒHappy ReadingπŸƒ...


(pov Eli)


Sudah lima hari waktu berlalu setelah pertengkaranku dengan kak nindi, eh tapi gak bisa di sebut pertengkaran juga ya.. Mungkin lebih jelas ku sebut adu mulut...


Dan masih seperti biasanya, kak nindi selalu menyimpan dendam padaku. Entahlah kenapa dia begitu.. Tapi setiap kali dia melihatku, dia pasti akan melotot, mengancam, atau bahkan menghinaku...


Yahh, seperti biasa aku tak meladeni kak nindi. Gimana ya?


Hidup ini hidupku. Aku mau begini mau begitu ya itu urusan aku, bukan urusan dia.. Dia gak bisa seenaknya ngurus dan hina diriku.


Lagi pula aku hidup bukan untuk mendengarkan komentarnya.


.


.


.


Tapi kesampingkan dulu itu semua. Kemarin rini mengabariku bahwa Hari ini kak Nana akan pulang..


Rasanya senang, aku bisa bertemu lagi dengan kak nana.


Kak nana lebih tua 5 tahun dariku dan rini. Kak nana juga sangat akrab dengan kami, karena kami juga tetangga. Menurutku dia orang yang baik ramah dan sangat pintar. Terbukti kepintarannya, karena dia meneria beasiswa di salah satu universitar mesir, cairo.


.


Sedari pagi aku dan rini telah menunggu kak nana, tapi kak nana tak kunjung datang.


"ellll... Kak nana mana sihhh? Udah ditungguin juga dari tadi" adu rini


"ya sabar rin, mungkin lagi di jalan" jawabku


"tapi lama bener.. Udah dua jam loh kita nunggu"


"ya.. Yang nyuruh nunggu siapa? Kan kamu rin. Aku kan tadi udah bilang, kalau dah nyampe kak nana pasti mampir ke sini. Lagian rumah kak nana di sebalah juga kok"

__ADS_1


"ihhh eli mahh gak setia kawan"


"lah apa hubungannya...?


Haish... Serah kamu deh rin. aku masuk, capak. "


"ihh eli tungguin"


"yaudah ayok masuk!"


Aku dan rini masuk ke dalam rumah. Seperti biasa aku akan melanjutkan membaca. Eits.. Jangan salah, gini gini aku punya hobi... Hobiku adalah membaca. Buku apa saja ku baca, tapi aku paling suka dengan novel.


Sudah banyak sekali novel yang kubaca, dan ceritanyapun beragam.


Rini di sebelahku juga membaca novel, dia meminjam salah satu koleksiku.


"ahhhhh... Elll bosennn" ucap rini


Aku tidak menjawabnya dan masih fokus pada novel yang sedang kubaca.


"ihh eliii..... Aku bosenn. Jangan di diemin napa sih"


"yaudah jadi mau apa?"


"aku pinjem dapurmu yah" seru rini bersemangat


"untuk? " tanyaku


"untuk tidur! Yah untuk masaklah... Aneh aneh aja nanyanya...!" jawabnya


"ya? Ya? Boleh ya ellll?" pintanya lagi kali ini dengan wajah yang dibuat sememelas mungkin


"ya ya... Boleh. Tapi rapiin lagi jangan berantakan."


"okss. Makasih eli cantik" jawabnya bersemangat langsung berlari ke dapur.


Kalau aku hobi membaca, maka rini hobi memasak. Terutama memasak kue, dia sangat suka itu. Dari dulu karena terkadang aku tinggal sendirian di rumah, (karena ibu dan ayah yang sering pergi ke luar kota), rini selalu menemaniku, dan selalu melakukan percobaan di dapurku. Oleh karena itu, di dapur ada banyak sekali bahan membuat kue, dan bahan makanan lainnya.


.

__ADS_1


.


.


Tok


Tok


Tok


"assalamu'alaikum.." seru seseorang di luar pintu


"iya, wa'alaikumussalam.." jawabku bergegas menuju pintu depan


Aku membuka pintu dan lihat siapa itu. Kak nana! Wajahnya masih terlihat mirip dengannya 4 tahun lalu.


"Eh? Ini bener... Kak nana kan?" tanyaku memastikan.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


hai semuaπŸ‘‹


terimakasih sudah baca karyaku ini..


jangan lupa like, komen, vote,


dan juga kritikan/sarannya yah..


agar saya bisa lebih baik lagi dari sebelumnya...


.


.


.


kita sama sama belajar..


saling mendukung..

__ADS_1


dan bersaing..


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


__ADS_2