
Skip..
• Dalam mobil
" Maafkan aku def " Ucap Clara menangis setelah meninggalkan Defan
"Sungguh def, aku tidak ingin ini terjadi tapi demi membalas budi kepada keluarga Alexander yang telah merawat ku seperti anak sendiri aku terpaksa menyetujui permintaan ayah ku " Ucap Clara sedih
" Clara, aku tidak percaya dengan apa yang kamu katakan, aku sungguh kecewa, aku yakin ada yang kamu sembunyikan dari aku " Ucap Defan berlalu meninggalkan taman bunga tersebut
○ RUMAH KIARA
▪ting tong
" Non clara "
" Ada perlu apa? " Ucap bi ani
" Kiara nya ada bi? " tanya Clara
" Ada non , silahkan masuk non " Ucap bi ani mempersilahkan masuk
" Makasih bi " Jawab Clara tersenyum
" Bi siapa yang datang? " tanya kiara berjalan menuruni anak tangga
" Itu non , ada non clara " Jawab bi ani
" Baiklah bi, tolong buat kan minum untuk clara
" Baik non " Ucap bi ani berjalan menuju dapur
" Ara" panggil kiara
" Kiara..." Ucap Clara memeluk kiara dan menangis tersedu sedu di pelukan kiara
" Clara tenang lah jangan menangis, katakan apa yang terjadi " Ucap kiara menenangkan clara
" Ini non silahkan di minum " Ucap bi ani
" Makasih bi " Ucap Clara
" Minum lah dulu " Ucap kiara
" Iya " Jawab Clara
" Oke sekarang Ceritakan apa yang terjadi? " Ucap kiara bingung
" Aku dan Defan sekarang sudah tidak mempunyai hubungan lagi, hubungan kami sudah berakhir , seharusnya hari ini adalah hari di mana seharusnya menjadi hari bahagia tapi aku menghancurkan segalanya " Ucap Clara menangis
" Clara jangan menangis , aku tau itu sangat menyakitkan tapi kau harus merelakan nya demi bokap loh " Ucap kiara
" Iya aku tau , tapi ini sangat menyakitkan " Jawab Clara
" Jangan menangis lagi " Ucap kiara
" Sekarang jam berapa? " tanya Clara
" sekarang sudah jam 5 : 30 " Jawab kiara
" Astaga aku hampir lupa , aku harus pulang membantu ibu menyiapkan semuanya " Ucap Clara berdiri
" Hati hati jangan ngebut ngebut bawa mobil " Peringat Kiara
" Iya" Jawab Clara tersenyum
Skip...
○ Rumah clara
" ibu " panggil Clara
" kau sudah pulang , ayo bersiap siap lah dan bantu ibu " Ucap Diana dari dalam dapur
" Baik ibu " Jawab Clara berjalan menaiki tangga dan berjalan kearah kamar nya
" huh.. sangat melelahkan " Ucap Clara merebahkan diri nya di kasur king size nya
" sekarang aku bersiap siap lalu turun membantu ibu menyiapkan semuanya " Ucap Clara mengambil handuk dan masuk ke dalam kamar mandi
__ADS_1
•Dapur
" sekarang makanan nya sudah selesai , tapi sepertinya ada yang kurang , tapi apa yah? " Ucap Diana memikirkan sesuatu
" Ibu melupakan makanan kesukaan ku dan ayah spageti " Ucap Clara memeluk ibu nya dari belakang
" Hei ara , kau mengagetkan ibu saja " Ucap Diana terkejut
" Hehe maaf ibu " Ucap Clara tertawa
" kalau begitu kau yang membuat nya , ibu begitu lelah " Ucap Diana
" Baiklah ibu sekarang duduk saja biar kan anak mu ini yang membuat nya " Ucap Clara
" Hmm, iya baiklah mari kita liat bu dokter membuat spageti! " Ucap Diana tersenyum
" Ibu jangan mengejek ku" kesal clara
" Hhh ayolah nak kau sangat menggemaskan " Ucap Diana tertawa
Skip...
" Hai Rafael , Diana " Ucap Azka mengapa teman nya itu
" Hai kalian sudah datang ayo masuk " Ucap Rafael mempersilakan mereka masuk
" Ayo duduk " Ucap Diana
" perkenalkan ini anak kami Brian Hermansyah! " Ucap Azka
" Hai Brian kau sangat tampan " Ucap Diana tersenyum
" Terimakasih tante " Ucap Brian tersenyum
" Di mana anak mu Diana ? " Tanya Adelia
" Dia sedang di dapur mengambil minuman " ucap Diana
" Itu dia anak kami " Ucap Rafael menunjuk ke arah Clara yang sedang berjalan membawa minuman untuk mereka
°semua nya pun menoleh melihat clara yang begitu cantik dengan gaun berwarna cream dengan bando mahkota
" Dia sangat cantik! , apayang aku katakan? , dia gadis yang kh temui di kafe mentari bersama teman teman nya itu" batin Brian
" Wah dia sangat cantik Rafael! " Kagum Adelia
" Iya kawan anak mu sangat cantik " Kagum Azka
" Iya terimakasih atas pujian nya " Ucap Rafael
" Bagaimana Brian dia cantik kan " tanya Azka memegang bahu anaknya itu
" Dia sangat cantik " Gumam Brian
" Apa yang kau katakan? " Ucap Azka bingung
" Biasa saja " Ucap Brian kepada ayah nya itu
" Ayo di minum minuman nya " Ucap Diana
" Ayo duduk di sebelah tante sayang " Ucap Adelia menunjuk sebelah kanan nya yang kosong
" Iya tante " Ucap Clara duduk di samping nya dan menatap ke arah Brian
" Dia pria yg di kafe tadi , Apa dia yang akan di jodohkan dengan ku? " Batin clara
" Ibu di mana pria yang ingin di jodohkan denganku ? " Tanya Clara bingung
" Hei sayang dia , dia adalah anak tante yang akan di jodohkan dengan mu " Jawab Adelia tersenyum menunjuk ke arah Brian yang terus menatap ke arah Clara
" Jadi dia yang akan di jodohkan dengan ku ? " Tunjuk Clara ke arah Brian
" Iya nak " senyum Diana
" Tante apakah aku bisa meminjam anak tante sebentar saja " Ucap Brian
" Boleh " Ucap Diana tersenyum
__ADS_1
" Ayo " Ucap Brian menarik tangan Clara ke luar rumah
▪Brian and Clara
" Ada apa? " Tanya Clara
" Tidak ada " Jawab Brian
" Terus mengapa loh menarik aku ke sini " Ucap Clara bingung
" Aku hanya ingin di sini saja sebentar tapi aku ingin kamu menemani ku " Ucap Brian
" Oh " Jawab Clara
" Nama loh siapa ? " Tanya Brian
" Clara Lestari " Jawab Clara
" Nama yang Jelek " Ejek Brian
" Enak saja , Nama ku ini sangat lah cantik paham " Jawab Clara cemberut
" Haha maaf aku hanya bercanda " Jawab Brian
" Nama loh siapa " Tanya Clara
" Brian Hermansyah " Jawab Brian
" Pekerjaan mu apa " Tanya Brian
" Dokter " Jawab Clara
" Oh, ayo kita masuk kedalam " Jawab Brian
Skip....
" Kami pamit pulang terima kasih atas jamuan nya " Ucap Adelia
" Iya terimakasih juga atas kunjungan nya" Ucap Diana
" Ayo masuk " Ucap Rafael
" Ayah ibu aku aku sudah ngantuk aku tidur duluan " Ucap Clara
" Good night sayang " Ucap Diana , dan Rafael
" Good night too " Ucap Clara
• Kamar Clara
" tanggal 31 adalah hari pertunangan ku dengan nya dan sekarang adalah tanggal 28 secepat itu " Batin clara
•Kamar Brian
" Gadis itu sangat cantik tapi ngeselin , ada apa denganku kenapa aku terus saja kepikiran gadis itu , sebaiknya aku tidur saja! " Ucap Brian
¤pagi
• Rumah Brian
" Ibu , aku berangkat " Ucap Brian
" Serapan dulu nak " Ucap Adelia
" Aku buru buru bu " Ucap Brian
"Anak itu , selalu saja seperti itu " Kesal Adelia melihat tingkah anak nya itu
▪ Rumah sakit
" Intan aku tidak suka kamu mengejek ku seperti itu tau " Ucap Clara kesal
" Maaf ara aku tidak bermaksud mengejek mu " Ucap Intan
" Sudah ayo bertugas banyak pasien yang harus di tangani " Ucap Kiara
"Ayo" ucap clara
☆ bagaimana kisah selanjutnya apa brian mulai ada rasa terhadap clara? , pantau terus cerita perjalanan cinta clara lestari
__ADS_1