Perjalanan Hidup Kyara

Perjalanan Hidup Kyara
12


__ADS_3

Saya sudah biasa pak mengerjakan pekerjaan rumah karena mulai saya umur 7 tahun saya sudah di ajarkan untuk bekerja oleh ayah dan ibu saya, jawab kyara dan tersenyum menghadap ke arah pak Ibrahim.


Sontak saya pak Ibrahim dan ibu Rina begitu kaget mendengar penuturan kyara, rasanya mereka tidak percaya anak yang baru berusia tujuh tahun di ajarkan pekerjaan rumah tangga, tapi kembali mereka mengingat kelincahan kyara dalam bekerja mereka sedikit percaya. Oh begitu nak kyara, pantaslah nak kyara begitu cekatan dalam bekerja, apa nak kyara sudah ingin pulang sekarang biar bapak yang mengantarkan nak kyara tapi sebelum itu bapak ingin membersihkan diri bapak terlebih dahulu.


Kyara ingin langsung pulang saja pak, dan kyara pulang sendiri saja pak, rumah kontrakan kyara sangat dekat dengan warung ini hanya tinggal menyebrangi jalan raya saja pak, kalau begitu kyara permisi dulu bapak dan ibu.


Baiklah nak tapi kamu harus hati - hati saat menyebrang jalan, lihat kanan kiri kalau sudah tidak ada kendaraan baru kamu boleh menyebrang, pesan ibu Rina


Baik ibu kyara akan mengingat pesan ibu, kyara permisi dulu, nanti kyara datang lagi besok pagi, jawab kyara sambil tersenyum ke arah ibu Rina dan pak Ibrahim.


Kyara menyebrangi jalan raya dan sampailah di rumah kontrakan nya, kyara masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya, dan kyara langsung mengistirahatkan tubuhnya, karena sebelum kyara pulang kyara sudah makan terlebih dahulu di warung ibu Rina dan pak Ibrahim.


Pagi kembali menyapa kota S dan kyara menyiram dan merawat semua tanaman nya, dan kyara masuk untuk membersihkan dirinya dan memakan sarapan nasi goreng yang dia masak sendiri karena sebentar lagi kyara akan bekerja di warung pak ibrahim dan ibu Rina.

__ADS_1


Kyara selesai sarapan dan bertengkar untuk bekerja, salamat pagi bapak, ibu, sapa kyara dengan senyum yang begitu tulus. Pagi juga nak kyara udah datang, yuk masuk bapak dan ibu juga baru membuka pintu warung, ibu Rina dan pak ibrahim membalas sapaan kyara dengan lembut, Mereka mulai melakukan pekerjaan mereka masing - masing.


Skip


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu seminggu kyara telah bekerja di warung pak Ibrahim dan ibu Rina, sekarang waktunya kyara untuk sekolah, kyara masuk di sekolah baru nya, dengan semanagat dan harapan agar bisa menyelesaikan studinya di bangku sekolah menengah pertama itu tanpa adanya halangan.


Saat ini kyara berbaris bersama teman - teman seangkatan nya yang akan mengikuti kegiatan sekolah yaitu mengenal lingkungan sekolah dan seluruh bapak dan ibu guru yang ada di sekolah tersebut.


Kyara begitu bahagia karena di angkatan kyara mereka menyambut kyara dengan hangat tanpa membedakan status mereka, dan sekarang kyara mendapat dua orang teman, yang bernama Amel dan lita mereka adalah anak orang kaya di kota S itu tapi mereka mau berteman dengan kyara yang hanya siswa penerima beasiswa tersebut.


Kyara beruntung kerja di warung pak Ibrahim dan ibu Rina, kyara hanya akan sarapan di rumahnya sedangkan untuk makan siang dan malam di warung, itulah kenapa uang lima ratus ribu cukup untuk kehidupan kyara selama sebulan.


Waktu terus berlalu kyara juga aktif mengikuti kegiatan sekolah menengah pertama semua lomba kyara ikuti dan dia pasti memenangkannya, semua guru - guru sangat bangga kepada kyara, dan kyara cukup terkenal dengan sebutan anak beasiswa yang jenius, tapi itu tidak membuat kyara sombong, kyara tetap ramah dan baik kepada orang yang dia fikir pantas mendapatkan kebaikan.

__ADS_1


Tahun demi tahun berlalu kyara sudah naik kelas tiga, di saat ini kyara pergi berbelanja lagi kebutuhan nya untuk satu bulan ke depan, kyara tetap berbelanja di pasar tradisional di kota S, sebelum kyara masuk ke dalam pasar tradisional kyara duduk di taman, saat sedang asik duduk dan memikirkan kehidupan nya yang berjalan cukup baik, dia mendengar suara orang yang minta tolong, kyara bangkit dari tempat duduknya menuju suara tersebut, yang ada di balik semak - semak, saat kyara melihat ternyata ada seorang bapak yang bersimpa darah.


Kyara mendekati bapak tersebut, dan anehnya kyara tidak takut melihat darah yang begitu banyak, pak bapak mendengar saya panggil kyara, dan bapak itu hanya mengucapkan tolong, kyara berkata, pak tunggu disini sebentar saya akan mencarikan taksi.


Kyara mencari taksi dan meminta pertolongan kepada supir taksi untuk membantunya membawah bapak itu ke rumah sakit terdekat. Sampai lah di rumah sakit bapak itu langsung di bawah ke ruangan Unit Gawat Darurat. Saat ini kyara duduk untuk menunggu kabar dari dokter, sekitar lima menit, seorang dokter keluar, dan menanyakan keluarga korban, sebab bapak itu harus segera di operasi karena ada beberapa peluru yang yang harus segera di keluarkan dengan operasi.


Dokter juga menambahkan jika lama maka bapak itu tak bisa ditolong lagi, dan kyara tanpa berfikir panjan dia mengatakan bahwa dia adalah cucu bapak tersebut, kyara memohon agar dokter segera melakukan operasi, tapi dokter kembali menanyakan di mana ke dua orang tua kyara, dan kyara mengatakan orang tuanya sudah meninggal dia hanya tinggal berdua dengan bapak tersebut.


Saat ini dokter menimbang apakah harus anak yang berusia lima belas tahun memberi tanda tangan saat operasi tapi jika terlambat nyawa pasien jadi taruhan nya, baik lah nak segera tanda tangani semua berkas dan administrasi agar segera di lakukan tindakan.


Terima kasih dokter, baiklah dan tolong selamatkan kakek saya, kyara menuju meja administrasi dan kyara begitu kaget dengan jumlah yang harus di bayar yaitu enam puluh juta, kyara menjadi melamun bagaimana iya membayar sedangkan kyara hanya memiliki uang simpanan empat puluh juta, kyara harus mencari di mana tambahan uang nya, di saat kyara melamun.


Suster memanggil kyara, dan lamunannya buyar akibat panggilan dari suster tersebut, bagaimana suster, tanya kyara.

__ADS_1


Jadi bagaimana dengan pembayaran nya dik, apa kamu memiliki uang, jika tidak memiliki uang sebanyak ini, adik bisa membuat setengah nya dulu baru setelah itu byar lagi setengah nya kata perawat tersebut dengan bijak.


__ADS_2