Perjalanan Takdir Cinta Ku

Perjalanan Takdir Cinta Ku
Bab 7 : Persiapan hari H


__ADS_3

Setelah mama keluar dari kamar, zeysha kemudian merebahkan tubuh nya diatas ranjang dikamar itu.


'' Huff,, lelah sekali akhirnya rebahan juga'' ujar nya sambil memejamkan mata. Tiba-tiba dia teringat akan gelang pemberian mama.


'' Oh iya, gelang ini indah sekali, tapi apa aku pantas mendapatkan nya, Hmm terimakasih kasih ya Allah engkau pertemukan hamba dengan mama, wanita berhati malaikat. '' ujar nya lagi sambil memperhatikan gelang ditangannya dengan takjub.


Setelah lama berkecimpung pada gelang, zeysha merasa gerah ingin membersihkan tubuhnya. Segera dia beranjak dari ranjang menuju kamar mandi. Didalam kamar mandi sudah tersedia lengkap semua perlengkapan mandi yang tertata rapi disebuah rak. Zeysha kemudian segera menuntaskan ritual mandi nya.


Setelah 15 menit di kamar mandi zeysha pun keluar dengan rambut basah yang tergulung dalam handuk. Ia berjalan ke arah meja rias, lagi-lagi semua sudah tersedia lengkap peralatan make up yang bervariasi merk dan warna. Serta perlengkapan perawatan seluruh tubuh, dan rambut juga tersedia.


" Ckkckck,, " zeysha berdecak kagum


" Memang betul-betul dirumah sultan ini, daritadi mataku melotot lihat kalian semua, wah wah wah,,, banyak banget ini make up dan skincare, apa ngga rugi beli sebanyak ini. Ini lagi ada paket perawatan tubuh, lhaa untuk rambut juga ada. Apa bisa di pakai ngga ya! " celoteh zeysha dengan mata berbinar-binar seperti mendapat kan harta karun.


Zeysha melihat selembar kertas diatas nakas samping ranjang. Ia pun meraih dan segera membacanya. Isi tulisan dikertas : '' Sayang, ini semua mama yang pilihkan untuk kamu, jadi ini semua punya kamu, jangan sungkan, harus dipakai dan semua aroma yang ada dikamar ini kesukaan kenzie loh😉 oke selamat mencoba sayang. Oh iya semua pakaian kamu ada di ruang ganti yaa:) " by mama.


Zeysha pun tersenyum saat membaca pesan dari mama ressa, memang kadang wanita paruh baya itu suka sekali usil padanya. Zeysha semakin sayang dan tidak tega jika harus membohongi wanita itu dengan perjanjian kontraknya dan kenzie. Tapi apa boleh buat, jika nanti sudah saatnya ia akan berterus terang pada mama ressa.


Zeysha melihat sekeliling, mencari ruang ganti yang di sebutkan mama. Akhirnya dia melangkah kesebuah ruangan yang pintunya dilapisi kaca berwarna hitam pekat. Lalu dia pun masuk kedalam. Betapa terkejut nya ia saat melihat kedalam, ruangan yang lumayan luas dengan dekorasi elegan dan mewah. Terlihat berbagai jenis model pakaian tersusun rapi dilemari kaca. Dari pakaian santai, dress, kaos, gaun, hoodie, kemeja, jeans, sweater dan lain - lain, semua tersusun rapi di tempatnya masing-masing. Juga ada sepatu, high-heels, sendal, dan alas kaki lainnya dengan beragam model, merk, dan warna. Tidak lupa pula tas dan perhiasan yang elegan dan mewah yang tentunya beragam jenis dan warna ikut tersusun rapi di raknya masing-masing. Zeysha benar-benar melongo melihat ruangan tersebut.



'' Ya ampun, ini kayak di film-film aja, ini semua banyak banget, aku merasa kayak mimpi tiba-tiba jadi anak sultan '' jerit zeysha kegirangan dan langsung mengecek satu persatu barang yang ada di dalam ruang tersebut.


'' Ups, aku ga boleh gini, ini hanya sementara, nanti jika saat nya tiba pasti aku bakalan ditendang keluar oleh si kenzie itu. ingat kamu harus tau diri zey, ga boleh menikmati harta punya orang lain, oke aku harus bersikap biasa aja, berusaha cari uang sendiri, dan anggap aja aku sedang memainkan peran jadi orang kaya baru, tidak boleh terbawa perasaan dan suasana. Huff semangat. '' batin zeysha.


Zeysha kemudian memilih sebuah dress santai dengan perpaduan dua warna yang sangat cocok untuknya, dengan rambut tergerai dan tidak lupa ia memoleskan sedikit bedak dan lipstik dengan warna pink lembut sesuai warna bibirnya yang membuat tampilan nya terkesan fresh dan natural. Sedikit semprotan parfum di akhir kegiatan nya.


__ADS_1


Waktu terus berjalan, tak terasa sudah menjelang sore, zeysha segera keluar dari kamarnya. Ia melihat sekeliling, tampak sepi tidak ada tanda-tanda kemunculan seseorang, hening.


'' Kok sepi banget ini rumah, pantesan mama ressa kebelet anak nya nikah, sepi kayak kuburan gini. Apa ngga ada seseorang gitu, mama ressa dan papa hans kemana yaa '' batin zeysha.


Zeysha menuruni tangga dari lantai 2,bmasih tampak sepi, tidak ada siapa-siapa diruang tamu dan ruang keluarga. Kemudian ia lanjut menyusuri setiap ruangan hingga sampai di dapur. Di dapur, terlihat 3 orang perempuan yang tidak lain adalah ART sedang sibuk menyiapkan makan malam. Zeysha berjalan menghampiri mereka.


Seorang ART yang berusia sekitar 40 an menghampiri zeysha.


'' Eehh non, apa ada yang di perlukan sehingga repot-repot kesini, maafkan bibi dan yang lainnya ya jika tidak mendengar panggilan dari nona karena sibuk memasak. '' ujar bik lilis


'' Ngga ada kok bik, zeysha hanya ingin ikut membantu, boleh ngga? " ucap zeysha dengan senyum ramah nya.


'' Jangan non, non kembali ke kamar saja, kan non baru pulih, tadi nyonya berpesan agar menyiapkan segala keperluan non, apa ada yang bisa bibik bantu? '' tanya seorang perempuan, adik dari bik lilis yang bernama ningsih.


'' Oh engga ada kok bik, dan alhamdulillah zeysha udah lumayan sehat kok, zeysha bosan di kamar, boleh ya bantuin kalian disini! '' ucap zeysha sambil mengerjap-ngerjapkan mata memohon pada ketiga ART tersebut. '' Oh iya, kalian panggil zeysha aja bik, engga perlu sungkan gitu, ngga perlu manggil nona lagi ya '' ucap zeysha pada ketiga ART itu.


'' Yaudah terserah kalian manggil nya apa, yang jelas boleh ya zeysha bantuin. Yummy,,, iyy enak banget kayaknya masakan para bibik-bibik cantik ini '' puji zeysha dengan senyum manisnya.


'' Hehehee, non zeysha bisa aja, apa non mau makan sekarang? '' sahut bik ningsih kemudian.


'' Eemm nanti aja deh bik, bareng mama dan papa, sekarang zeysha bantu nyicip aja,, '' hehehehe kekeh zeysha. '' Hmm bibi itu siapa namanya bik? '' tanya zeysha pada bik ningsih.


'' Oh itu mbok gendis, beliau ART yang paling lama kerja disini, dari sejak tuan muda kecil beliau yang asuh. Jadi mbok gendis sudah bagaikan ibu kedua nya bagi tuan muda. '' jelas bik ningsih.


'' Ooo, mbok saya zeysha, '' ujar zeysha memperkenalkan diri sambil tersenyum menunduk.


'' Iya non, tidak usah sungkan sama mbok, nyonya sudah banyak bercerita tentang non yang akan menjadi istri nya tuan muda. Benar kata nyonya, non zeysha itu sangat sopan, rendah hati, dan sangat cantik. '' ucap mbok gendis dengan senyum khasnya.


'' Ah mbok bisa aja mujinya, masih banyak kok wanita lain diluar sana yang lebih cantik dan sopan '' ujar zeysha yang tersipu.

__ADS_1


Perbincangan antara zeysha dan para ART itu terus berlanjut sampai mereka selesai menyiapkan makan malam. Sesekali zeysha bersenda gurau dengan mereka agar kecanggungan diantara mereka hilang, suasana dapur tampak seperti hidup, tidak seperti biasanya para ART dan majikan hanya berkomunikasi formal saja, berbeda dengan sekarang mereka tampak senang dan kagum akan kehadiran zeysha yang bisa membuat suasana rumah menjadi ramai.


Setelah selesai membantu menyiapkan makan malam, zeysha tampak senang dengan mata berbinar-binar ingin sekali rasanya untuk melahap semua makanan yang sangat menggugah selera ini, yang tertata rapi di meja makan. Tapi ia harus tahan demi menjaga kesopanan. Bagaimana pun ia harus menunggu sang tuan rumah terdahulu.



'' Mbok, kok makanan nya banyak sekali? Apa tidak mubadzir jika memasak terlalu banyak? '' tanya zeysha kebingungan.


'' Kata nyonya malam ini tuan muda akan pulang kerumah besar, jadi nyonya meminta mbok dan para bibik ini untuk memasak banyak sedikit, apalagi dengan kehadiran non zeysha '' jelas mbok gendis tersenyum lembut ke arah zeysha.


'' Ooo, '' zeysha membulatkan bibirnya membentuk huruf O, tanda ia paham.


~


Waktu tepat menunjukkan pukul 17.00, kenzie sudah tiba di kediaman permana. Setelah memarkir kan mobil sport nya di garasi, kenzie masuk ke dalam rumah mewah itu. Saat hendak menaiki anak tangga menuju kamar nya, ia melihat mamanya sedang menangis disudut pintu dapur. Ia mengurungkan niatnya untuk ke kamar, kemudian menghampiri sang ibu.


'' Ada apa ini,? siapa yang berani membuat mama menangis! '' gumam kenzie yang kemudian berjalan ke arah dapur.


bersambung...


**Happy reading🙏🙏


Author masi dalam tahap belajar jadi mohon dimaklumi jika masih ada kekurangan..


Semoga kalian terhibur dengan novel author😊


Kalau boleh author minta dukungan kalian untuk vote, like, coment agar nanti nya author jadi semangat up nya😊😊🙏


Terimakasih🙏**

__ADS_1


__ADS_2