Perjalanan Feng Zun

Perjalanan Feng Zun
Meminta Bantuan Ceng Wang


__ADS_3

Waktu berlalu.


Pertarungan berakhir pada langkah ke seratus delapan dari Tangga Ujian, dan Ceng Wang tiba-tiba berhasil keluar dari ujiannya.


Kemudian dia melihat sekeliling, lalu meregangkan pinggangnya, menatap ke langit, dan tertawa keras, "Tuan Muda ini akhirnya mengalahkan semua penguji, perasaan ini luar biasa! Aku memang keren!"


Setelah mengatakan ini, dia menjatuhkan diri ke tanah, dia terengah-engah, wajahnya tampak agak pucat.


Meskipun pada akhirnya, dia muncul sebagai pemenang melawan sosok penguji terkuat ke seratus delapan, dia juga dipaksa untuk mengeluarkan energi yang sangat besar. Sekarang setelah berhasil, dia akhirnya bisa merasa rileks, tapi seluruh tubuhnya terasa kaku dan sakit.


“Apakah itu benar-benar luar biasa? Apakah kamu benar-benar menganggap bahwa dirimu keren?” Suara acuh tak acuh tiba-tiba terdengar dari jauh.


Seluruh tubuh Ceng Wang langsung menegang, dia tiba-tiba memutar kepalanya.


Dia kemudian melihat seseorang yang familiar, dengan pembawaan yang acuh tak acuh dan luar biasa. Dia mengenakan jubah putih dengan balutan warna keemasan, dia muncul dari reruntuhan gelap di kejauhan.


"Feng Zun!?"


Ceng Wang bangkit, matanya membelalak dan wajahnya tampak keheranan. "Kamu ... Sejak kapan kamu berada di sini?"


"Sekitar tiga puluh menit yang lalu."


Feng Zun berkata dengan santai.


Ceng Wang merasa sedikit bingung. Bukankah itu berarti Feng Zun adalah orang pertama, yang berhasil mengatasi seratus delapan langkah Tangga Ujian? Itu berarti dia telah berada di depanku sejak setengah jam yang lalu?


Ketika hal ini terpikir olehnya, kesombongan, kegembiraan, dan kebanggaan sebelumnya seketika lenyap, dan tubuhnya menjadi layu.


"Omong kosong apa ini."


Ceng Wang mengusap hidungnya dengan nada mengejek, dan berkata dengan sedikit malu, “Sepertinya, aku baru saja membuatmu tertawa.”


“Aku tidak punya waktu untuk mendengarkan leluconmu.”


Feng Zun berkata, “Aku butuh bantuanmu untuk melakukan satu hal.”


“Aku?”

__ADS_1


Ceng Wang tertegun. Dia sepertinya ingin bertanya, "Apakah kita pernah saling mengenal dengan baik?", tapi akhirnya dia menahan diri.


Jangankan untuk saling mengenal, mereka tidak memiliki ikatan apa pun, selain itu mereka bahkan belum pernah berbicara satu sama lain sebelumnya!


Namun di luar dugaan, Ceng Wang justru tersenyum dan berkata, “Saudara Feng, kata-kata dan perbuatanmu telah membuatku gentar dan kagum. Tentu saja, jika ada sesuatu yang dapat saya bantu, aku pasti akan dengan senang hati membantu Anda.”


Lihatlah, bahkan seorang Feng Zun, sebenarnya dia membutuhkan bantuanku!


Saat dia memikirkan ini, dia sangat bangga dan bahagia.


“Ini masalah yang sangat sederhana,”


Feng Zun kembali berkata, “Sebentar lagi, aku berencana untuk menjelajah ke sebuah tempat yang sangat berbahaya. Aku ingin meminta bantuanmu untuk menjaga semua orang di sisiku.”


Mendengar ini, Ceng Wang tertegun sejenak, dan cahaya aneh muncul di matanya. “Maksud Anda Nona Han Mei dan yang lainnya?”


"Benar."


Feng Zun mengangguk.


Ceng Wang agak bingung dan berkata “Aku tentu saja akan senang melakukan itu, tapi… Saudara Feng, apakah kamu percaya padaku dan sama sekali tidak khawatir?”


Keduanya tidak memiliki hubungan apa pun, namun sebenarnya Feng Zun memintanya untuk menjaga Han Mei, Shuoxue, dan lainnya. Tentu saja hal itu membuat Ceng Wang sedikit bingung.


"Apakah kamu berani melakukan hal buruk pada mereka?"


Feng Zun bertanya dengan sebuah tatapan aneh.


Ceng Wang buru-buru menggelengkan kepalanya, "Tentu saja tidak, bukankah tidak pernah ada dendam di antara kita.”


"Itu sebabnya aku memintamu untuk membantu kali ini."


Feng Zun kembali berkata, “Tentu saja, aku tidak akan meminta bantuan secara cuma-cuma. Ketika aku kembali, aku pasti akan memberikan sesuatu, sebagai rasa terima kasih.”


Ceng Wang buru-buru menolak, dan berkata, “Ini hanya masalah sepele, Anda tidak perlu terlalu sopan."


Feng Zun menatapnya dalam-dalam. “Ketika saatnya tiba, kamu pasti akan berpikir dua kali untuk menolak pemberianku.”

__ADS_1


Dengan itu, dia berbalik dan mulai melangkah lebih jauh ke dalam reruntuhan.


“Satu lagi, aku hanya bisa memperingatkan anda dan yang lainnya untuk tidak mendekati terowongan itu. Bahaya di dalamnya bukanlah sesuatu yang bisa kalian tangani. Jika masih tidak percaya padaku, kalian bisa mencoba sendiri bahaya itu."


Saat suara itu masih bergema, sosok Feng Zun mulai bergerak lebih dalam ke kedalaman reruntuhan, dan berjalan menuju pintu masuk terowongan.


Ceng Wang bingung, dan dia masih memiliki banyak keraguan. Dia tidak bisa mengerti, dan tampak ragu untuk memilih mengikuti kata-kata Feng Zun atau tidak.


Namun, ketika dia mencobanya dan tiba di dekat pintu terowongan, hawa dingin ekstrim tiba-tiba menerpa wajahnya. Tubuh Ceng Wang seketika menegang dan bergidik ngeri.


"Tempat apa ini?"


Ekspresi Ceng Wang dipenuhi dengan keraguan, saat dia mengingat kembali peringatan Feng Zun sebelumnya. Pada akhirnya, dia menahan keinginan untuk masuk ke dalam.


Dia memercayai peringatan Feng Zun. Pasti ada bahaya besar yang tak terduga yang menunggu jauh di kedalaman terowongan!


Jika tidak, Feng Zun pasti akan melakukan perjalanan ke dalamnya, bersama Han Mei, Shuoxue, dan lainnya dengan mudah. Dan tidak akan memintanya untuk menjaga teman-temannya.


"Pertama-tama, aku harus memulihkan kekuatan. Saat yang lain datang, aku hanya akan memperingatkan mereka, tidak masalah apakah mereka mengindahkan peringatanku atau tidak. Yang harus saya lakukan adalah memastikan keamanan orang-orang di sisi Feng Zun."


Ceng Wang menarik napas dalam-dalam, membuang semua pikiran negatif, dan menjauhi terowongan itu.


Dia akhirnya menemukan tempat yang tersembunyi yang baik, lalu diam-diam dia duduk bermeditasi.


Tiba-tiba, ada suara gumaman seseorang dari kejauhan.


“Tidak ada orang lain di sini? Apakah itu berarti Ceng Wang masih terjebak di Tangga Ujian? Jika demikian, bukankah itu berarti aku, Su Chi, menempati posisi pertama dalam ujian ini?"


"Wahh, perasaan ini luar biasa! Aku memang yang terkuat dan paling keren!'”


Seorang gadis muda yang liar namun cantik muncul, dengan rambut pendek dan mengenakan seragam militer, dia berdiri di atas tangga ke seratus delapan.


Ketika dia meregangkan tubuhnya, itu memperlihatkan lekuk tubuh yang indah, dia memiliki senyum puas dan kebahagiaan yang terpancar di wajahnya.


Ceng Wang menyaksikan ini dari kejauhan, dengan tatapan aneh di matanya. Sudut bibirnya berkedut, dia hampir tidak bisa menahan tawa, "Bukankah dia terlalu bangga pada dirinya sendiri?"


"Tunggu... apakah itu berarti ketika Feng Zun melihatku melakukan ini, apakah dia juga merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan saat menonton Su Chi? Apakah dia… juga menganggapku konyol?

__ADS_1


Begitu hal ini terpikir olehnya, Ceng Wang mendapati dirinya tidak bisa lagi tertAwa.


__ADS_2