
~ Flash on
Di sebuah ruang tamu salon, terlihat dua orang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan anggun tengah bercerita dan sesekali mereka tertawa saat mendengarkan cerita masing-masing yang terdengar lucu.
Dari ruang perawatan di salon tersebut keluarlah seorang gadis cantik yang sangat imut dan anggun dengan menggenakan gaun warna hitam selutut dan sedikit riasan natural pada wajah cantiknya, dengan rambut yang sudah tertata rapi yang membuat nya semakin terlihat anggun, serta high heels dengan warna senada yang sudah terpasang di kaki mungilnya yang membuat penampilan gadis itu semakin menarik dan sedap dipandang. Gadis itu pun sedang berjalan berjalan ke arah mereka berdua sambil tersenyum malu karena diperhatikan.
" Yaampun sayang,, kamu makin tambah cantik seperti bidadari" puji mama ressa takjub dengan mata melongo tanpa berkedip sedikit pun.
" Iya zey, tante benar-benar pangling liatnya, cantik banget calon menantu kamu sa" ucap bu ratna yang juga menatap zeysha tanpa berkedip.
Wajah zeysha menjadi merah jambu karena malu, dia jadi salah tingkah karena sejak keluar dari ruang perawatan semua mata tertuju padanya tanpa berkedip.
" Aduh ma, tan, zeysha engga PD nih, orang-orang liatin semua tuh, jadi malu,," ucap zeysha sambil menunduk malu.
" Iihh sayang engga pa-pa kali, mereka itu takjub liat kamu karena sangat cantik, pokoknya kamu perfect banget deh" ucap mama ressa sambil mengelus pipi zeysha.
Zeysha pun tersenyum malu dan memegang lengan mama ressa.
" Yaudah yuk kita pulang sayang", ajak mama ressa
" Ayuk ma. Tante ratna, zeysha pamit pulang dulu ya" ucap zeysha
" Iya rat, aku sama zeysha pulang ya, nanti kapan-kapan aku main kesini lagi" tambah mama ressa.
" Iya sa, iya juga sayang, jangan lupa tu yaa, awas kalau jarang mampir" balas bu ratna sambil terkekeh.
"Iya, tenang aja kok" timpal mama ressa lagi.
Zeysha dan mama ressa pun meninggalkan salon bu ratna. Tiba di parkiran salon, disana pak rudi sudah menunggu. Ketika mereka sampai, pak rudi menatap kearah mereka dengan mata takjub.
" Wah nona ini sangat cantik ya nyonya, apalagi dengan tambahan make up natural, makin keliatan aura kecantikannya." puji pak rudi yang juga takjub melihat penampilan zeysha saat ini, yang langsung membuat zeysha kembali malu-malu " Mari silahkan nona dan nyonya" kemudian mempersilahkan keduanya masuk ke mobil sambil tersenyum simpul.
" Iya dong, kan calon istri nya kenzie dan calon menantu saya pak" ucap mama ressa menggoda zeysha yang tengah malu-malu.
Lalu setelah mereka masuk kedalam mobil, pak rudi pun segera mengemudikan nya menuju ke kediaman permana.
~
Mobil telah memasuki garasi di kediaman permana. Zeysha dan mama Ressa turun dan langsung masuk ke dalam rumah.
Zeysha sangat takjub melihat rumah mewah nan megah yang kini tengah di masuki nya, kini dia berjalan sambil memegang lengannya mama Ressa, matanya tak henti menatap sekeliling ruang tamu rumah tersebut.
" Wah rumah ini indah dan megah sekali seperti istana di dalam dongeng " gumamnya dalam hati
Ada sedikit rasa takut dan segan di benak zeysha, dia hanya mematung di tempatnya. Sedangkan mama Ressa sudah berjalan ke arah ruang tamu. Disana terlihat papa Hans tengah duduk sambil membaca koran. Melihat mama ressa menuju ke arah nya, papa hans menyudahi kegiatan membaca korannya dan tersenyum ke arah mama ressa.
__ADS_1
" Pa, ayo sini mama kenalin sama calon menantu kita " seru mama ressa sambil memegang tangan papa hans.
" Cantik dan imut banget ya ma, kaya mama muda dulu, serasi sama Ken nih" ucap papa hans menggoda mama ressa
" ihhh, apaan sih papa, tentu cantik dong menantu pilihan nya mama, ayo kemari sayang " ajak mama ressa pada zeysha
" iya Ma " balas zeysha sambil berjalan pelan kearah mereka.
" Sayang, ini papa hans, orang nya sih sedikit bar-bar tapi sangat baik dan bijak kok " pinta mama pada zeysha sambil tersenyum.
" iya Ma " zeysha pun mengulurkan tangan menyalami papa hans, " halo pa, nama aku zeysha" ucapnya sambil tersenyum manis.
" nama yang cantik seperti orangnya" puji papa hans yang membuat zeysha tersipu.
Mama ressa pun mengajak papa hans dan zeysha segera ke ruang makan untuk makan siang. Dan mereka pun meninggalkan ruang tamu menuju ruang makan.
~
Sebuah mobil sport memasuki garasi di kediaman permana. Dan terlihat seorang pemuda tampan turun dengan gagah dan arogan nya langsung memasuki mansion.
Kenzie langsung naik ke lantai 2 menuju kamarnya sekedar membersihkan diri dan berganti pakaian. Setelah selesai kenzie pun keluar dan mencari keberadaan mama papanya.
Setelah berkeliling mansion megah itu dan bertanya pada asisten rumah tangga, kini dia menemukan kedua orang tuanya yang tengah bersantai dengan seorang gadis di kolam berenang mansion. Dengan gadis itu membelakangi dari arahnya. Kenzie pun memperhatikan sebentar lalu menghampiri mereka.
" Apa gadis itu yang mau di jodohkan denganku, berani sekali dia merayu mama, sehingga memaksa ku menikahinya. Awas saja kamu gadis licik, permainan baru saja dimulai, bukan kenzie namanya kalau tidak punya rencana yang perfect" gumam kenzie dalam hati.
" Hai pa, ma " sapa kenzie
Tiba-tiba ada perasaan aneh saat mata zeysha dan kenzie bertemu pandang. Dan mereka pun cepat-cepat saling memalingkan pandangan masing-masing.
" Eeh sayang udah lama pulang ? " tanya mama ressa. "Ayo gabung sini, pas sekali loh, ini zeysha gadis yang mama ceritakan sama ken, calon istrinya ken, cantik kan ? Ayo kenalan" ucap mama ressa dengan semangatnya.
" Kenzie " ucap kenzie singkat, mata nya terus memandangi zeysha dari atas sampai bawah.
" Memang gadis yang cantik sih, tapi kamu salah telah masuk ke kandang singa yang buas dan ganas, dasar wanita licik pasti taktik kamu karena harta kan? Lihat saja nanti akan kubuat kamu hidup seperti di neraka " gumam kenzie dalam hati dengan menatap tajam ke arah zeysha.
Zeysha pun menyambut jabatan tangan kenzie. Tetapi dia merasa aneh dengan gelagat kenzie.
" Zeysha " balas zeysha kemudian.
" Aneh sekali pria ini, tatapannya padaku seperti tatapan ingin membunuhku saja, apa dia terpaksa menerima tawaran perjodohan ini. Tampang sih gagah, tampan dan tipikal pria idaman, tapi kok terlihat dingin dan kejam, aku harus berhati-hati, kalau bukan karena mama ressa yang sangat baik padaku aku sih ogah nikah sama pria kayak dia, ihh ngeri " gumam zeysha dalam hati.
" Oiya ma, minggu depan kan pernikahan ken dan zeysha, jadi untuk lebih mengenal satu sama lain, ken mau ajak jalan-jalan sebentar boleh ma? " tanya kenzie dengan memasang tampang pura-pura senang.
" Boleh dong sayang, kan sebentar lagi zeysha jadi istri kamu, sana gih pergi. Tapi ingat jangan macam-macam sama mantu mama, awas kamu jahilin zeysha" ucap mama ressa dengan nada mengancam dan sambil tersenyum.
" Iya ma tenang aja, yaudah ken jalan sekarang ya" ucap kenzie sambil memakai jaketnya.
__ADS_1
" Aduh gimana nih, aku malas banget ikut kenzie, tapi dia pake izin sama mama ressa lagi, ga mungkin nih aku bilang ga mau ikut, yaudah lah pasrah aja, yang penting aku tetap hati-hati " gumam zeysha dalam hati dengan wajah murung.
Kenzie langsung menarik tangan mungil zeysha dan membawanya ke parkiran.
" Cepat naik, waktuku tidak banyak, lelet banget sih jadi cewek " gerutu Kenzie.
Zeysha pun naik ke mobil sambil menggerutu kesal atas sikap dinginnya kenzie.
" Ya ampun nih cowo judes amat yak, belum juga jadi suami udah bikin aku kesal setengah mati, ga ada lembut-lembut nya sama cewe, ya ampun gimana nasib ku nikah sama dia, nasib-nasib 😥 " gerutu zeysha dalam hati
Mobil sport kenzie pun melaju meninggalkan kediaman permana. Di dalam mobil kenzie dan zeysha hanya saling diam. Kenzie fokus menyetir sedangkan zeysha sibuk dengan menatap jalanan lewat kaca mobil.
~
Tak terasa kini mereka telah sampai di sebuah gedung pencakar langit yang sangat elit dan megah. Mereka pun turun dari mobil, zeysha sangat takjub dengan pemandangan didepannya, sedangkan kenzie menyuruh satpam memarkirkan mobilnya.
" Hei, mau sampai besok kamu bengong disitu, cepat ikuti aku" pinta kenzie ketus pada zeysha
" Eeh, iya " ucap zeysha yang tersadar dari lamunannya dan langsung mengikuti kenzie.
Mereka pun menaiki lift pribadi CEO menuju keruangan kenzie di lantai 20. Sesampainya di ruangan tersebut, disana telah ada seorang pria yang seumuran dengan kenzie telah menunggu mereka.
" Ini ken, suratnya udah gue siapin " seru pria itu, yang tak lain teman kenzie yang bernama jojo.
" Oke, thanks jo " ucap kenzie singkat,
" Santai aja bro, cuman itu doang gampang. Btw, gadis ini yang mau dijodohkan nyokap lo. gila bro, perfect banget ! Gue juga mau kalo yang bening gini, ngapain juga sih pake perjanjian segala, kalo Lo ga mau, gue sikat nih " ucap jojo menggoda kenzie.
" Apaan sih, dasar buaya nyasar, balik sono keruangan lo " balas kenzie kesal dengan candaan jojo.
" ih garang amat sih macan tutul ini, yaudah gue balik dulu ya, bye CEO es batu " ucap jojo kemudian.
" Hai nona manis, saya permisi dulu ya, hati-hati disini ya, CEO nya kek macan tutul, garang banget,,rooarr,,nanti keruangan sebelah aja kalo perlu sesuatu " bisik jojo pada zeysha dengan gaya genit khasnya.
" Eh bambank, minta gue tendang keluar ya, kaya nyamuk aja, bisik sini bisik sana " ucap kenzie yang kesal melihat jojo genit pada zeysha.
" Yaelah pak bos galak bener kaya emak-emak pms, yaudah gue cabut, " ehm nona manis, saya keluar dulu ya, dahh " jojo pun langsung keluar dari ruangan kenzie dengan tersenyum puas berhasil menggoda kenzie yang bertambah kesal.
Sementara zeysha membalas dengan tersenyum simpul pada jojo yang berhasil membuatnya kegirangan dan membuat kenzie makin kesal.
" Kamu kemarilah, dan baca ini " ucap kenzie sambil menyodorkan kan selembar kertas.
" Apa ini ? " tanya zeysha kebingungan
" Surat perjanjian " jawab kenzie singkat.
bersambung...
__ADS_1
Happy reading all 🥰
Jangan lupa like, komen dan vote ya🤗agar author semakin semangat up nya😉🔥🔥