Permaisuri Yang Dingin

Permaisuri Yang Dingin
Ep.6 Kembalinya Permaisuri Nana Ke kerajaan joseon


__ADS_3

Selamat datang kembali permaisuri nana"Ucap Selir Rong Ruli",namun maria mengabaikannya dan terus berjalan dan meninggalkan kaisar begitu saja tanpa berpamitan,melihat itu selir rong ruli merasa kesal lantaran diabaikan oleh maria,tetapi disatu sisi lain kaisar ryuda malah terkejud melihat itu


Maria terus berjalan menuju kekediamannya yang dulu ditempati oleh pemilik asli tubuh ini,maria terus berjalan dan sampailah iya di kediamannya dan ia pun langsung meletakkan badannya dikasurnya itu,ia memejamkan matanya perlahan-lahan dan tertidur.


Kediaman Selir Rong Ruli


Berani sekali wanita itu menggabaikan ku begitu saja tadi lihat saja akan kuberi pelajaran kau nanti dan akan kubuat kau merasakan kembali rasanya mati kedua kalinya permaisuri nana tunggu dan lihat saja apa yang akan ku perbuat padamu nantinya "ucap selir rong ruli".


Keesokkan Paginya di Kerajaan joseon


Baginda apakah anda akan seperti biasa sarapan di tempat selir rong ruli" ucap sang pelayan" tidak aku kali ini ingin sarapan di kediaman permaisuri nana segera antar aku aku kesana" ucap kaisar ryuda".Kaisar ryuda pun beranjak dari tempatnya dan bersiap-siap untuk pergi kekediaman permaisuri nana.


Namun maria belum bangun ia masih tertidur lelap sampai salah salah satu pelayan datang dan membangunkannya.Nyonya-nyonya bangun bersiap-siaplah saya sudah menyiapkan air mandi nyonya"ucap pelayan itu" Segeralah maria bangun dan beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi dan di ikuti pelayan itu,menggapa kau ikut masuk"ucap maria" saya ingin membantu nyonya mandi" ucap pelayan itu" Ah tidak usah aku bisa sendiri kau keluarlah dan siapkanlah sarapan"Ucap maria" Baiklah permaisuri kalau seperti itu saya permisi dulu permaisuri"ucap pelayan itu"ia pergilah,uhh kenapa orang zaman ini apakah mereka gila menggapa orang sebesar ini mau dimandikan emangnya aku ini seperti bayi apa"ucap maria mengeluh". Maria pun siap dari kamar mandi ia lansung memakai baju yang berwarna merah muda yang sangat cantik dan ia menata rambut nya dengan rapi.


Permaisuri Nana



Dan kemudian datanglah pelayan dengan membawa sarapan dan meletakkannya di atas meja yang ada diruangan tersebut,lalu pelayan pun berpermisi pada maria untuk keluar.pelayan itu pun keluar.Maria pun berjalan menuju meja yang diatasnya ada banyak makanan itu.Sebelum maria memakannya ada seorang pelayan masuk menyampaikan bahwa yang mulia kaisar datang untuk makan pagi bersama yang mulia permaisuri.Kaisar pun datang ia masuk kedalam kediaman permaisuri nana yang dilihat oleh selir rong ruli dari kejauhan.Apa yang membuat yang mulia kaisar makan pagi dengan saya biasanya anda makan dengan selir rong ruli disetiap paginya? ”Kedatangan saya kesini ingin makan dengan anda permaisuri sekalian ingin melihat kondisi anda! ”Oh apakah selir rong ruli tau? Saya tidak ingin berdebat dengan selir kesayaganmu itu!”


”Dia tak perlu tau karna saya yang disini berkuasa!”


”Baiklah yang mari kita makan saja.


”Baik mari kita lanjut makan.


Maria sebenar sungguh malas berhadapan dengan pria didepannya ini tapi mau bagaimana lagi iya harus meladeninya.


”Apa yang mulia sudah puas melihat saya?”Ucap maria yang sedang memelototi pria yang ada didepannya ini.


”Permaisuri sungguh sangat cantik ”Sahut kaisar yang masih melihat maria.


”Apa yang mulia baru sadar bahwa saya memang sangat cantik?”Memang saya sangat cantik tapi yang mulia jangan kira karna memuji saya sudah bahagia.


”Wanita ini kukira iya adalah wanita yang sangat bodoh ternyata tidak dia sungguh sangat berbeda”kata kaisar dalam benaknya yang masih melihat wanita yang didepannya ini yang masih sibuk melanjut makanannya.


”Ah lebih baik saya permisi,saya masih ada kerjaan kerajan permaisuri!”ucap kaisar ryuda.


”Oh silakan yang mulia ”Ucap maria .”


”Baiklah permaisuri saya permisi dulu selamat pagi”


”Iya yang mulia kaisar ryuda”


Kaisar pun beranjak pergi dari ruangan itu.Maria yang melihat itu segera memanggil para pelayannya untuk merapikan mejanya dan menemaninya berjalan-jalan menggelilingi istana.

__ADS_1


”Ah baiklah mari kita pergi berkeliling dulu”teriak maria yang membuat para pelayannya terkejut.


”baik yang mulia permaisuri”ucap para pelayan itu.


Sambil menggelilingi istana maria melihat kekanan dan kekiri.Ia terus menelusuri setiap ruang demi ruang dan sampailah ia di taman persik yang sangat cantik.


”Wah taman ini sungguh sangat cantik”Ucap maria.


”ia yang mulia taman ini memang sangat bagus dan sangat cantik ”sahut pelayan itu.


”Oh ternyata permaisuri dan para pelayannya”Teriak wanita yang tak lain adalah selir rong ruli yang berjalan menuju mereka.


”Tentu kami mau siapa lagi kalau bukan aku dan pelayan kesayangan ku”.“Dan ada apa selir kesayangan yang mulia ini datang menghampiri kami ini ”Ucap maria dengan tersenyum tipis.


“Ah saya hanya kebetulan lewat dan ingin menyapa yang mulia permaisuri”Sahut selir rong ruli dengan menggepal tangannya karna merasa kesal.


“ Oh begitukah selir rong ruli”“Baiklah lebih baik kami pergi dulu rasanya disini sudah tidak cantik lagi dan terasa sangat bauk busuk”Ucap maria sambil berjalan yang diikuti pelayannya.


“Ahk dasar wanita sialan berani sekali dia padaku.”“ Akan kubunuh kau nanti wanita bodoh”


“Yang mulia permaisuri itu tadi sangat lucu anda membuat selir rong ruli merasa kesal”Ucap pelayan itu.


“ Aku merasa senang melihatnya begitu.”


“Baiklah mari kita kembali”


Mereka pun berjalan terus dan sampailah mereka ke kediaman,lalu maria langsung menyuruh para pelayannya untuk menyiapkan air mandinya dan makannya ia merasa lapar saat melihat orang yang menjijikkan.


“Yang mulia air nya sudah siap apakah saya perlu bantu”Ucap pelayan itu.


“Tidak perlu aku bisa sendiri”Apakah kalian sudah menyiapkan makananku?


“Sudah yang mulia permaisuri”Sahut pelayan itu.


“Oh baiklah kalian boleh pergi aku bisa melakukan semuanya sendiri.”


“iya yang mulia kalau begitu kami permisi dulu yang mulia.”


Maria pun berendam didalam air yang dipenuhi air mawar yang sangat wangi.Ia berendam sangat lama dan akhirnya pun ia siap lalu maria pun pergi untuk berpakain.Setelah ia siap berpakaian dan berdandan ia lansung pergi memakan,makanan yang disiapkan pelayannya tersebut.


“Ah akhirnya aku sudah merasa bahwa perutku sudah terisi penuh lebih baik aku pergi keluar dulu tanpa sepenggetahuan mereka.”


“Aku ingin pergi ketoko dan ke tempat pelatihan dulu aku sangat bosan ditempat yang sangat membosankan ini.”


Maria pun berencana pergi keluar tanpa sepengetahuan siapa pun ia ingin pergi ketoko obat meteka yang dibangun mkemarin itu dan juga ia ingin pergi ketempat pelatihan sekalian ingin menggambil 5 orang untuk menjadikanya penggawal pribadinya.

__ADS_1


Maria pun pergi lewat jendela kamarnya lalu berlari kearah selatan di mana itu tempat belakang istana,ia berlari menggunakan peringan tubuh.Dan belum beberapa jam ia sudah sampai di toko obatnya ia melihat situasi nya sangat baik dan ia juga bertanyak bagaimana kondisi tokoh belakangan ini.


“Oh nyonya anda datang kesini ingin bertanyak tentang keadaan tokohkah”Kata pria itu.


“ia bagaimana keadaan toko belakangan ini apakah semuanya lancar?”


“ia lancar nyonya,semua sangat baik tidak ada yang tidak beres nyonya”


“baiklah kalau gitu saya pergi dulu,saya ingin pergi ke suatu tempat”


“baiklah nyonya hati-hati dijalan”


“ia kalian jaga tokoh dengan baik”


“ia nyonya ”


Maria pun pergi beranjak pergi tapi sebelum beranjak pergi ia melihat ada kekaacauan yang ada didalam tokoh tersebut,Sehingga membuat ia berhenti beranjak pergi,ia malah pergi kearah keributan itu.Ia melihat seorang pemuda yang menggemis ingin obat itu agak dimurahkan karna ia sangat membutuhkannya.


“Tolonglah saya,tolong obat ini agak dimurahkan saya sangat membutuhkannya”


“kalau tidak sanggup membeli pergi saja jangan disini sambil menendang pria itu ”


“ahk ”teriak pria itu yang memegang dadanya yang terasa sakit.


Melihat itu maria merasa murka ia pun tanpa berpikir panjang langsung saja ia menebas pria itu dengan sebuah pedang yang ia bawah. Orang yang melihat pun merasa ketakutan dan merinding.


“Apakah kau baik-baik saja”sambil menodong tangannya pada pria itu.


“ sa...saya baik-baik saja nona”


“oh baiklah apakah kau memerlukan obat itu”


“ia nona ”


“baiklah ambil saja dan tak perlu bayar”


“ ah..ah trimakasih nona”


“hmm,baiklah dan jika kau tak punyak kerja kau boleh bekerja disini untuk menggantikan pria yang tadi itu”Sambil menunjuk pria yang ia tebas tadi.


“Trimakasih nona saya sangat bertrimakasih”


“ya baiklah aku harus pergi”Kalian semua yang ada disini apabila ada orang yang bersikap seperti tadi kedapa orang yang lemah jangan harap bisa keluar dari sini hidup-hidup kata maria dengan tajam.


Semua yang mendengar itu pun merasa takut dan tak berani berbuat seperti itu lagi,karna mereka merasa masih sayang nyawanya.Setelah semua urusan yang ditokoh selesai maria langsung pergi beranjak dari sana.Ia pun pergi ketempat pelatihan.

__ADS_1


**Veera10.


Maaff apabila karya saya kurang enak mohon pada pembaca saya meminta maaf🙏😊 Dan tolong like and komen Trimakasih**.


__ADS_2