Perjalanan Hidup Kyara

Perjalanan Hidup Kyara
dirumah 6


__ADS_3

kyara membersihkan sisa makanan dan piring kotor dan seluruh rumah. Sedangkan ayah dan ibu kyara sedang duduk di taman bersama anak perempuan dan anak laki-laki itu.


Nak nama kamu siapa? tanya ayah kyara kepada anak laki-laki itu. sambil memandang anak laki-laki dan perempuan dengan senyum yang hangat seperti seorang ayah yang begitu menyayangi anak mereka.


nama saya Joko ayah dan adik saya Sira. jawab anak laki-laki itu


oh Joko dan Sira, apakah kalian mau ayah Menganti nama kalian agar setelah ini ayah dan ibu akan memasukan nama kalian di kartu keluarga kami? tanya ayah kyara lagi


anak laki-laki dan perempuan itu saling pandang dan mengangguk bersama.


ayah dan ibu kyara saling pandang dan tersenyum bahagia, baiklah nak nama kamu Adrian dan kamu Adriana apakah kalian setuju? tanya ayah kyara


iya kami setuju "jawab anak laki-laki dan perempuan itu secara bersamaan


karena kalian setuju mulai hari ini nama kalian Adrian dan Adriana dan kalian akan dipanggil Rian dan ana, kata ayah kyara


sini peluk ayah dan ibu Rian dan anak " kata ibu kyara" mereka pun berpelukan.


tanpa sengaja kyara melihat itu dada kyara semakin sesak melihat ayah dan ibunya memeluk anak orang lain begitu hangat sedangkan kyara sebesar itu belum pernah merasa di peluk hangat seperti itu.


setelah berpelukan Rian bertanya kepada ke dua orang tua angkatnya, ayah ibu tadi itu siapa anak perempuan itu apa dia anak ibu dan ayah.


bukan "jawab ayah kyara" dan mulai sekarang kalian harus menganggap dia pembantu di rumah ini bukan saudara


baik ayah ibu, "jawab Rian dan ana"


dan mulai besok kalian akan sekolah bersama kyara, apa kalian ingin sekolah? tanya ayah kyara


iya ayah kami ingin sekali sekolah " Jawab ana"


baik ini sudah sore mari kita masuk ke rumah dan Ana mulai malam ini akan tidur di kamar kyara, " kata ayah kyara"


baik ayah " jawab ana"

__ADS_1


mereka masuk ke dalam rumah seperti keluarga yang bahagia tanpa perduli perasaan kyara. setelah mereka masuk ayah kyara memanggil kyara, kyara dimana kamu cepat kesini.


iya ayah " jawab kyara" sambil berlari dari dapur


kyara mulai malam ini ana akan menempati kamar kamu jadi kalian 1 kamar, kata ayah kyara


bagai tersambar petir hati kyara mendengar bahwa dia harus berbagai kamar dan tempat tidur, kyara ingin marah tapi dia tau pasti ayahnya akan memarahinya.


baik ayah "jawab kyara"


kyara berikan satu baju kamu untuk ana pakai karena dia belum mempunyai baju, kata itu kyara


baik ibu "jawab kyara"


ibu ayah bolehkah kyara berbicara dengan kalian berdua tapi hanya kelian berdua "tanya kyara" sambil kepalanya tertunduk


tidak boleh jika ada yang ingin disampaikan katakan saja mereka juga berhak mendengarkan nya karena mereka anak-anakku


"kata ayah kyara"


ayah ibu tadi bapak kepala sekolah menanyakan apakah bapak dan ibu mengizinkan ibu wali kelas untuk datang ke rumah untuk mengajari kyara jika kyara tidak di perbolehkan untuk tinggal dengan ibu wali kelas, "tanya kyara"


ayah dan ibu kyara saling memandang satu sama lain, mereka lama menjawab karena jika mereka menolak mungkin akan dipanggil ke sekolah kyara.


baiklah kami izinkan ibu wali kelas mu untuk datang ke rumah "jawab ayah kyara"


kyara memandang ayah dan ibunya sambil tersenyum dan mengucapkan terima kasih karena mengizinkan ibu wali kelasnya untuk datang ke rumah.


kyara ajak anak ke kamar kamu biarkan ana memilih baju yang dia inginkan "kata ayah kyara"


baik ayah "jawab kyara" ayo ana ikut aku ke kamar ajak kyara


dan ana mengikuti kyara masuk kedalam kamar kyara, ana melihat kamar kyara dia sangat ingin memiliki kamar kyara untuk dirinya sendiri, ana adalah anak perempuan yang seumuran dengan kyara tapi sudah memiliki niat yang tidak baik.

__ADS_1


ana ayo pilihlah baju mana yang ingin kamu pakai "kata kyara"


baik kyara "kata ana" ana memilih pakaian yang ada di lemari kyara dan pilihannya jatuh pada piyama Doraemon kesayangan kyara, aku memilih piyama yang ini "kata ana"


kyara melihat piyama yang dipegang oleh ana adalah piyama kesayangan nya kyara langsung mengambil dari tangan ana, pilihlah piyama yang lain tapi jangan yang ini "kata kyara"


tapi tadi ayah berkata biarkan aku memilih pakaian yang aku mau dan aku ingin piyama itu "kata ana" sambil kepalanya tertunduk


kami boleh ambil pakaian yang lain tapi jangan yang ini, kata kyara


baiklah kyara " kata ana" sambil berjalan ke arah lemari tapi dalam hatinya dia akan membalas kyara


setelah itu ana dan kyara keluar dari kamar dan wajah ana sedikit dibuat cemberut dan kakaknya melihat itu, ada apa ana kenapa wajah kamu cemberut begitu "tanya Rian"


ana tidak apa-apa ka Rian, jawab ana sambil tersenyum tapi Rian bisa melihat adiknya membohonginya tapi Rian tidak bertanya.


bagaimana ana apa kamu sudah memilih baju yang ingin kamu pakai? tanya ibu kyara saat ibu kyara keluar dari dapur


iya sudah ibu "jawab ana" sambil tersenyum


baiklah jika sudah, kamu mandi dan kita akan malam bersama "kata ibu kyara" dan kyara kamu tau kan apa yang akan kamu kerjakan "tanya ibu kyara"


iya ibu "jawab kyara" dan kyara langsung menuju dapur untuk membuat makan malam. setelah selesai membuat makan malam kyara membersihkan dirinya.


sedangkan ana setelah selesai mandi di ajak kakaknya yaitu Rian ke taman belakang. ana kenapa kamu cemberut saat keluar dari kamar anak itu apa yang dia perbuat padamu, jangan sembunyikan apa-apa dari kakak "tanya Rian"


ana ingin memakai piyama Doraemon tapi kyara malahan merampas nya dia tidak mau memberikan nya kepadaku kak" jawab ana " sambil menangis


dan Rian memeluk ana, jangan menangis ana mungkin piyama itu ke sanyangan nya "kata Rian untuk menghibur ana"


tanpa Rian sadari ana memanfaatkan Rian agar dia bisa menyampaikan keluhannya secara tidak langsung kepada ayah kyara karena ana melihat ayah kyara mengikuti mereka berdua. dan sebenarnya ana juga tidak menyayangi Rian karena bagi ana Rian adalah perampas kasih sayang ke dua orang tuanya dan ana sangat membenci Rian orang tuanya meninggal karena menolong Rian.


sedangkan ayah kyara begitu marah saat mendengar apa yang di katakan ana apalagi melihat ana menangis di pelukan Rian, dia tidak ingin jika Rian meninggalkan rumah ini karena dia ingin anak laki-laki.

__ADS_1


ayah kyara meninggalkan tempatnya dan segera mencari kyara, kyara apa yang kamu lakukan kepada ana sehingga dia menangis begitu, bentak ayah kyara


aku tidak melakukan apa-apa kepada ana ayah " jawab kyara". sambil kyara menangis


__ADS_2