
Long Liyuan dan yang lainnya sekarang hanya merasakan kepanikan yang semakin dalam, hingga mereka merasa seolah telah berada di ambang kehancuran.
Feng Zun memusatkan pandangannya pada Long Liyuan dan berkata, “Kamu tidak setia, tapi ternyata kamu juga tidak bodoh. Jika aku tidak salah menebak, kamu telah menerima beberapa keuntungan dari faksi-faksi kuno itu, jauh sebelum kamu membuat keputusan untuk menahan temanku!"
Ekspresi Long Liyuan dipenuhi amarah, "Kamu memang kuat, tapi jangan pernah berpikir untuk memfitnah saya!"
"Fitnah?"
Feng Zun tertawa, lalu tiba-tiba dia mengulurkan tangan dan meraihnya dari jauh.
Tubuh Long Liyuan menjadi kaku, Feng Zun mencekik lehernya, seolah-olah dia sedang mencengkeram seekor anak ayam.
Ketika Long Liyuan mendapati bahwa sebuah medan kekuatan menarik dirinya ke arah Feng Zun, meskipun ingin, tapi dia tak berdaya untuk melawan.
"Apakah kamu benar-benar akan membunuh kami semua?"
Ekspresinya yang panik, praktis membuatnya melebarkan matanya.
"Jangan panik, aku akan mengekstrak jiwamu sekarang juga."
Feng Zun berkata dengan santai, "Setelah aku menggunakan metode rahasia untuk mencari kebenaran di kedalaman jiwamu, kita bisa memastikan apakah saya 'memfitnah' anda atau tidak."
Ekspresi Long Liyuan berubah secara dramatis, dan dia meronta-ronta, “Seorang raja bisa membunuh seorang prajurit, tapi dia tidak bisa mempermalukannya! Bahkan jika aku mati, aku tidak akan mentolerir penghinaan seperti itu!”
Setelah mengatakan itu, tiba-tiba darah dan qi-nya bergejolak, dan tubuhnya memancarkan fluktuasi energi destruktif.
"Jika kamu ingin mencoba bunuh diri, kamu perlu persetujuanku terlebih dahulu."
Saat Feng Zun berkata, matanya penuh dengan penghinaan. Dia mengulurkan tangannya dan menampar dahi Long Liyuan.
Plak!
Long Liyuan seketika tersentak seolah-olah mengalami kejang, menyebabkan energi destruktif yang telah dia kumpulkan menyebar begitu saja.
"Kau ..."
Long Liyuan muram dan tampak putus asa.
Pada saat yang bersamaan, kekuatan spiritual yang menakutkan tiba-tiba memaksa masuk ke dalam lautan kesadarannya. Semua pandangannya menjadi gelap, dan dia kehilangan kesadaran.
Tak lama kemudian, Feng Zun menarik indra spiritualnya dan membuang tubuh Long Liyuan yang masih tidak sadarkan diri.
"Saudara Feng, bagaimana hasilnya?" Long Qingyuan bertanya penasaran.
__ADS_1
"Seperti yang saya duga, orang tua tak tau diri itu hidup dari prestise keluarga kekaisaran, tapi dia secara diam-diam berkolusi dengan orang luar." kata Feng Zun.
Dia mengeluarkan slip batu giok, lalu mengukirnya dengan indra spiritual, dan menyerahkannya ke Long Qingyuan. “Ini adalah fragmen ingatan dan beberapa adegan yang berhasil saya ekstrak dari jiwanya, ambilah."
Dia kemudian memandang Long Liyuan dan dua anggota keluarga kekaisaran yang tersisa dan berkata pelan, “Semuanya, ini sudah berlangsung cukup lama, sudah waktunya bagi kalian untuk pergi ke neraka."
Bahkan sebelum dia selesai berbicara, Feng Zun telah menebaskan pedangnya sekali lagi.
……
Di luar kediaman Raja Cahaya.
Anggota terkemuka dari keluarga kekaisaran telah berkumpul, dan suasananya terasa berat.
Saat itu masih pagi, dan sinar matahari musim dingin yang putih pucat tidak bisa membubarkan hawa dingin yang tajam dari udara.
Sepertinya pembantaian itu telah berakhir, bisik Jiu Feng, dengan tatapan aneh di matanya.
"Jika Yang Mulia Qingyuan tidak memberi tahu saya, mungkin saya tidak akan menyadari bahwa ini adalah jebakan yang dipasang oleh Yang Mulia Kaisar selama ini." kata Shun Jian dengan ekspresi sedih.
Long Changhan dan para petinggi yang dia pimpin di sini, semuanya memiliki ekspresi yang bertentangan di masing-masing wajah mereka.
Baru tadi malam mereka mengetahui cerita tentang 'tumor' dari Yang Mulia Qingyuan.
Sekarang setelah tumor itu dibersihkan, dalam hati mereka bersukacita, tetapi secara bersamaan mereka juga merasa dirugikan.
"Jiu Feng Tua, bagaimana Feng Zun bisa mengendalikan Formasi Besar Sembilan Tungku?" Long Changhan tidak bisa untuk tidak bertanya.
Jiu Feng tahu bahwa dia tidak bisa lagi menyembunyikan kebenarannya, jadi dia berkata, "Karena ... Feng Zun yang memberi kami metode untuk memperbaiki formasi inti klan."
Para petinggi keluarga kekaisaran semuanya tercengang. Pengungkapan rahasia ini sangat mengejutkan mereka!
“Tidak heran Yang Mulia Kaisar sangat menghargai Feng Zun …” gumam Long Changhan.
Sekarang, mereka akhirnya bisa mengerti.
"Dia keluar!"
Seseorang tiba-tiba berbisik.
Semua orang secara naluriah melihat ke kejauhan.
Di sana, di dekat gerbang kediaman Raja Cahaya, mereka melihat seorang pemuda berjubah putih keemasan, tangannya di belakang punggung.
__ADS_1
Dia melenggang keluar seolah-olah dia sedang berjalan-jalan santai.
Di bawah sinar mentari, sosoknya yang tinggi bersinar dengan cahaya redup. Dia tampak seperti makhluk abadi yang jatuh dari surga, yang terpisah dari semua hal fana.
Long Qingyuan yang cantik menemaninya dengan gaun hijaunya.
Ketika keduanya muncul, tempat itu menjadi sunyi senyap.
"Jiu Feng, di mana Zhuan Long?" tanya Long Qingyuan.
Jiu Feng berkata dengan sungguh-sungguh, "Yang Mulia, dia sedang menunggu di kaki Gunung Tianmang."
Ketika Feng Zun mendengar ini, dia berkata, "Kalau begitu aku akan segera pergi."
Kemudian, dia melangkah pergi dan mengabaikan semua orang yang hadir sepenuhnya.
"Aku akan mengantar Saudara Feng pergi," kata Long Qingyuan.
Namun, Jiu Feng tiba-tiba menghentikannya, "Yang Mulia, izinkan pelayan tua ini mengawal Rekan Taois Feng. Anda memiliki otoritas tertinggi, jadi Anda harus tetap di sini untuk memberi Tetua Pertama pemahaman tentang semua yang terjadi. ”
Dengan itu, Jiu Feng mengejar Feng Zun.
Ketika Long Qingyuan melihat ini, dia hanya bisa menyerah.
Ini sebabnya dia tidak pernah ingin memegang sebuah otoritas, karena semua kesibukan itu terasa sangat menyebalkan.
"Baiklah, sekarang ayo ikuti aku untuk melihat kondisi kediaman Raja Cahaya." Long Qingyuan berkata dengan buru-buru, seolah dia ingin segera hal ini berakhir
Tetua Pertama Long Changhan tidak bisa lagi menahan rasa ingin tahunya,
"Baik, Yang Mulia."
Beberapa saat kemudian.
Ketika mereka melihat apa yang ada di kediaman itu, para anggota terkemuka dari keluarga kekaisaran terkejut dengan pembantaian yang terjadi.
...
Hari kedua dari bulan lunar kesebelas.
Sehari setelah ekspedisi di Pulau Teratai Abadi berakhir.
Feng Zun mengunjungi Gunung Tianmang sendirian, dengan pedang di tangannya, dia membunuh semua utusan dari tiga belas faksi kuno. Saat itu, dia juga mengeksekusi Raja Cahaya, Long Liyuan, dan beberapa tokoh terkemuka lainnya dari keluarga kekaisaran.
__ADS_1
Setelah menyelesaikan semua urusannya, dia hanya menepis pakaiannya dan melenggang pergi!
Begitu berita ini menyebar, itu membuat Kota Sembilan Tungku menjadi gempar, Dan mengguncang seluruh negara bagian!