Permintaan Terakhir Ayah

Permintaan Terakhir Ayah
Mas...


__ADS_3

Degg...


Wulan seketika membeku.


"Selamat pagi semua" ucap Bu Bella


"Pagi bu"


"Saya akan perkenalkan dosen baru pengganti saya, silahkan Pak Nathan"


"Pagi semuanya perkenalkan saya Joenathan Dirgantara dosen pengganti Bu Bella, kalian bisa memanggil saya Pak Joe atau Pak Nathan asal jangan panggil sayang yaa" Jelas Joe pada semua mahasiswa nya dan mampu memecahkan kesunyian dengan candaannya


"Pagi Pak Joenathan"


"Joe.." dalam hati Wulan dan menatap lekat Joenathan yang sekarang tengah serius menjelaskan materi pelajarannya. Ia pun diem seribu bahasa entah kenapa Joenathan bisa menjadi dosen difakultasnya.


Joenathan Dirgantara adalah pria tampan yang baru saja menyelesaikan pendidikan nya disalah satu kampus ternamaan disalah satu negeri tetangga.


Joe adalah mantan kekasih dari Wulan yang tidak lain adalah istri dari Dave Mahendra mereka bertemu ketika itu Joe adalah kakak kelas Wulan sampai akhirnya mereka dekat dan berpacaran hampir setahun lamanya mereka berpacaran tapi ketika enam bulan bersama Wulan harus kembali ke Indonesia karna desakan dari orangtuanya.


....


"Dosennya ganteng ya Lan?" Mata Ririn bebinar masih lekat dipandangannya wajah tampan dosen baru.


"Lan.. Lan.. ko diem aja sih? Kamu lagi mikirin apa? Kamu masih sakit?" tanya Ririn


"Aah engga Rin, tadi kamu ngomong apa?"


"Bengong terus ih dari tadi aku dianggurin sebel deh"


"Lan, bisa ngobrol sebentar?" Tanya seseorang dari arah belakang mereka


"Pak Nathan" seru Ririn sambil matanya berkedip beberapa kali


"Gak bisa, aku mau pulang" Wulan menghindar


"Lah Lan, katanya kamu mau ke perpustakaan yang deket taman kota kok sekarang ngomong mau pulang?" Jelas Ririn


"Ririn.." sambil senggol tangan Ririn


"Eh..." menutup mulut


"Kebetulan aku juga mau kesana, gimana kita bareng aja Lan, sekalian ada yang mau aku bicarain sama kamu, sebentar aja Lan" pinta Joe


"Tunggu aku di cafe sebrang kampus aja sekarang aku mau ke toilet dulu" ucap Wulan sambil menarik tangan Ririn


.....


"Wait.. Wait... Lan, kamu hutang penjelasan yaa sama aku" ucap Ririn


"Joe itu mantan aku Rin, kita udah pacaran hampir setahun tapi karna sesuatu hal kita harus putus"


"Ko kamu punya pacar gak pernah cerita ke aku sih Lan?"


"Kita tuh LDR Rin, aku juga awalnya ragu sama hubungan aku dan Joe tapi ternyata bertahan sampai setahun, yaudah yuuk ke toilet buruan "


"Okk.. Tapi siapa yang putusin pertama Lan? Jangan bilang kamu deh"


"Udh ah, jangan dibahas aku duluan yaa Ririn"


"Sukses Lan" sambil melambaikan tangan

__ADS_1


.....


Langkah Wulan berhenti dipintu depan cafe ,ia ragu untuk bertemu dengan Joe tapi apa boleh buat semua harus dijelaskan bukan?


Mata Wulan mencari cari dimana posisi duduk Joe berada, sampai akhirnya Joe pun melambaikan tangan ke arah Wulan dan Wulan pun menghampiri Joe.


"Apa lagi yang harus dibicarakan Joe? Semua udah usai"


"Duduk dulu Lan, kamu pasti cape kan jalan dari kampus ke sini di luar juga panas lagi, aku pesenin es coklat yaa"


"Hmm"


Kenapa masih seperhatian itu sih kamu Joe? Tanyaku Dalam hati


"Diminum dulu Lan"


"Iya"


"Aku tau pernikahanmu itu bukan dilandasi karna cinta kan Lan ?"


"Apa maksudmu Joe?"


"Lan, aku sudah mencari tau semua kamu menikah hanya karna pesan terakhir ayah suamimu saja kan? Di saat hubungan kita baik baik saja dan akhirnya kamu menyetujui untuk menikahinya, aku faham Lan" jelas Joe


Wulan hanya diam tanpa sedikit pun mengeluarkan suara karna memang benar pernikahannya dengan Dave tanpa adanya rasa cinta, bukan kah cinta akan datang dengan sendirinya?


"Aku faham, kamu gak bisa nolak permintaan orang tua kamu dan akhirnya kamu mengorbankan perasaan kamu sendiri tanpa kamu bertanya ke aku dulu"


"Langsung ke intinya aja Joe, aku tidak ingin bertele tele"


"Aku tidak ingin kita putus! Keputusanmu memutuskan ku itu salah dan itu hanya keinginanmu saja , sedangkan aku tidak mau"


”Lan, bahkan sampai hari ini pun suamimu masih memiliki kekasih bukan? Kenapa kamu masih kekeuh mau putus dari aku? Klo dia aja bisa mendua kenapa kamu tidak? Gimana?" jelas Joe


"Jawabanku masih sama kita putus!" Cetus Wulan dan berdiri meninggalkan Joe


Yang dikatakan Joe memang benar sampai hari ini pun Dave masih memiliki kekasih tapi bukan berarti aku harus seperti dia juga kan? Tidak sampai hati rasanya kalau aku harus seperti Dave. Akan ku buat kau mencintaiku. Teguh Wulan pada dirinya


.....


"Kamu baru pulang Lan?"


"Ah.. iyaa Mas"


"Manisnya.." ujar Dave dalam hati


"Kamu juga baru pulang mas?" tanya Wulan


"iyaa"


"Duduk dulu Lan"


Dengan perasaan yang sedang tidak baik baik saja akhirnya Wulan pun mengiyakan perintah Dave.


"Lan, aku akan pergi kerumah utama dan tinggal sementara waktu disana"


" Aku?"


"Kamu tetap lah di apartemen, sesekali aku akan kesini"


"Kenapa kita beda atap Mas? Kenapa kamu ninggalin aku begini ?"

__ADS_1


"Claudia akan pulang ke jakarta, aku hanya takut dia tau aku sudah menikah"


"Bukan kah kita memang sudah menikah? Lantas mengapa harus ditutupi?" ucap Wulan dengan nada tinggi


"Kamu tau kan kita menikah hanya karna pesan terakhir ayahku, cintaku tetaplah untuk kekasihku" Dave memperjelas dengan suara menggema


"Haa.. aku bahkan lupa alasan kita menikah, jika memang itu mau mu tinggalkan aku ceraikan lah aku kembalikanlah aku kepada orang tuaku ,aku akan bilang pada mereka jika aku yang memintamu menceraikanku" suara lantang Wulan dengan penuh amarah


"Kamu fikir segampang itu minta cerai dariku? Aku bahkan mengorbankan perasaanku untuk menuruti keinginan ayahku" bentak Dave


"Bukan kah sudah aku katakan urusi saja kehidupan kita masing masing tanpa mencampuri urusan orang lain"


"Mas.. aku gak bisa kalau harus menutupi pernikahan kita, aku bahkan sudah memutuskan hubungan ku dengan kekasihku"


"Pernikahan bukan untuk dipermainkan Mas, kamu sudah berjanji didepan orang tua kita dan dihadapan Tuhan Mas!" jelas Wulan


"Cukup Wulan" bentak Dave


"Beri aku waktu satu tahun Mas untuk membuatmu mencintaiku, jika selama itu tidak ada cinta untukku maka aku siap untuk melepasmu Mas" pinta Wulan ia merasa putus asa dengan pernikahannya yang baru seumur jagung


"Akan ku fikirkan"


"Aku mau jawaban mu sekarang Mas" lirih


"Baiklah, satu tahun lakukanlah buat diriku mencintaimu"


"Terimakasih Mas"


....


Wulan menuju dapur untuk membuat makan malam. Seadanya.. iyaa karna bahan bahan yang tidak banyak jadilah Wulan memasak Nasi Goreng dan dadar telur.


" Kamu masak apa Lan?" tanya Dave


" Masak nasi goreng sama telur dadar Mas, maaf yaa yang didapur cuma ada ini Mas"


"Oh iya aku belum stok bahan masakan yaa?"


"Iya Mas"


"Yaudah setelah makan kita ke supermarket dulu yaa beli bahan bahan untuk kamu masak" ajak Dave


"Iya Mas" senangnya hati Wulan


Aku pun menuangkan nasi goreng dan telur dadar di piring Dave dan Dave pun makan dengan lahap.


"Enak atau lapar Mas?"


"Enak sekaligus lapar juga sih" hehe


"Emang kamu belum makan?"


"Belum, gak sempat Lan banyak kerjaan sampai rumah malah diajak berantem" sindir Dave


"Maaf ya Mas, abis kamu nyebelin banget sih"


"Kamu masih mau pindah kerumah utama Mas?" tanya Wulan


"Iya Lan, maaf aku tinggal dulu yaa tapi aku akan sering kesini "


"Senyum doonk"

__ADS_1


__ADS_2