Perjalanan Takdir Cinta Ku

Perjalanan Takdir Cinta Ku
Bab 9 : Pernikahan 2


__ADS_3

~


Tepat jam 05.00 subuh zeysha terbangun dari tidurnya, ia baru saja mengalami mimpi buruk tentang sebuah kecelakaan bus yang terjun ke jurang terjal. Di dalam mimpi tersebut ada seorang wanita berhijab yang berteriak ketakutan sebelum bus sempat terjun ke dasar jurang, zeysha merasa sangat ketakutan dan bingung apa maksud dari mimpinya itu.


" Apa arti dari mimpi ku barusan, siapa wanita itu? Apa jangan-jangan itu adalah aku dimasa lalu yang mengalami kecelakaan sehingga lupa ingatan begini " gumam zeysha lalu mengusap kasar seluruh wajahnya.


Setelah beberapa saat memikirkan arti dari mimpi nya tersebut yang membuat ia bingung, terdengar suara adzan subuh sayup-sayup berkumandang. Zeysha tersentak, setelah sekian lama ia sembuh dari koma, ini pertama kali nya lagi ia mendengarkan suara adzan berkumandang. Hatinya kini kian merasa sedikit tenang dan hangat, walaupun ia lupa akan masa lalunya dan jati dirinya tetapi ia masih mantap sekali mengingat bahwa dirinya itu adalah seorang muslim. Zeysha pun bangkit dari tempat tidurnya menuju kearah cermin.


" Ya Allah, ternyata engkau menyadarkan aku kembali melalui mimpi-mimpi aneh ini, ya mungkin inilah sosok gambaran diriku dulu, yang berhijab menutup aurat, tidak seperti ini yang memperlihatkan aurat ku" ucap zeysha dengan uraian air mata sambil melihat pantulan dirinya di hadapan cermin.


Zeysha pun memutuskan untuk melaksanakan shalat subuh kala itu. Ia mencari sepasang mukena dan sajadah di ruang pakaian (walk in closet). Setelah beberapa saat ia pun menemukan nya, zeysha langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri sekaligus berwudhu.


Setelah 10 menit berlalu ia pun selesai dari aktivitas di kamar mandi dan segera keluar hendak menunaikan shalat subuh. Setelah selesai memakai perlengkapan shalat, zeysha pun berdiri kebingungan.


" Oh iya, aku kan ga tau arah kiblat nya kemana, lah gimana ya, aku juga belum punya handphone, kalo keluar kamar tanyain kadang mereka belum bangun. Ah aku coba aja , mana tau ada seseorang yang lewat " gumam zeysha dengan raut wajah kebingungan.


Setelah lama berpikir, daripada keburu waktu subuh berjalan terus ia memberanikan diri keluar kamar untuk menanyakan arah kiblat pada seseorang. Zeysha celingak-celinguk melihat keluar kamarnya yang tampak sepi tidak ada tanda-tanda ada yang lewat. Akhirnya zeysha berjalan keluar kamar mencari seseorang untuk bertanya atau mencari petunjuk agar ia bisa segera melaksanakan shalat.


Lama menyusuri lantai 2 itu, ia mendengar sayup-sayup seperti ada seseorang yang tengah melaksanakan shalat. Zeysha pun melangkah menuju ke arah sumber bunyi. Terlihat seorang pria tengah melaksanakan shalat subuh di sebuah musholla mini di sebuah ruangan, ya tidak lain dan tidak bukan pria itu adalah Kenzie. Saat melihat Kenzie yang tengah melaksanakan shalat, tiba-tiba hati nya terasa tersentuh. Terbersit rasa kagum dihatinya.


" Ternyata walaupun sombong dan dingin, dia orang nya taat ibadah yaa, benar-benar calon imam yang baik nih " gumam zeysha yang senyam-senyum. " Iihh aku mikir apaan sih, nggak nggak, calon imam yang baik apaan, dia tuh tetap cowok paling nyebelin yang pernah ada. huhh." tiba-tiba zeysha tersadar dari lamunannya dan segera menepis jauh-jauh rasa kagumnya pada Kenzie.


" ohh jadi ke arah situ kiblatnya, oke deh aku sholat disudut sini aja lah, kayaknya dia belum selesai tuh"ucap zeysha


Setelah beberapa menit, akhirnya zeysha selesai sholat. Ia menatap ke arah Kenzie yang masih betah dan nyaman di atas sajadahnya.

__ADS_1


"Hmm,, melihat dia seperti itu rasanya ingin memiliki deh,eh apaan sih zey, tau diri dong, lagian cowok songong kek dia tuh ribet ntar kalo jadi suami"gumam zeysha pelan yang meracau dengan pikirannya sendiri.


Tiba-tiba Kenzie hendak berdiri dan melipat sajadahnya, zeysha kaget dan segera bersembunyi di sudut tembok, ia takut kepergok sedang mengintip Kenzie sholat. Tiba-tiba tanpa sengaja ia menyenggol sebuah pas bunga dan menimbulkan suara vas pecah.


"Aduh, ini tangan ngga bersahabat banget sih, pake kesenggol segala, aduh mau di taro dimana muka aku kalau diliat Kenzie nih lagi ngintip dia" gumam zeysha yang reflek berlari ke sudut lemari untuk bersembunyi.


Kenzie yang terkejut dan langsung melihat kearah sumber suara, dan nihil tidak ada siapa-siapa.


"Kok bisa jatuh ya itu vas bunga, masa iya kesenggol angin? Apa kesenggol kucing? " gumam Kenzie


Ia kemudian pergi melihat vas bunga yang jatuh, dan menemukan selembar sajadah yang terbentang.


"Lah siapa yang sholat disini? perasaan tadi cuma gue sendirian. Apa mama atau papa, ngga mungkin lah, pasti mereka sholat dalam kamar. Aah terserah deh, kok subuh ini horor banget sih" pikir Kenzie dan ia segera meraih sajadah tersebut lalu melipatnya dan meletakkan di atas gantungan sajadah.


"Aduh, dia kesini lagi, gimana ni, semoga aja dia ga sadar kalau aku sembunyi disini " gumam zeysha gelisah.


Setelah Kenzie pergi, zeysha keluar dari tempat persembunyiannya, ia celingak celinguk memastikan Kenzie sudah pergi.


"Huff, akhirnya, aku harus segera ke kamar nih, bahaya lama-lama disini. " ujar zeysha yang langsung mengambil sajadahnya yang tergantung lalu segera berlari ke kamar nya.


Dikamar zeysha mengganti mukenanya dengan piyama yang ia ambil di ruang pakaian. Setelah itu ia membereskan ranjang, membuka tirai dan jendela. Udara terasa sangat segar dengan suasana subuh yang sangat indah. Zeysha keluar dan berdiri di balkon kamar nya untuk menghirup udara segar yang menyejukkan hati dan pikirannya.


" Hmmmm,, nyaman nya disini, udara nya segar banget " ucap zeysha sambil merentangkan tangan nya.


Di balkon sebelah kamar zeysha kenzie tengah berdiri dan juga menikmati suasana subuh pagi di balkon kamarnya. Ia melihat zeysha di balkon sebelah yang sedang menikmati suasana pagi juga. Tanpa sadar ia memperhatikan wajah zeysha yang sedang tersenyum dengan mata terpejam ditambah rambut lurus nya yang tergerai berlambai-lambai tertiup angin yang membuat ia sangat cantik di mata Kenzie. Kenzie tampak takjub melihatnya tanpa berkedip. Terbersit rasa kagum dihatinya, Namun ia tepis jauh-jauh karena kebencian nya pada zeysha.

__ADS_1


"Lebay banget sih, ga pernah bangun subuh ya?kek heboh banget gitu liat suasana subuh pagi" tiba-tiba Kenzie berkata sinis dengan gaya juteknya.


Zeysha tiba-tiba terkejut lalu melihat ke arah sumber suara.


"eumm, ngapain sih nih orang nonggol mulu, merusak suasana pagi aja, sabar zey sabar,, ngga usah di ladenin panjang ntar, nanti juga capek sendiri" gumam zeysha dalam hati.


" Pagi-pagi udah julid sama orang, lagi senggang ya pak Kenzie? Oohh kalau begitu saya ngga mau ganggu permisi saya duluan pak" ucap zeysha dengan senyum terpaksa nya lalu berlalu pergi ke dalam kamarnya.


"Sial, gue dikacangin lagi, seumur-umur juga gue yang kacangin orang, rese nih cewe lama-lama yaa. Awas Lo yaa" umpat Kenzie dengan wajah kesalnya.


" Kenzie....." terdengar suara seorang wanita memanggil Kenzie dari dalam kamar.


.


.


.


**Happy reading🙏🙏


Author masi dalam tahap belajar jadi mohon dimaklumi jika masih ada kekurangan..


Semoga kalian terhibur dengan novel author😊


Kalau boleh author minta dukungan kalian untuk vote, like, coment agar nanti nya author jadi semangat up nya😊😊🙏

__ADS_1


Terimakasih🙏**


__ADS_2