Perjalanan Takdir Cinta Ku

Perjalanan Takdir Cinta Ku
Bab 2 : Shabila zeysha


__ADS_3

KEDIAMAN PERMANA


Mobil memasuki halaman rumah dokter ressa. Dan kemudian dia turun dan berjalan masuk dengan menenteng tas ditangan.


"Baru pulang ma, Kok tumben sore pulang, biasanya siang udah dirumah" tanya papa hans yang sedang santai menonton diruang tamu


" Tadi lagi urus pasien yang mama tolong itu pa, gadis itu sudah sadar dan kondisi sudah membaik pa" jawab dokter ressa yang langsung duduk disebelah papa hans


"Ooh alhamdulillah, akhirnya usaha mama ga sia-sia, akhirnya gadis itu bisa sadar dan pulih kembali, memang istri papa ini wanita luar biasa, tambah cinta deh❤️☺️" ujar papa hans sambil tersenyum.


"Ih mulai deh penyakit lebaynya papa😆, mama juga senang banget loh, besok mama akan jemput gadis itu pulang kerumah ini. Oiya pa, gadis itu sangat cantik sekali, mama sampai pangling lihat nya, dia bagaikan seorang peri, mama jadi pengen cepat-cepat ketemu dia lagi"ucap dokter Ressa sambil senyam senyum.


" Ah mama ngaco deh, masa ada seorang gadis yang bisa menandingi kecantikan permaisurinya papa yang cantik dan baik hati ini sih"ujar papa hans menggoda dokter ressa


" Ahh papa bisa aja deh ngegombal, udah tua juga, malu sama umur" dokter ressa tertawa mendengar tingkah konyol suaminya itu.


Walaupun usia dokter ressa dan tuan Hans sudah tidak muda lagi tapi mereka masih kelihatan langgeng dan romantis seperti pasangan yang baru menikah saja. Cinta yang mereka punya sangat dalam dan tulus, yang membuat banyak orang sangat iri jika melihat kemesraan mereka. Sudah sangat lama mereka bersama, dari masa kuliah hingga menikah, banyak hal yang sudah mereka lalui, suka duka dan kerasnya hidup mereka arungi bersama tanpa adanya konflik dalam rumah tangga hingga saat ini usia mereka sudah setengah abad.


"Huff, makin hari perasaan rumah ini makin terasa sepi dan suram ya pa, seperti engga ada warnanya, apalagi dengan kenzie udah dewasa, jadi sibuk sama perusahaan nya itu, jadi rumah ini jadi seperti kuburan aja" lirih mama ressa sambil menghela nafas sedih


" Hm mama ini ngomong apa sih, kan ada papa yang selalu menemani mama, udah jangan sedih lagi dong" hibur papa hans


" Mama kan pengennya ada cucu-cucu mama yang menemani hari tua mama, ini jangan kan ada cucu anak sendiri aja jarang banget ada waktu untuk mamanya" rengek mama ressa


" Yaahh jadi papa engga di anggap dong, yaudah mama jangan sedih lagi dong, nanti bujuk kenzie buat cari calon istri" pinta papa hans lembut sambil memegang bahu mama ressa.


" Haa,,mama punya ide pa" ucap mama ressa kemudian sambil kegirangan.


" Emang apa idenya mama?" tanya papa hans mengerutkan kening


" Ada deh, nanti papa bakalan tau juga kok" ucap mama ressa sambil berlalu pergi.

__ADS_1


"Huh, dasar mama, ada saja kelakuannya" gerutu papa hans kesal dengan tingkah istrinya.


RUMAH SAKIT


Disebuah kamar VIP di sebuah rumah sakit terlihat seorang gadis yang sedang gelisah dan terengah-engah, keringat dingin membasahi hampir sebagian bajunya, gadis itu pun terbangun dari mimpi buruk yang dialaminya.


" Toloooongg aku,,," teriak gadis itu terbangun dari tidurnya dengan nafas tersenggal-senggal


" Hah,, hah,, cuma mimpi ternyata, tapi rasanya nyata sekali, dan aku mendengar mereka memanggil nama ku SHABILA ZEYSHA, dan kedengarannya tidak asing bagiku, apa memang itu nama ku" ucap gadis itu


" Sebenarnya bagaimana masa lalu ku, kenapa susah sekali mengingat nya, secuil pun tidak terlintas ingatan tentang aku di masa lalu" keluh gadis itu lagi


Kemudian gadis itu beranjak ke kamar mandi sekedar mencuci muka. Setelah selesai gadis itu melihat pantulan dirinya di cermin kamar mandi. Dia sangat takjub melihat pantulan wajahnya di cermin.


" Sangat cantik, tapi seperti bukan diriku saja" gumam gadis itu.


" Huff,, Sungguh aku tidak mengerti dengan keadaan saat ini, aku bangun tiba-tiba sudah rumit begini, setelah ini aku tidak tau harus gimana menjalani kehidupanku" keluhnya lagi


" Tapi, tuhan masih memberiku kesempatan untuk hidup dan menganugerahi wajah yang begitu cantik ini, walaupun aku tidak ingat wajah asli ku,, Hmm,, iya aku harus semangat untuk memulai kehidupan baru, aku sangat bersyukur, sekarang nama ku Shabila Zeysha" ucap gadis itu sumringah.


" Ahh yasudah lah, besok mungkin dokter cantik itu kesini lagi, besok baru dipikirkan bagaimana cara membalas jasa nya, sekarang aku tidur dulu saja, kepala ku nyut-nyutan dari tadi pusing memikirkan banyak hal yang aku tidak ingat" ucap gadis itu sambil keluar dari kamar mandi menuju ranjang untuk kembali tidur.


Gadis itu pun menarik kembali selimut dan mencoba tidur kembali. Dia benar-benar lelah, banyak sekali pertanyaan yg berkecamuk di dalam pikirannya yang ingin dia tanyakan, tapi sama siapa dia bertanya sedangkan dia bingung dengan kondisi nya sekarang tidak ingat apa-apa. Beberapa menit kemudian gadis itu terlelap kedalam mimpinya.


KEESOKAN HARINYA


Seorang wanita paruh baya yang terlihat anggun dan cantik berjalan memasuki sebuah butik mewah dan ternama dikota jakarta. Saat dia memasuki butik tersebut, para pegawai di butik itu langsung menyambutnya dengan menyunggingkan senyum.


" Selamat pagi nyonya, ada yang bisa saya bantu" sapa pegawai butik dengan ramah


"Selamat pagi juga, bu Riri nya ada? Saya mau ketemu beliau" tanya dokter Ressa kepada pegawai butik.

__ADS_1


" Ooh ada nyonya, beliau sedang di ruangannya di lantai 2, mari saya antar kan nyonya kesana" ucap pegawai butik sambil menunjuk kearah tangga.


Saat dokter ressa dan pegawai butik hendak melangkah kaki menuju ruangan bu riri, tiba-tiba seorang wanita paruh baya dengan penampilan glamor menuruni tangga dan tersenyum ke arah dokter ressa.


" Hai sa, udah lama nunggu nih?" tanya bu Riri pada dokter Ressa


" Engga kok ri, baru aja aku sampai nih, ini mau ke ruangan kamu, eh kebetulan kamu udah turun" jawab dokter ressa sambil tersenyum


" Ihh kamu makin hari tambah cantik dan makin awet muda deh, gimana tuan hans permana ngak klepek-klepek sama kamu" goda bu riri sambil terkekeh


" Aahh kamu bisa aja ri, oh iya pesanan aku pas di telpon tadi udah disiapain nih? Tanya dokter ressa


" Udah kok, tenang aja udah beres semua, udah dibungkus rapi, pokoknya kamu tinggal terima beres, sebentar aku ambilkan" ujar bu riri dengan gaya centilnya.


"Santi, tolong ambil kan paper bag yang sudah saya siapkan tadi bawa kesini" seru bu riri pada asistennya.


Asisten bu riri pun kembali dengan membawakan paper bag di tangannya dan menyerahkannya pada bu riri. Dan bu riri langsung menyerahkannya pada dokter ressa.


" Makasih banyak loh ri, administrasi nya udah ku tranfer ya barusan, maaf merepotkan kamu, aku permisi ya, buru-buru mau ke rumah sakit nih" pinta dokter ressa


" Iya sama-sama sa, engga usah sungkan-sungkan, aku senang bisa bantu kamu, oh iya sa, emang perlengakapan baju cewek ini mau kamu kasih buat siapa? Kayaknya bukan untuk kamu deh, dari model gaya nya seperti baju untuk usia wanita 20 an, kamu ngak mungkin pake baju itu kan? Tanya bu riri yang penasaran, karena setahunya anak dokter ressa cuma satu orang yaitu kenzie dan dia cowok, dan sebelumnya dokter ressa tidak pernah membeli perlengkapan baju cewek seperti saat ini. Karena butik bu riri adalah butik langganan dokter ressa.


" Buat calon menantu aku ri, ya sudah aku buru-buru nih, aku pergi dulu ya ri, daahh,," jawab dokter ressa sambil tersenyum.


" Wah, si kenzie udah mau nikah aja yaa, ya udah hati-hati ya, sampaikan salam ku sama calon menantu mu itu yaa," ucap bu riri yang juga tersenyum


Dokter ressa pun meninggalkan butik, dan menuju ke mobilnya, disana pak rudi sudah menunggunya. Dokter ressa pun segera naik ke dalam mobil dan mobil pun berlalu menuju rumah sakit.


# SHABILA ZEYSHA


__ADS_1


Happy reading all 🥰


Jangan lupa like, komen dan vote ya🤗agar author semakin semangat up nya😉🔥🔥


__ADS_2