
Kini kiara dan Alvaz berada di rumah kiara
" Al terimakasih, karena sudah menjaga ku dari belakang sepanjang perjalanan, ayo masuk dulu! " Ucap Kiara tersenyum memandangi wajah alvaz
" Lain kali saja deh kiara, ibuku tadi menelpon menyuruh ku segera pulang jadi aku tidak bisa lama lama " Ujar Alvaz tersenyum
" Oh, titip salam untuk ibu mu! " Ucap Kiara
"Iya, kalau begitu aku pamit pulang!" Ucap Alvaz tersenyum menatap Kiara dan berlalu meninggalkan kiara
Kini di rumah Clara tengah di hiasi karena besok adalah hari pertunangan mereka
" Ara apa kau sudah menelpon sahabat mu itu?" Tanya Diana Melihat ara yang kini berkumpul dengan sepupunya itu
" Aku baru saja ingin menelpon nya" Ucap Clara
" Oh, Hei Laura jangan hanya berbaring di situ, ayo bantu tante" Ucap Diana menyuruh keponakan nya itu
" Iya.. Iya " Ucap Laura
Laura Alexander seorang gadis yang masih kuliah di universitas mitra pratama, dengan jurusan kedokteran S1, sepupu Clara.
" Sana cepet bantu ibu!" Ucap Clara menyuruh sepupunya itu
" Iya " Jawab Laura
《Via Cht Kiara 》
" kiara kau tidak ke rumah ku besok aku akan tunangan!" Ucap Clara
^^^" Iya aku akan ke sana tapi nanti malam!" Balas Kiara^^^
" Tinggal 3 Jam lagi akan malam jadi cepatlah kemari!" Ucap Clara
^^^" Oke" Balas Kiara^^^
《 Via Cht Intan 》
" Kau tidak kerumah ku?" Ucap Clara
.........
^^^"Aku baru dalam perjalanan menuju rumah mu" Balas Intan^^^
"Oke" Ucap Clara
kini jam menunjukkan pukul delapan malam 20 : 28
Kini Kiara telah bersiap untuk ke rumah Clara
suara klakson motor membuat kiara segera keluar
" Ayo" Ucap Alvaz
Tadi kiara menelpon nya meminta tolong untuk di antar ke rumah sahabatnya
" Iya " Jawab kiara
Begitupun sebaliknya rumah Brian terlihat ramai dengan teman teman nya
kini mereka semua berada di kamar Brian yang luas
" Hei satria kau masih saja jomblo " Ucap Kevin mengejek
" Hei berhenti mengejek ku pak dosen fakboy" Ucap Satria kesal dengan teman nya ini
"Hei.." Ucap Kevin tidak terima
" Kalian ini seperti anak kecil saja " Ucap Brian kesal melihat tingkah dua orang ini jika bertemu selalu bertengkar bagaikan anak kecil
__ADS_1
" Brian apa kau sudah tidak sabar besok?" Tanya Kevin
" Berhentilah bertanya " Ucap Satria menatap nya
" Hei diam kau " kesal Kevin
" Tidak, bahkan aku tidak menyukai nya dia bukan tipe ku " Ucap Brian menatap mereka jengah
" Yakin? Nanti ke makan omongan sendiri loh! " Ujar Satria
"Hhh kali ini apa yang satria katakan ada benarnya!" Ucap Kevin Tertawa
" Tidak akan " Ucap Brian jutek
kini kiara dan Alvaz telah sampai di kediaman Alexander
"Ayo ikut ke dalam!" Ucap Kiara mempersilahkan Alvaz masuk
Alvaz hanya mengangguk dan tersenyum ke pada Kiara
" Hei Kiara berhenti " Ucap Clara
" Ada apa?" Tanya Kiara bingung
" Kau ingin ke rumah ku dengan membawa pria ini?" Tanya Clara menunjuk Alvaz
" Memangnya tidak boleh ya? Tanya Balik Kiara
" Maaf, kalau begitu aku pamit pulang saja!" Ucap Alvaz tersenyum canggung dan kini berjalan menuju pintu
" Hei siapa yang menyuruh mu pulang? berhenti di situ!" Ucap Clara menyuruh Alvaz berhenti
" Ara kau ini jangan membuat ku bingung?" Ucap Kiara
" Hhh, maaf maaf aku hanya bercanda, kemarilah " Ucap Clara tertawa jahil
Alvaz pun kembali ke hadapan Clara
" Emm itu bukan, aku teman nya!" Ucap Alvaz tersenyum canggung
" Iya kami hanya berteman!" Ucap Kiara tersenyum paksa
" Baiklah kalian mungkin masih berteman tapi jangan lama lama!" Ucap Clara
" Hiss sudah berhenti mengejek ku" Ucap Kiara tersipu malu
" Kiara apa dia kekasih mu?" Tanya Intan datang bersama Evans
"Hei Alvaz kau di sini ?" Ucap Evans berjabat tangan dengan Alvaz dengan gaya khas pria
" Iya aku di sini menemani gadis ku! kau sendiri?" Tanya Alvaz
" Aku menemani calon istriku!" Ucap Evans menunjuk Intan
" Kalian saling kenal? Tanya Tiga sahabat itu
" Iya kami saling sahabat dari saat kami SMA sampai sekarang hanya saja karna sibuk dengan urusan pribadi kami jarang bertemu " Ucap Evans
" Jadi kau juga sahabatnya Brian? " Tanya Clara menunjuk Alvaz
" Iya aku sahabatnya, dari mana kau tau brian?" Tanya Alvaz
" Dia adalah calon suami sahabatku " Ucap Intan
" Apa ternyata kamu !" Ucap Alvaz tersenyum
" Perkenalkan Nama ku Alvaz Ganendra, aku seorang pengusaha dan juga ketua geng motor THE BOYS " Ucap Alvaz memperkenalkan diri
" Oh, salam kenal Clara Lestari Alexander, aku seorang dokter " Ucap Clara tersenyum
__ADS_1
" Ara ayo, panggil teman teman mu makan dulu" Ucap Diana
" Iya ibu" Ucap Clara
" Ayo mari kita makan bersama yang lain beserta ayah ibu juga sudah makan, jadi tidak usah canggung lagi karna hanya ada kita saja " Ucap Clara
mereka pun berjalan ke arah ruang makan
Di kediaman Hermansyah kini Mereka tengah makan bersama
" Brian , Setelah kau tunangan dan menikah , Berikan ayah mu ini cucu yang sangat menggemaskan " Ucap Azka tersenyum bahagia tidak sabar menantikan momen itu
" Hmmm iya " Ucap Brian jutek
" Nak Makan lah jangan canggung seperti itu anggap saja rumah sendiri " Ucap Adelia menatap Kevin dan satria yang terlihat canggung
" Ibu jangan katakan begitu mereka berdua bisa saja ngelunjak " Ucap Brian
" Hei Brian jangan katakan itu kepada sahabat mu itu" Ucap Azka
" Hhh tidak papa paman Brian memang sangat suka bercanda " Ucap Satria tertawa garing
" Iya paman" Ujar Kevin sambil tersenyum paksa
Sedangkan di Rumah Defan dia sangat marah karna Ayah nya Clara menjauhkan nya dengan ara gadis kesayangannya, dia tau itu karna ayah nya Clara Rafael tidak menyukai nya
" Berani sekali mereka menjauhkan aku dengan gadis ku " Ucap Defan kesal
" Terutama Brian Hermansyah dia juga ikut campur tapi untuk saat ini aku tidak bisa berbuat apa apa " Ucap Defan kesal
"Tunggu saja cepat atau lambat aku akan merebut kembali gadis ku " Ucap Defan
"Dia hanya milik ku, milik ku tidak ada yang boleh mengambil nya dariku" gumam Defan
Kini matahari telah muncul di mana mereka tengah siap siap untuk menyambut kehadiran mempelai pria yang akan datang melamar
" Bu, di rias nya jangan terlalu tebal ya!" Ucap Diana kepada perias yang kini merias wajah Clara
" iya bu!"Jawab perias tersebut
6 Jam yang lalu mereka telah selesai dengan acara pertunangan kini tamu tamu satu persatu mulai meninggalkan kediaman Alexander
kini jam menunjukkan pukul dua belas siang 12 :34
" Clara aku pamit sebentar lagi penerbangan ku jadi aku harus ke bandara sekarang, karena penerbangan ku jam 13: 55!" Ucap Intan tersenyum
" Baiklah hati hati di jalan aku akan sangat merindukan mu " Ucap Clara memeluk sahabat nya itu
" Aku pamit pergi Kiara" ucap Intan tersenyum dan memeluk sahabat nya itu
" Aku juga akan merindukan mu " Ucap Kiara dan melepaskan pelukan nya itu
kini intan dan evans menuju bandara
skip...
" Aku pamit pergi, jaga baik baik diri mu !" Ucap intan lirih
" Aku akan sangat merindukan mu, ingat jangan lama lama atau tidak aku akan tiada di sini " Ucap Evans lirih dan tanpa sadar butiran air mata nya kini keluar
" Hei Jangan nangis bodoh , kau ini laki laki jadi jangan menangis " Ucap Intan mengejek Evans
" Aku tidak menangis " Ucap Evans menghapus air mata nya itu
" aku pamit " Ucap Intan memeluk Evans yang di balas hangat dan penuh kasih sayang oleh evans
kini intan melepaskan pelukan nya dan berjalan meninggalkan evans yang menatap nya sedih
ya kasian evans maafkan author yang telah memisahkan kalian
__ADS_1
Tolong bantu support author agar tambah semangat ngetik nya dan harap follow akun author