
Gadis berparas cantik yang bernama Dr. Clara Lestari dan juga mempunyai postur tubuh yang ***** dan kini sedang berjalan menuruni anak tangga dan berjalan kearah meja makan di mana Ke dua org tuanya sedang duduk menikmati roti.
" Good morning ayah ibu! " Ucap Clara
" Good morning too sayang! " Ucap Rafael dan Diana
Rafael Alexander seorang pengusaha sukses dan berwibawa dan Diana Alexander seorang ibu rumah tangga mereka mengangkat clara karna mereka tidak bisa mempunyai seorang anak.
Di tengah tengah acara sarapan pagi mereka Rafael mengatakan sesuatu yang membuat ara terkejut.
" Ara ayah ingin menyatakan sesuatu " Ucap Rafael serius
" Apa yang ayah ingin katakan? " Ucap clara bingung
" Ayah ingin menikahkan kamu dengan anak teman ayah " Ucap Rafael
" Apa yang ayah katakan? " Ucap Clara terkejut dengan apa yang di katakan ayahnya
" Iya nak apa yang ayah mu katakan ini semua demi masa depan mu lagipula kami juga menantikan seorang cucu " Ucap Diana menatap lekat ara yang terdiam
" Baiklah ayah, ibu "
"Ara mau kok menikah dengan anak teman ayah " Ucap clara tersenyum walaupun sebenarnya dia tidak menginginkan pernikahan ini
" Terimakasih nak! " Ucap Rafael dan Diana tersenyum
" Dan ingat nanti malam mereka akan datang untuk membahas mengenai pertunangan kalian dan juga sekaligus makan bersama! " Ucap Rafael
" Secepat itu? " Ucap Clara terkejut
" Iya nak , bukan kah itu bagus? " Ucap Rafael
" T..Tapi " Ucap Clara gugup
" Lebih cepat lebih baik sayang! " Ucap Diana tersenyum
" Baiklah " Ucap Clara
Skip....
○ KAFE MENTARI
kini Clara sedang berada di kafe bersama teman teman nya
" Apa jadi loh mau di jodohkan sama anak teman bokap loh gitu? " Ucap kiara terkejut
Dr.Kiara clarissa dia berpendidikan tinggi dan kini bekerja sebagai dokter kandungan dia mempunyai paras yg cantik dan postur tubuh yang *****.
" terus loh terima permintaan bokap loh? " ucap intan
Dr.Intan permatasari mempunyai paras yg cantik bekerja sebagai dokter bedah dan mempunyai lesung pipi.
" Iya mau gimana lagi , kalian tau sendiri aku gak bisa membantah apa yang bokap aku inginkan " ucap clara
" Terus gimana dengan Defan pacar loh? " ucap intan bingung
" Iya emang bokap loh gak pikirkan tentang hubungan kalian gitu? ucap kiara
" Mereka taunya aku dengan Defan udah gak ada hubungan, kalaupun mereka tau , mereka gak akan setuju entah kenapa " ucap clara heran
" jadi sekarang gimana " ucap intan
" aku akan minta putus setelah kita selesai kerja " Ucap Clara
" Baiklah kalau gitu kita balik kerja lagi " ucap kiara dan mereka pun berdiri dari tempat mereka duduk dan mulai berjalan ke luar kafe
__ADS_1
brak...
" Astaga baju gue " ucap Brian kesal dan melirik clara yg sedang menatap nya dengan tatapan bersalah karena minuman yg ia pegang tumpah mengenai baju pemuda itu dan tanpa sengaja tatapan mereka bertemu walaupun hanya sesaat saja
Brian Hermansyah seorang pengusaha sukses dan berwibawa dan mempunyai tatapan tajam
dan mempunyai sikap yg dingin bagaikan kutup utara dan paras yg begitu menawan memikat banyak hati wanita yang melihat nya
" I'm sorry " ucap clara
" Kau pikir dengan mengucapkan kata maaf akan merubah segalanya , hari ini aku ad pertemuan dengan klayen penting dan kau merusak segalanya " ucap Brian kesal
" Hei pak , teman ku sudah mengatakan maaf jadi jangan marah marah begitu kepada nya " Ucap kiara kesal
" Hei nona , aku sedang tidak berbicara dengan mu , aku hanya bicara dengan gadis ini " Ucap Brian menunjuk clara
" tapi... " ucap kiara dan langsung saja clara menghentikan nya agar tdk berbicara lagi
" sudah lah kiara " Ucap Clara menenangkan nya
" Kau merusak segalanya dengan sekejap saja , seharusnya kau berjalan dengan hati hati " ucap Brian
" Maafkan aku " Ucap Clara
" Sudahlah buang buang waktu saja berbicara dengan mu " Ucap Brian berlalu meninggalkan clara dan teman teman nya
" Dasar pria galak, kau kan sudah meminta maaf lagipula ini juga bukan kesalahan mu sepenuhnya " Ucap Intan kesal
" Iya benar apa yang kamu kata kan itu benar intan seharusnya dia tidak usah marah marah begitu " ucap kiara
" Apa yang kalian katakan? "
" Memang wajar jika dia marah marah begitu dia sedang buru buru dan harus mendatangi pertemuan itu dan aku merusak segalanya pakaian nya jadi kotor dan waktunya terbuang sia sia saja karena aku " Ucap Clara sedih
" Ayo " Ucap Intan
Skip..
○ RUMAH SAKIT ADMADIKA
" Dokter clara " ucap suster memanggil clara yang hendak masuk ke ruangan nya
" Iya ada apa sus? " ucap clara
" Dok pasien kamar 07 mengalami demam tinggi " ucap suster
" Apa ayo cepat kita ke sana " ucap clara berjalan cepat
Skip..
" Untung kamu mengatakan nya secepat mungkin klau terlambat sedikit saja dia bisa mengalami mata tinggi " Ucap Clara
" Iya dok" ucap suster
" pantau terus perkembangan pasien! " Ucap Clara
" Baik dok " ucap suster
" Kalau begitu saya duluan kembali ke ruangan saya " ucap clara
" Baik dok " ucap suster
Skip...
● ruangan clara
__ADS_1
Kini Clara sedang menatap foto dia dengan Defan ia sedih dan juga bingung bagaimana nanti dia mengatakan kepada Defan bahwa dia akan di jodohkan oleh ayah nya dan dia juga tak sanggup harus melihat kekasih nya sedih di hari di mana seharusnya menjadi hari bahagia bagi mereka berdua tepat nanti jam empat sore adalah hari jadi mereka yang ke tiga tahun
ketika sedang asik menatap foto mereka tiba tiba suara panggilan dari hp nya membuat nya tersadar dan segera mengangkat telpon dari Defan kekasih nya
" Halo sayang! " Ucap Defan di seberang sana
" Halo juga sayang" Ucap Clara
" Hei sayang apa kau sedang menangis?" ucap Defan
" Tidak , aku hanya sedikit flu saja makanya suara ku jadi nya begini " Ucap Clara
" Sayang sudah berapa kali aku katakan jaga kesehatan mu juga jangan hanya memikirkan kesehatan orang lain " Ucap Defan khawatir
" Iya sayang aku tau itu " Ucap Clara
" Baiklah sayang aku harap kamu tidak lupa hari ini adalah hari jadi kita yang ke tiga tahun " Ucap Defan
" Tentu aku tidak pernah melupakan nya" Ucap Clara
" Seperti biasa tempat di mana kita akan merayakan hari jadi kita seperti tahun kemarin " ucap Defan
" Yah sudah sayang aku harus mengecek keadaan pasien ku " Ucap Clara
" Baiklah kalau begitu ingat jam 4 sore kau harus ada di sana " Ucap Defan
" Iya sayang dah...! " Ucap Clara
" Dah sayang love you sampai jumpa nanti " Ucap Defan
Skip...
○TAMAN BUNGA
" hai sayang " ucap Defan
" Hai " ucap Clara tersenyum
" sekarang sebentar lagi mari kita hitung mundur " Ucap Defan
" Lima "
" Empat "
" Tiga "
" Dua"
" Satu"
" Happy..." ucap Defan yang langsung saja terdiam tdk melanjutkan ucapannya
" Kita putus " Ucap Clara
" Apa yang kamu katakan ara" Ucap Defan
" Sudah lah Defan aku sudah bosan dengan hubungan ini aku ingin kita mengakhiri semua ini! " Ucap Clara
" Tapi ara" ucap Defan
" Cukup sekarang kita sudah tidak mempunyai hubungan lagi " ucap clara berjalan meninggalkan Defan yang menatap nya sedih
" Ara....." Ucap Defan memanggil clara yang sudah berjalan meninggalkan nya
°Bagaimana kisah selanjutnya apakah Defan akan tinggal diam saja membiarkan pujaan hatinya menikah dengan pria lain?
__ADS_1