Perjalanan Takdir Cinta Ku

Perjalanan Takdir Cinta Ku
Bab 3 : Permintaan


__ADS_3

Kini dokter ressa telah sampai dirumah sakit dan langsung naik kelantai 3 menuju kamar rawat inap VIP. Sesampainya dilantai 3 dokter ressa langsung membuka pintu kamar.


"ceklek" terdengar bunyi pintu terbuka


Terlihat Zeysha yang tengah membereskan ranjang. Melihat pintu terbuka dia langsung menoleh dan tersenyum pada dokter Ressa.


" Eh ternyata dokter cantik" ucapnya sambil berjalan menghampiri dokter ressa.


" Wah sepertinya kamu benar-benar sudah sehat yaa, pagi-pagi sudah semangat untuk beres-beres, gimana tidur semalam? Apakah nyenyak, atau apa ada yang masih terasa sakit?" tanya dokter ressa yang menatap zeysha dan mengelus pipinya lembut.


" Alhamdulillah udah mendingan dok, badan saya udah terasa stabil, dan suster juga sudah memberikan vitamin. Makasih banyak sekali lagi dok karena sudah membantu merawat saya, saya tidak tau harus membalasnya bagaimana?" ucap zeysha dengan mata berkaca-kaca.


" Kamu gadis yang sopan dan manis sekali, saya semakin menyukai kamu, panggil saya mama aja ya, tidak usah panggil dokter, karena saya sudah menganggap kamu seperti anak perempuan saya" ucap dokter ressa lembut


" makasih banyak ya dok,, eh mama maksudnya, zeysha senang sekali bisa bertemu seseorang yang berhati malaikat seperti mama" ucap zeysha terharu


" Eehh 'zeysha', memangnya kamu sudah ingat nama kamu nak? Apa yang kamu bisa ingat lagi sayang?" tanya dokter ressa terkejut.


" Semalam aku bermimpi aneh ma, aku mendengar orang-orang memanggil namaku SHABILA ZEYSHA, tapi rasanya tidak asing seperti benar namaku, saat aku bangun tiba-tiba kepalaku sakit dan seperti ada secuil ingatan yang masih samar-samar, aku semakin yakin itu namaku ma" jelas zeysha dengan raut wajah datar.


" Mungkin benar sayang itu nama kamu, mulai sekarang kamu harus kembali bangkit dan semangat, mungkin ada baiknya kamu tidak ingat masa lalu kamu, dan menjalani kehidupan sekarang, dan mungkin ini takdir kamu dengan cara begini, akhirnya mama bertemu kamu" ucap dokter ressa sambil memeluk zeysha dengan penuh kasih sayang.


Entah mengapa dokter ressa sangat menyayangi zeysha, semenjak dia membawa dan merawat zeysha maka seketika saat itulah keinginan untuk terus bersama zeysha dan menjadikannya sebagai anak perempuannya semakin besar. Tapi dokter ressa sangat takut jika kelak zeysha sudah mengingat masalalu nya dia akan pergi mencari keluarganya dan meninggalkannya. Akhirnya dokter ressa memutuskan untuk menikahkan Zeysha dengan putra semata wayangnya yaitu Kenzie Azzalio Permana.


" Zeysha, mama punya satu permintaan sama kamu nak, boleh? Tanya dokter ressa dengan hati-hati takut menyinggung zeysha.


" Permintaan apa ma? Selama zeysha mampu kabulkan keinginan mama zeysha akan lakukan" ucap zeysha tegas, dia sangat ingin sekali menuruti permintaan seorang wanita yang sangat berjasa padanya itu.


" Mama,,,mama,," dokter ressa ragu dan tampak sedang berpikir dengan ucapannya " Mama ingin kamu menikah dengan putra mama" lanjutnya kembali

__ADS_1


" ." hening


Zeysha terdiam mencerna kata-kata dokter ressa. Dia bingung harus menjawab apa, satu sisi ingin sekali membalas kebaikannya, tapi disisi lain rasa nya dia belum siap untuk menikah, apalagi dia baru saja pulih dari koma, bahkan dia tidak ingat masalalu nya bagaimana, apakah suram atau bahagia. Kini hatinya sangat bimbang.


" Bagaimana sayang, kalau zeysha tidak mau mama juga tidak bisa memaksa" ucap dokter ressa dengan raut wajah kecewa.


" Bagaimana ini apa yang harus aku lakukan, sepertinya mama sangat kecewa kalau aku tidak setuju dengan permintaannya, ya tuhan apa yang harus aku lakukan, apa mungkin ini sudah takdir, yasudah aku hanya bisa pasrah dengan jalan takdirku, hitung-hitung untuk membalas jasa beliau, aku tidak ingin melihat mama sedih" gumam zeysha dalam hati, pikirannya tak karuan memikirkan nasibnya kedepan nanti, tapi dia sudah pasrah dengan keputusannya.


" Baiklah ma, zeysha setuju dengan permintaan mama untuk menikahi putra mama, tapi zeysha ingin tau, apa putra nya mama tidak keberatan menikah dengan zeysha, yang bahkan tidak tau darimana asalnya, dan apa mama tidak malu punya calon menantu seperti zeysha?" tanya zeysha sambil menatap dokter ressa.


" Benarkah sayang, mama senang sekali mendengarnya. Soal itu mama sudah bicarakan dulu sama anak dan suami mama. Mereka sudah setuju. Lagian mama sangat senang loh sayang, kalau zeysha mau jadi menantu mama, mama sangat bahagia sekali zeysha menyanggupi permintaan mama, makasih banyak ya sayang" Ucap dokter ressa sumringah dan langsung memeluk zeysha.


" Sama-sama ma, justru zeysha yang berterima kasih sama mama karena telah menerima dan menyayangi zeysha dengan tulus" balas zeysha yang tak kalah senang dan langsung menyambut pelukan dari dokter ressa.


" Yasudah yok kita siap-siap pulang sayang, ini mama bawain perlengkapan baju dan lainnya. Kamu ganti dulu sana baju pasien ini ,mama ke bagian administrasi dan ambil beberapa vitamin untuk persediaan dirumah" jelas dokter ressa panjang lebar dan berlalu pergi keluar kamar.


Zeysha pun segera mengambil paper bag yang di sodorkan dokter ressa dan langsung menuju ke kamar mandi untuk mengganti baju. Setelah beberapa saat zeysha keluar dari kamar mandi dan disana ternyata dokter ressa sudah menunggu sambil duduk memainkan handphone nya di sofa dekat ranjang. Setelah menyadari keberadaan zeysha dokter ressa pun langsung bangkit dan menghampirinya. Kemudian tersenyum takjub melihat kearah zeysha.


" Sudah ma, ah mama bisa aja, ini kan baju yang mama pilih. Ayo ma" balas zeysha sambil tersenyum malu-malu.


Mereka pun turun kebawah menggunakan lift. Sesampainya di bawah pak rudi sudah menunggu mereka dan langsung membuka kan pintu mobil.


"Silahkan nyonya dan nona" ucap pak rudi sambil membungkuk hormat.


Dokter ressa dan zeysha pun langsung masuk le dalam mobil.


" Pak ke salon langganan saya yaa" ucap dokter ressa yang langsung di anggukan oleh pak rudi tanda ia mengerti kemana tujuan yang dimaksud dokter ressa.


Mobil pun melaju ke tempat yang ditujukan. Didalam mobil zeysha hanya diam dan tersenyum sekali-kali ke arah dokter ressa. Tak ada percakapan diantara mereka saat ini. Kemudian dokter ressa mengambil handphonenya dan mengetik kan pesan ke seseorang yang di tujunya. Lalu kembali melihat kedepan dan sesekali tersenyum pada zeysha.

__ADS_1


Mobil pun berhenti disebuah salon kecantikan. Dokter ressa pun mengajak zeysha turun dan masuk kedalam salon tersebut. Saat didalam salon, mereka sudah di sambut oleh seorang wanita yang tidak lain teman nya dokter ressa.


" Eeh udah datang teryata, yok langsung ke tempat perawatan dilantai 2" ajak bu ratna kepada mereka berdua.


" Sa, gadis manis ini calon istrinya kenzie? Wah cantik dan imut banget, cocok banget sama kenzie, tampan dan cantik" puji bu ratna yang membuat zeysha tersipu malu.


" Iya dong rat, pasti cucu-cucu ku nanti bakal imut-imut nih" timpal dokter ressa dengan menyunggingkan senyum dan refleks membuat muka zeysha memerah karena malu.


" Aduh mama apaan sih, aku malu banget daritadi, ngomongin apaan sih mereka, nikah juga belum tentu jadi, udah bilang-bilang cucu." gumam zeysha dalam hati dan tetap menyunggingkan senyum pada dokter zeysha dan bu ratna.


" Tentu dong sa, bilang sama si kenzie buruan nikahnya jangan lama-lama, nanti biar mamanya segera dapat cucu" ujar bu ratna lagi sambil terkekeh.


" Hahhahaha,, pasti dong, oh iya sayang, ini tante ratna temannya mama, beliau pemilik salon ini, mama biasa kesini sekedar memanjakan diri" jelas dokter ressa pada zeysha yang di balas dengan anggukan.


" Halo cantik, kenalin nama tante ratna, siapa nama kamu sayang? " sapa bu ratna kemudian mengulurkan tangan.


Zeysha pun langsung menyambutnya dan mencium punggung tangan bu ratna dengan sopan.


" Halo juga tante, nama saya Shabila Zeysha tan, tante bisa panggil zeysha aja" ucap zeysha dengan senyuman manisnya.


" Ya ampun, zeysha gadis yang sangat sopan ya, kamu memang engga salah pilih menantu sa" ucap bu ratna yang salut dengan sikap sopan zeysha.


" Ohh ayo kita segera keatas" ucap bu ratna dan kemudian berjalan menaiki tangga dan disusul dokter ressa dan zeysha.


Di dalam ruangan perawatan, zeysha kebingungan, dia tidak pernah melihat ruangan ini sebelumnya. Kemudian dia langsung di tuntun para pegawai di bawa masuk untuk melakukan perawatan. Sedangkan kan dokter ressa menunggu di ruang tamu salon dengan bu ratna.


#DOKTER/MAMA RESSA


__ADS_1


Happy reading all 🥰


Jangan lupa like, komen dan vote ya🤗agar author semakin semangat up nya😉🔥🔥


__ADS_2