
___Kediaman Nana___
Langit yang semulanya gelap berubah menjadi terang disinari dengan cahaya matahari.Cahaya matahari tersebut memasuki ruangan yang megah dan elegan.Dan terdapat seorang wanita cantik yang tertidur dengan posisi duduk,ia siapa lagi kalau bukan nana yang tertidur sambil duduk.
Nana pun bangun dari tidurnya.Ia melihat sekelilingnya tidak ada Kaisar ryuda karna yang ia tahu ia tertidur dipelukan kaisar.Nana tak mau ambil pusing ia pun segera menyuruh pelayannya Tang er untuk menyiapkan pemandiannya.
“Tang Er tolong buatkan air mandiku dan juga siapkan sarapan begitu juga dengan obat pangeran”Ucap Nana.
“Baiklah yang mulia saya akan siapkan”Ucap Tang er sambil menunduk memberi hormat lalu pergi.
“Hamm akan kubalas kau selir rong kau telah membangunkan singa gila”Gumam Nana dalam hati dan melirik pangeran morgan yang masih tertidur.“Sayang bangunlah kemari biar ibunda basuh”Ucap Nana membangunkan pangeran morgan yang masih tertidur.
“Hmm ibunda”sahut morgan dengan suara serak yang baru bangun.
“Sudah bangun jadi mari ibunda bantu basuh lukamu setelah itu makan dan kita akan oleskan lukamu”sambil mengelus kepala morgan dengan lembut.
“Baiklah ibunda,Ibunda terimakasih sudah sayang padaku walau aku tidak putra kandungmu”
“Tidak-tidak kau adalah anak ibunda putra ibunda yang paling ibunda sayang jadi jangan berkata seperti itu”
“Uahhh ibunda aku menyayangi mu aku akan menjadi kuat dan melindungimu”
“haha tentu sudah jangan menagis putra ibunda tidak boleh menagis mengerti”sambil menghapus air mata morgan.
“hmm baik ibunda”tersenyum.
Tang er pun datang dan menyiapkan semua apa yang telah disuruh nana.Kemudian nana pun pergi bersama morgan untuk membasuh luka morgan.Setelah selesai membasuh luka morgan ia pun pergi juga membersihkan dirinya.
Beberapa jam kemudian nana pun sudah siap.Ia pun menuju kemeja tempat makan yang sudah ada morgan utuk menunggu nana makan bersama.
Nana dan morgan pun makan bersama.Setelah selesai makan mereka pun pergi menuju ketaman didekat paviliun nana.
“Permaisuri nanti malam kita akan pergi keacara kerajaan dewa apakah yang mulia akan pergi”Ucap tang er.
“Tentu aku akan pergi aku sudah menyiapkan pakaianku yang sangat bagus”Ucap nana sambil tersenyum.“Dan aku juga akan menunggu rencana selir rong”Gumam nana.
“ibunda apa aku akan ikut”Tanyak morgan.
“tentu kau akan ikut sayang kau adalah putra aku tak tega meninggalkanmu”ucap nana.
“tapi ibunda mereka nanti akan menghinamu dan juga aku”ucap morgan sedih.
“tidak akan ada yang boleh menghina putraku dan menghina aku”
“baiklah ibunda”
“iya sudah kau beristirahatlah terlebih dahulu dan satu lagi cepat sembuh agar ibundamu ini mengajarimu”
“baik ibunda kalau begitu aku akan pergi kepaviliun ibunda saja”
“iya sayang pergilah”sambil menggelus kepala morgan.
Morgan pun pergi tinggal nana dan tang er.Nana dan tang er pun bercerita dan sesekali tertawa.
__ADS_1
walau nana orang yang sangat cuek dan dingin tetapi ia tidak akan fingin didepan orang yang ia sayang.
Hari pun mulai gelap dua orang wanita masih sibuk dengan cerita mereka sampai lupa waktu.
“Ahk yang mulia hari mulai gelap lebih baik kita kembali”
“baiklah kau siapkanlah semua kebutuhan kami tang er dan persiapkan putraku”
“baiklah yang mulia”
Nana pun masuk ke paviliunnya dan duduk didekat jendela sembari melihat ke atas.
Nana berpikir menggapa ia harus sampai ditempat yang begitu kuno dan penuh dengan intrik.Kaisar yang memiliki begitu banyak istri.
Nana pun mulai pusing memikirkan semua ini.Sampai nana tak sadar ada seseorang yang datang.
“Hey jie-jie ”teriak xiao ju.
“ahkkk apa sih gege bikin orang kaget saja”ucap nana kesal.
“aku sedari tadi memanggilmu tetapi tak kau dengar”ucap xiao ju.
“ahk maafkan aku gege”
“baiklah apa yang kau pikirkan mei-mei”Tanyak xiao ju.
“hmm begini gege aku sedang memikirkan apa rencana selir rong nanti dipesta tersebut”ucap nana berbohong padahal bukan itu yang ia pikirkan.
“Kau tenanglah mei-mei ia hanya akan mempermalukanmu hanya karna ia berpikir kau tak mempunyai bakat”
“ aku ingin menyampaikan bahwa usaha kita sudah mulai terkenal dan juga tempat pelatihan ayah yang sudah menggatur semuanya”
“Terus gege”
“Dan sepertinya ayah akan pergi berperang ke desa miao untuk menggambil ahli desa itu”
“siapa yang menggutus ayahku kesana”tanya nana.
“itu yang mulia kaisar mei-mei”
“hmm baiklahh gege tolong bantu ayah dalam peperangan itu”
“baiklahh aku akan membantu ayah,kau tenanglah mei-mei kalau begitu gege mu ini pergi dulu”
“hamm”
tok...tok... tok...
“Siapaa”tanya nana.
“Saya yang mulia tang er”
“Ada apa tang er”
__ADS_1
“begini yang mulia apakah anda sudah siap ”
“ahk aku lupa aku belum siap-siap”ucap nana.“apakah morgan telah selesai ”tanya nana.
“pangeran telah selesai yang mulia sekarang ia menunggu anda didepan”
“Baiklah aku akan bersiap-siap kau tunggulah tak perlu bantu aku”
“baiklah yang mulia”
Nana pun bersiap-siap ia pun pergi kekamar mandi untuk membersihkan dirinya.Nana pun berendam.Setelah beberapa lama ia pun keluar dan menggelap badannya dengan kain.
Setelah itu nana pun memakai pakaiannya yang sudah ia siapkan ia memakai hanfu yang lumayan sedikit terbuka berwarna mereh bercampur putih dan hiasan kepala yang lumayan sederhana.
—Ilustrasi Permaisuri Nana—
Nana pun keluar dari kediamannya.Betapa terkejutnya tang er melihat kecantikkan nana yang begitu cantik tanpa make up yang tebal.
“Tang er ada apa”tanya nana.
“anda sangat cantik yang mulia permaisuri”ucap tang er.
“Hamm makasih tang er,owh tang er dimana putraku”tanya nana.
“Ibundaa”Teriak morgan dari belakang nana.
“Ah putra ibunda dari mana”
“aku dari sana ibunda,woh ibunda sangat cantik”
“benarkah ”
“ia ibunda sangat cantik ”
“kau juga sangat tampan.Kemari ibunda gendong”
“benarkan morgan sangat tampan ibunda”
“tentu kau sangat tampan dan mirip ibunda yang sangat cantik ini”
“heheh aku mirip ibunda”
“tentu kau adalah putraku”
Tang er yang melihat itu pun merasa terharu lantaran nyonya sangat sayang pada seorang anak yang bahkan bukan anak kandungnya.Ia bersyukur memiliki seorang nyonya yang baik hati.
Mereka pun berjalan sambil tertawa riang.Dan sampailah mereka didepan gerbang sudah banyak yang mendunggu.Dan disitulah nana menurunkan morgan.
Nana pun kembali ke posisi semula berwajah datar, dingin,cuek.Begitu juga morgan yang sudah meniru sikap nana yang dingin.
Nana pun berjalan dengan sangat anggun.Semua yang melihat itu pun terpana karna nana sangat cantik sangat-sangat cantik.
__ADS_1
kaisar yang melihat itu pun seperti terbakar api yang besar.Ia juga kesal melihat panampilan nana yang begitu menarik perhatian kaum adam.
Begitu juga dengan selir rong yang melihat itu pun merasa geram.Ia merasa seharusnya ia yang diperhatikan bukan nana.