
kini pagi berganti dengan malam, Brian kini berada di kediaman Alexander bersama dengan Kiara , Evans, Satria, Alvaz dan juga kevin, malam ini mereka akan berangkat ke desa keindahan untuk mencari keberadaan clara di desa itu.
" Hati hati nak " Ucap Diana dengan raut wajah khawatir
" Aku yakin kalian pasti bisa membawa kembali putri kami!" Ucap Rafael
" Iya tante paman, kalian tidak usah khawatir kami akan berusaha sebisa mungkin mencari clara dan membawa nya kembali pulang ke rumah dengan baik baik saja" Ucap Brian
" Ayo" Ucap Evans
kini mereka semua berada di desa keindahan kini mereka sedang berusaha untuk mencari keberadaan clara
" Kita akan mencari kemana lagi, bagaimana jika kita tidak menemukan clara?" Ucap Kiara dengan perasaan kecewa
" Tidak, aku tidak mau tau clara harus di temukan! " Ucap Brian menekan setiap kata yang ia lontarkan
" Brian, lihat mobil itu, sangat mencurigakan!" Ucap Evans menunjuk mobil yang kini berlalu menuju jalan yang sangat sepi
Brian pun melihat kearah mobil yang di maksud oleh Evans " Ikuti mobil itu siapa tau kita bisa mendapatkan petunjuk keberadaan clara!" Ucap Brian
kini mobil mereka terus mengikuti mobil tersebut, hingga mereka berhenti di sebuah Mansion yang indah yang jauh dari masyarakat di desa itu.
Clara yang masih saja menangis membuat galang kesal, dan segera pergi meninggalkan clara yang terus saja menangis .
" Ada apa mengapa wajah mu terlihat kesal?" Tanya Sang penculik
" Gadis itu terus saja menangis !" kesal Galang
" Biarkan aku yang melihatnya , aku juga ingin memberikan makanan kepada nya! " Ucap Sang penculik berlalu pergi
Brian kini telah memasuki Mansion itu dengan mudah, dan juga karena bantuan dari teman teman nya.
" Sebaiknya kita berpencar bagi tim dan tetap hati hati.!" Ucap Brian
" Evans Dengan kevin, Kiara dengan Alvaz, Satria dengan ku " Ucap Brian kini berjalan berpencar dia dan kevin sedang berusaha mencari clara di kamar
" Tetap waspada " Ucap Brian
" Sudah ku katakan kalau aku tidak ingin makan, jangan memaksa aku " Ucap Clara menekankan pada setiap kata yang ia lontarkan
" Clara!" Bentak penculik itu kini tangan nya telah mendarat dengan sempurna di bahu Clara, sehingga Clara dengan sengaja langsung menarik topeng penculik itu
" D-defan !" Ucap Clara terkejut
" Siapa sebenarnya kau?" Tanya Clara dengan ekspresi wajah yang masih syok
" Baik biar ku beri tau , aku adalah seorang gangster namaku adalah Defan Smith, dan mempunyai seorang adik yang kebahagiaan nya di rampas oleh seseorang yang tidak lain adalah calon tunangan mu , aku mempunyai adik yang bernama Galang Smith!" Ucap Defan dengan santai nya
" Ja- jadi kalian saudara?" Tanya Clara terbata bata
" Iya " Jawab Defan santai
" Clara, batalkan pernikahan mu dengan Brian, maka kita bisa kembali bersama dan menikah !" Ucap Defan menekan setiap kata yang ia lontarkan
" Tidak, sampai kapanpun itu tidak akan tejadi" Ucap Clara kesal
" Terserah kau saja tapi mau tidak mau kau akan menjadi istriku!" Ucap Defan serius
" Tidak, aku tidak mau " Ucap Clara lirih
__ADS_1
ceklek....
Suara pintu dibuka dengan keras membuat clara dan Defan terkejut
" Galang ada apa?" Tanya Defan menatap saudaranya yang begitu panik
" Tidak ada waktu untuk menjelaskan nya kak, kita harus pergi dari sini ! " Ucap Galang menarik kakaknya dan segera melarikan diri lewat pintu rahasia meninggalkan clara yang terus berteriak meminta tolong
" Kak brian , Sepertinya itu suara clara!" Ucap Satria
" Iya, sumber suaranya sepertinya di atas kamar itu!" Ucap Brian kini berlari ke arah kamar yang di maksud dan di susul oleh Satria
............
" Clara..." panggil Brian reflek memeluk Clara yang terus menangis
" Brian aku sangat takut!" Ucap Clara menangis dan kini juga memeluk Brian
" Kau tidak perlu takut lagi sekarang ada aku " Gumam Brian menenangkan clara
" Clara .." panggil Kiara
" Kau tidak papa kan" Ucap kiara mengecek kondisi clara
" Tidak, hanya saja aku sedikit takut!" Ucap Clara
" Ayo aku ingin pulang" Ucap Clara
" Ayo" Ucap Brian
..............
" Kak clara!" Panggil Laura memeluk Clara
" Mereka ada di kamar!" Ucap Laura
Clara pun berlalu ke kamar ayah nya " Ibu, ibu kenapa?" Tanya Clara menatap ayah nya
" Ibu baik baik saja nak ibu hanya khawatir " Ucap Diana
" Clara penculik itu tidak melukai mu kan?" Tanya Rafael
" Tidak ayah !" Ucap Clara
" Ibu sebaiknya istirahat, aku akan keluar menemui Brian dan yang lainnya " Ucap Clara
" Iya nak" Jawab Diana
.............
" Clara ceritakan apa mereka melukai mu dari tadi kau hanya diam saja!" Ucap Brian cemas
" Bagaimana mungkin mereka bisa melukai ku!" Ucap Clara menatap kosong
" Apa maksudmu ?" bukan Brian yang menjawab melainkan Evans
" Iya apa maksud dari perkataan mu? " Tanya Brian tidak mengerti
" Mereka tidak akan melukai ku karena penculik itu adalah...!" Ucap Clara menjeda ucapan nya
__ADS_1
" Siapa?" Tanya Brian
" Defan!" Ucap Clara yang kini menatap ke arah Brian yang kini ekspresi wajah nya menjadi datar
" Apa berani sekali dia menculik mu!" Bukan brian yang menjawab melainkan Kiara gadis itu terkejut ketika tau siapa dalang di balik itu semua
" Kiara tenang lah!" Ucap Alvaz
" Sepertinya dia harus di berikan pelajaran " Ucap Brian datar
" Pelajaran apa kak? matematika atau bahasa inggris ?" Tanya Satria
" Hei sat jangan bercanda " Jawab Kevin
" Apa yang brian katakan ada benarnya! agar dia tidak berani lagi menculik atau melakukan hal di luar nalar!" Ucap Evans
" Iya kak aku setuju" ucap Laura
" Tidak , kalian tidak tau defan dia seorang gangster sangat berbahaya!" Ucap Clara
" Aku tidak peduli mau dia seorang gangster ataupun apa , jika dia berani menyakiti milik ku dan menyentuhnya maka aku tidak akan tinggal diam" protes brian kepada clara dan tidaksadar dengan apa yang ia ucapkan
" Vans tolong berikan pengertian kepada nya!" Ucap Clara
" Aku tidak bisa melakukan itu" Ucap Evans
" Brian aku mohon..., aku tidak ingin kau dalam bahaya, demi aku, aku mohon...." Ucap Clara memelas
Brian yang melihat clara dengan raut wajah khawatir dan terus saja memohon membuat nya jadi luluh " Baiklah " Ucap Brian tersenyum
" Brian aku pamit pulang!" Ucap Evans
" Kami juga" ucap mereka
" Hati hati!" Ucap Brian
" Alvaz jaga sahabatku " Ucap Clara tersenyum
" Tentu!" Ucap Alvaz mengangguk
" Aku pulang , besok aku akan ke sini!" Ucap kiara dan di balas dengan anggukan
...........
kink mereka semua telah pulang sedangkan laura telah berada di kamar nya dan menyisakan brian dan clara
" Kau tidak pulang?" Tanya Clara
" Sepertinya kau ingin sekali aku pergi dari sini!" Ucap Brian
" Tidak bukan itu maksud ku" Ucap Clara
" Jadi apa maksud mu?" Tanya Brian
" Ibu mu pasti khawatir !" Ucap Clara
" Aku sudah mengabarinya kalau aku akan tinggal di sini untuk beberapa hari dan menjaga mu" Ucap Brian
" Baiklah mari aku antar ke kamar mu" Ucap Clara
__ADS_1
................
° Maaf baru bisa update karena untuk beberapa hari ini author sedikit kurang sehat🙏