Permaisuri Yang Dingin

Permaisuri Yang Dingin
Ep.16 Merasa Nyaman


__ADS_3

Dipagi hari yang sudah menampakkan cahayanya yang menerangi sebuah ruang yang nampak elegan dan ada seorang wanita cantik bak dewi sedang tidur diranjangnya.


Tok..tok.. tok...


“Siapa?”Tanyak Nana dengan suara serak baru bangun karna suara ketokan pintu.


“ini tang er yang mulia permaisuri”Sahut tang er pelayan nana.


“Masuklahh tang er”ucap nana yang sudah berdiri dari ranjangnya.


“selamat pagi yang mulia apa saya perlu membuatkan air mandi seperti biasanya”tanyak tang er.


“iya kau buatkanlah setelah itu buatkan aku sarapan”


“baiklah yang mulia saya undur diri yang mulia”ucap tang er dengan membungkukkan badannya sedikit.


Beberapa menit kemudian tang er pun datang


“yang mulia airnya telah siap dan sarapan nya juga saya siapkan di atas meja sana”


“Trimakasi tang er, setelah aku siap nanti aku ingin pergi kepasar aku ingin berjalan-jalan”ucap nana.


“Tapi yang mulia nanti kaisar tidak memperbolehkan keluar istana”ucap tang er khawatir.


“tidak-tidak dia tidak akan tau aku akan pergi diam-diam kalau mereka bertanya katakan saja aku sedang tidak ingin bertemu”


“baiklah yang mulia tapi anda harus berhati-hati nantinya diluar yang mulia permaisuri”


“ia tang er kau sangat cerewet”


“maafkan hamba yang mulia hamba hanya khawatir saja pada yang mulia”ucap tang er dengan nada seduh.


“sudah-sudah aku tau kau sangat khawatir pada ku jadi aku ingin mandi jadi kau boleh menunggu di luar”


“baiklah yang mulia saya akan pergi”


“ia tang er”


Kemudian nana pun membuka sehelai demi sehelai pakaiannya dan masuk kedalam pemandian yang telah disiapkan oleh tang er.Ia pun berendam selama mungkin setelah sudah merasa segar ia pun keluar dan menggambil handuk untuk menggerikan badannyan.Lalu ia pun memakai pakaian yang telah disiapkan dan berdandan sendiri setalah itu ia pun makan sehabis makan ia pun keluar untuk memanggil tang er.


“Tang er”Panggil nana.


“ia yang mulia”


“aku ingin pergi jadi kau masih ingat bukan apa yang aku katakan tadi”ucap nana.


“iya saya tau yang mulia”


“baiklah kalau begitu aku pergi dulu”


Nana pun pergi keluar istana ia pergi lewat belakang menuju ke pasar.Nana pun terud berjalan dan sampailah ia dipasar.


“Ahk ternyata pasar disini sama dengan pasar yang ada dizamanku dulu.”“Hmm bagaimana kalau aku membeli pakaian lalu pergi keteman para gegeku dan jiejieku”gumam nana.


Nana pun berjalan dengan sangat santai tanpa menghiraukan orang-orang yang sedang menceritakannya lantaran kecantikkannya.


Nana pun pergi kesebuah toko baju.Ia pun masuk dan disambut pelayan disana.Kemudian nana pun memilih pakaian yang menarik perhatian nya kemudian ia pun membelinya lalu ia juga mencari aksesori disana hingga matanya tertuju pada sebuah tusuk rambut yang sangat cantik hingga ia pun membelinya.


Kemudian ia pun melanjutkan jalannya, setelah selesai membeli beberapa pakaian dan aksesoris.Tapi tanpa senggaja ia melihat seorang anak lakic laki yang masih berusia 4 tahun di siksa.Ia pun berlari menuju tempat anak yang disiksa itu.


“Heyy kalian ada apa kalian ini ha menggapa kalian menyiksa anak ini ha”teriak nana dengan amarah yang meluap-luap karna melihat anak tersebut disiksa.


“Dia tadi menyenggol pakaianku sehingga menjadi kotor jadi aku memberi ia pelajaran ”ucap wanita yang sepertinya seorang bangsawan.


“Apa hanya karna menyenggol baju mu yang tidak seberapa itu kau langsung memukul anak kecil ini ha”Ucap nana dengan emosi lalu menampar wanita tersebut.


“ahkk kau berani sekali kau menamparku apa kau tak tau siapa aku”sahut wanita itu sambil menyentuh pipi yang tertampar nana.


“tak penting siapa kau aku tak takut”ucap nana tegas.

__ADS_1


Semua orang melihat itu pun mendukung apa kata nana.Tapi mereka tidak mau membela anak itu karna melihat pakaiannya saja pasti seorang bangsawan.


“Aku adalah putri dari jendral rong wook”katanya dengan sombong.


“Haha putri dari seorang korupsi saja bangga”ucap nana sambil tertawa.


“Apa yang kau katakann ha bagaimana mungkin ayah ku seperti itu”


Semua orang yang mendengar itu pun mencemoh gadis itu yang menyebut dirinya putri jendral rong.


Gadis yang mendengar itu pun merasa malu karna ia tidak tau kabar itu karna ia menikah dengan seorang pangeran yang jauh dari kerajaan ini sehingga ia tak tau kabar itu.


“Menggapa kau terdiam ha,apa kau merasa malu dengan kenyataan ini ha”ucap nana.


“Ahk kau diam jangan terlalu lancang aku adalah istri dari pangeran jin”ucapnya.


“Owh hanya seorang selir saja kau sudah bangga cih dasar sampah ”ucap nana yang merendahkannnya.


“hmm aku sangat malu lebih baik aku pergi saja dari sini”gumamnya yang sambil pergi.


“hey kau mau kemana minta maaf dulu pada anak ini sekrang juga dan beri ia uang berobat sekrang juga”ucap nana sambil menarik rambut gadis itu.


“Apaa... hmm baiklah aku akan meminta maaf dan memberi uang padanya”


Setelah semua masalah siap semua orang pun berbubaran dan juga wanita itu pun pergi yang hanya tertinggal adalah nana dan anak itu.


“Nak kau tak apa-apakan”ucap nana lembut sambil menggusap rambut anak itu.


“aku baik-baik saja bibi ”jawab anak itu.


“benarkah tapi bibi merasa kau tidak baik-baik saja,bibi melihat lukamu itu sakit”sambil menunjuk luka yang ada dilengan anak itu.


“Ini tidak apa-apa kok bibi”


“tidak-tidak kau berbohong pada bibi,apa kau mau ikut dengan bibi”


“hmm kemana bibi”tanyak anak itu.


“tapi bibi”


“kau tidak punyak tempat tinggal bukan jadi kau ikut bibi saja tinggal sama bibi iya”ucapnya lembut.


“bibi tidak akan menjadikan ku budak bukan”jawab anak itu gugup.


“tentu tidak bibi akan menjadikan mu anak bibi”


“ah benarkan bibi”ucap anak itu berbinar-binar.


“tentu kau boleh panggil aku ibu ”ucap nana lembut.


“ibu”sambil memeluk nana.


“haha entah menggapa aku merasa sangat nyaman pada anak ini walau aku masih muda aku tak ragu dipanggil ibu”gumam nana.


“Jadi boleh ibu tau siapa nama anak ibu yang ganteng ini”ucap nana yang langsung menggendongnya tanpa mempedulikan bajunya yang kotor.


“aku tidak punya nama ibu karna aku dari kecil sudah ditinggalkan”ucapnya sedih.


“ia bagaimana kalau sekarang nama anak ibu yang ganteng ini jadi morgan xia”


“baiklah ibu”


“jadi marikita pergi beli baju putra ibu yang ganteng ini”ucap nana senang.


“haha baik ibu ayo”ucap morgan dengan senang juga.


Nana dan morgan kecil pun pergi lagi ketoko pakaian untuk membeli sebanyak pakaian baju anak yang masih berusia 4 tahun.Sehabis itu mereka pun pergi ketempat makan dan makan.


Setelah itu nana pun pergi ketempat gegenya untuk melihat bagaimana usaha yang telah disuruh nana.Sesampai disana nana pun melihat begitu rame orang ia pun melihat gegenya yang sibuk itu.Ia pun memanggilnya dan mereka pun berbicara sambil memperkenalkan morgan yang sudah menjadi anaknya.

__ADS_1


Morgan yang mendengar itu pun merasa hangat dan juga sudah merasa sangat sayang pada nana.


Setelah selesai bicara nana pun pergi dari sana karna melihat hari sudah mulai fajar.Nana pun pulang yang sambil menggendong morgan.


Nana pun terus berjalan dan sampailah nana didepan gerbang belakang istana.Morgan hanya diam karna ia masih sangat polos dan belum menggerti apa-apa.


Nana pun langsung melompat dan sampailah ia diistana.Ia pun masuk kedalam kediamannya.Dan ia masih melihat tang er yang setia menunggu nya .Tang er yang melihat tuannya datang merasa sangat senang.


“yang mulia akhirnya anda sampai juga”


“ia tang er apakah ada yang mencariku tang er”tanyak nana.


“ada yang mulia ibu suri”jawab tang er lalu melihat anak yang digendong nana.


Nana yang melihat tang er menatap morgan pun sudah mengerti arti dari tatapan itu.


“tang er ini adalah pangeran muda ia adalah anak ku sekarang jadi kau harus melayani dia sama seperti diriku”ucap nana sambil menjelaskannya.


“ah baiklah yang mulia saya mengerti tapi bagaimana dengan kaisar yang mulia”


“aku akan menjelaskannya padanya nantinya”


“baiklah yang mulia”


“sekarang kau siapkanlah mandi kami aku yang akan memandikan putra kecilku”sambil tersenyum melihat morgan tertidur digendongannya.


“hmm baiklah yang mulia,apa sarapannya juga yang mulia ”


“ ia semua siapkanlah dan juga baju morgan sudah ku beli jadi kau bereskan lemari ku saja karna ia akan tinggal dikamarku ”ucap nana.


“baiklah permaisuri”


“sayang bangunlahh”ucap nana yang membangunkan morgan.


“uahmm ibu”mengucak matanya.


“bangun sayang biar ibu mandi kan ia”


“hmm baiklah ibu”


Tang er pun datang dan memberi tahu bahwa semua sudah siap.Lalu nana dan morgan pun menuju kamar mandi.Nana pun memandikan morgan setelah mogan siap ia pun menyuruh tang er untuk memakaikan morgan pakaian.Kemudian nana pun mandi sehabis mandi nana pun berpakaian dan setelah itu ia pun makan bersama morgan putranya.


___Kediaman Kaisar Ryuda ___


“Lapor yang mulia”ucap feng.


“Hamm ada apa feng”tanya kaisar.


“begini yang mulia saya disini ingin melaporkan kegiatan permaisuri”


“baiklah beritahu apa yang dilakukan permaisuriku”


“begini yang mulia tadi permaisuri keluar istana. Permaisuri keluar melalui gerbang belakang ia melompat menggunakan peringat tubuh.Setelah itu ia pergi menuju pasar tanpa ditemani oleh pelayannya lalu permaisuri singgah di toko pakaian membeli beberapa baju lalu ia berjalan lagi dan menolong seorang anak laki-laki berusia 4 tahun kemudian permaisuri menggangkatnya menjadi anaknya dan memberi ia nama morgan xia ...”ucap feng panjang lebar.


“Apa permaisuri memberi nama anak itu morgan xia yang menggikuti margaku”tanya kaisar.


“betul yang mulia,sepertinya yang mulia permaisuri sangat menyangginya dan juga permaisuri menempatkannya dikamar permaisuri”


“Baiklah apa yang buat permaisuriku senang akan ku turuti tapi aku takut para pejabat akan tidak setuju”ucap kaisar.


“hamm ia yang mulia”


“baiklah kau boleh pergi aku akan menggurus ini sendiri”


“baiklah yang mulia saya undur diri yang mulia”ucap feng.


“hmmm”


“Hamm apa pun yang membuat ia senang akan kuturuti akan kuusuhakan semaksimal mungkin”gumam kaisar ryuda.

__ADS_1


Selamat membaca buat semuanya semoga senang.Dan mohon maaf apabila kelamaan up.Disini saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa buat yang melaksanakannya.


__ADS_2