
Kaisar yang melihat bahwa permaisuri telah tertusuk pisau langsunng menebas kepala pembunuh tersebut.Kaisar pun langsung merangkul maria di pelukannya dan menggendongnyaa.
“Bersabarlah permaisuri kita akan pergi ke kuil dulu untuk menggobati lukamu ini”Ucap kaisar ryuda dengan nada yang khawatir.
“hmm, aku masih bertahan aku tidak selemah yang kau kira yang mulia”
“kau masih saja ngomong dengan ada yang seperti itu”
“terserah anda mau bilang apa yang mulia”
Mereka pun terus berjalan dengan menunggangi kuda yang dimana maria dirangkul oleh kaisar ryuda dipelukannya sedangkan kaisar sedang menunggangi kudanya sambil memperhatikan maria.Mereka pun terus berjalan sampai menuju kekuil.Sesampainya dikuil kaisar ryuda melompat dengan pelan.Kaisar ryuda pun berlari menuju kuil untuk menyuruh orang untuk mengobati maria namun tak ada seseorang pun dikuil tersebut,terpaksa kaisar yang menggobatinya namun ia tak paham dalam mengobati. sehingga maria pun bertindak .
“Yang mulia sudahlah biarlah,aku dapat menggobati ini sendiri”
“bagaimana caranya?”
“baiklah yang mulia tolong bantu saya menggambil rempah-rempah yang dapat menghentikan darah ini keluar”
“baiklahh aku akan pergi kau tunggu sebentar disini”
“baik yang mulia”
Kaisar pun pergi mencari obat-obattan yang disuruh oleh maria.Sementara maria sedang merobek pakaiannya dan menggikatkannya dipinggang yang terkena tusuk tadi,sambil menunggu kaisar datang maria bersemedi untuk meredahkan rasa sakit yang ada dan juga menggembalikan tenaganya.Namun belum dari 2 jam datang lagi seorang pembunuh 3 orang yang ingin menyerang maria,maria yang melihat itu pun langsung melompat sambil memegang perutnya.Maria pun terus berkelahi dengan ketiga pembunuh tersebut sampai maria merasa tenaganya mulai melemah.Namun ia tidak menyerah sampai iya pun berlari menuju belakang kuil mereka terus berkelahi dan sampai salah satu dari pembunuh itu menggoreskan pedangnya pada wajah maria yang membuat maria marah besar lantaran wajahnya yang cantik tergores dibuat oleh sampah ini.Ia pun langsung menyerang perampok itu sampai tak ada yang tersisa lagi dan ia pun pingsan.
Kaisar pun datang membawa bahan-bahannya ia melihat bahwa maria tidak ada disana ia pun merasa kesal sekali,tiba ia melihat kebawah bahwa ada sebercak darah ia pun mengikuti bercak darah itu dan sampailah ia pun terkejut melihat bahwa maria terbaring ditanah dan ia juga melihat sekelilingnya ada 3 orang yang tergeletak.Kaisar pun merasa marah karna ia seharusnya tidak meninggalkan maria sendirian.Kaisar pun langsung menggendong maria dan beranjak dari tempat tersebut.Tanpa basah basi kaisar yang tidak tau cara menggobati itu,ia pun tanpa berpikir panjang langsung menumbuk obat yang tadi ia cari dan sempat bertanyak pada orang yang ada disana cara menggobati luka tusukannya jadi ia pun sedikit mulai mengerti jadi ia pun langsung menggobati maria.Ia merobek sedikit kain yang melengket dipinggang maria yang dimana letak luka tersebut ia pun langsung meletakkanobat tersebut keatas luka tersebut dan membalutnya dengan kain.
Kaisar yang telah menggobati maria itu terus memandangi maria dengan sangat khawatir lantaran wajah maria yang pucat tersebut
“permaisuriku yang dingin cepatlah bangun,siapa yang sudah menggirim pembunuh ini sebenarnya aku harus menyelidikinya”Dan lagi kenapa semuanya pembunuh itu menargetkan Nana apakah mereka ingin mencuri permaisuriku ini.
“Ahk ahkk”
“oh permaisuri anda sudah sadar”
“ia yang mulia,trima kasih telah menggobati saya”
“ anda adalah istri saya tentu saya akan menggobati anda”
“hm iyh yang mulia”
“baiklah mari kita balik saja,kita sudah lama disini dan lebih baik saya akan menggendong anda saja”
“tidak perlu yang mulia saya bisa sendiri,saya tak lemah ok”
“tak lemah sedangkan kau saja sudah pucat begini”
“baiklah yang mulia”
Kaisar ryuda pun menggendong maria dan menaiki kuda.Mereka pun pulang menuju kediaman panglima perang,mereka tidak langsung pulang ke kaisaran joseon karna mereka belum permisi pada panglima perang kiri dan juga takut membuat gosip yang tidak enak jadi mereka memutuskan pulang ke kediaman panglima perang.Selama diperjalanan kedua orang ini tidak ada saling berbicara seolah tidak saling kenal,tetapi kaisar selalu curi pandang pada maria.Seolah kaisar melihat seorang anak-anak yang imut,sampai membuat kaisar tersenyum sendiri.Dan tibalah saatnya mereka sudah sampai digerbang panglima perang,tetapi kaisar tetap masih menggendong maria sampai kedalam istana panglima perang dan menuju ke kediaman maria.
“Yang mulia lebih baik anda menurunkan saya”
“tidak biar saya antar anda sampai kekediaman anda”
“hmm,baiklah yang mulia”
“Hmmm”
Kaisar pun menggantar maria sampai pada ke kediamannya/Kamarnyaa.
__ADS_1
“Trimakasih yang mulia”
“ia,tunggu sini sebentar saya akan panggilkan tabib”
“tidak perlu yang mulia saya baik-baik saja”
“tidakk saya akan memanggilkannya”sambil berjalan meninggalkan ruangan.
“ia baiklah”
Beberapa saat kemudian datanglah seorang tabib bersama kaisar ryuda.
“Hormat saya pada yang mulia permaisuri”Sambil menunduk.
“iya tabib”
“mohon izin saya periksa yang mulia permaisuri”
“silakan”
“oh baiklahh yang mulia permaisuri”Sambil memeriksa denyut nadi.
“Bagaimana keadaan permaisuri”Ucap kaisar.
“Yang mulia permaisuri sudah lumayan membaik yang mulia kaisar,tinggal meminum obat yang saya anjurkan saja pasti sudah sembuh total”
“Oh silahkan berikan obatnya”
“baik yang mulia saya akan menuliskannya”
“hmm”
“yang mulia ini obatnya saya telah menuliskannya”
“baik yang mulia,saya pamit undur diri dulu”
“iya silahkan”
“apa kau sudah lumayan membaik permaisuri?”
“hmm,sudah yang mulia”
“baiklah,kalau begitu saya pergi dulu untuk memberikan ini pada pelayan agar mereka membelikannya dan membuatkannya untukmu”
“baiklah yang mulia”
“hmm”
“apakah ditidak dapat mengucapkan trimakasih pada ku ”kata kaisar dalam hatinya .
“uhh siapa yang mengirim pembunuh itu,aku harus mencari tau siapa yang mengirimnya”
“ Xiao keluarlah”teriak maria.
“Ada perintah permaisuri”ucap xiao
“kau selidiki siapa yang mengirim pembunuh itu”
“baik yang permaisuri”
__ADS_1
“xiao tak perlu memanggil ku permaisuri”
“jadi saya haru memanggil permaisuri seperti apa”
“kau panggil aku Nana saja”
“tetapi itu tidak sopan permaisuri”
“ini perintah kau panggil aku nana karna kau sudahku anggap saudari laki-laki”
“baiklah nana”xiao terharu mendengar kata-kata maria tadi.
“baikah xiao kau boleh pergi”
“baiklah saya permisi dulu”
“ia pergilah”Hey kalian berempat keluar lahh.
“iya yang mulia permaisuri”
“aku ingin perintahkan kalian sesuatu tugas”
“Tugas apa permaisuri”
“permaisuri apakah kau tak mau membuat nama kami berempat dulu”
“Ha,apakah kalian cemburu karna aku menggangap xiao sauadara”
“iya permaisuri”
“haha, kalia ini sudah ku anggap juga seperti saudaraku jadi jangan seperti itu”
“benarkah permaisuri”ucap merekah serentak”
“ia,baiklah aku akan memberi nama kalian berempat”
“baik yang mulia”
“mei namamu jadi xiao mei,yu kau jdi xiao yu,lei kau jadi xiao lei,ju kau jadi xiao ju.
“Trimakasih yang mulia”
“Hmm baiklahh, Xiao ju kau akan ikut aku 2 hari lagi kita akan melakukan sesuatu”
“baik permaisuri”
“Xiao mei,yu,lei kalian kutugaskan untuk memantau keadaan yang ada diwilayah kekaisaran joseon ini”
“baik yang mulia kaisar”
“ya sekarang kalian boleh pergi,tapi satu hal sebelum pergi kalian harus memanggil ku dengan nana ok”
“baik nana”
“ahahah sekerang pergilahh”
“kami pamit pergi nana”
“ ahkk dua hari lagi aku akan pergi merampok sebuah kerajaan yang kaya,untuk membantu rakyat yang kesusahan dan juga membantu keuangan ayahh agar dapat bersanding dengan kerajaan lainnya”
__ADS_1
“lebih baik aku menyusun rencananyaa”
Maaf apabila saya lama up dikarenakan saya maaih belajar online dan juga bekerja terimakasih atas dukungan kalian semuanya😊