Permintaan Terakhir Ayah

Permintaan Terakhir Ayah
eps.5


__ADS_3

"Sayang.."


"Claudia..."


"Aku merindukanmu"


"Me too"


Merekapun berpelukan sesekali Claudia pun menciumi pipi kekasihnya dan mulai meraba dada bidang Dave.


Dave yang tau akan kemana aksi Claudia, ia pun memberikan jarak kepada Claudia


"Why?"


"No.. Claudia"


"I want Dave, please"


"No.." tolak Dave dengan lembut


Dengan muka sedihnya Claudia berjalan ke kursi kekuasaan Dave, ia menundukkan kepalanya dan tidak ingin melihat Dave


"Claudia.. Maaf aku tidak bisa lebih dari ini, kita belum menikah terkecuali kamu ingin menikah denganku"


"Dave.. please jangan bahas pernikahan didepanku"


"Kenapa? Bukankah kau mencintaiku?"


"Dave, masih banyak kontrak kerjaku yang belum aku selesaikan, mengertilah.. kitakan masih bisa pakai pengaman" ucap Claudia membisikan ditelinga Dave


"Tidak Claudia, aku hanya akan melakukannya dengan istriku"


"Come on Beb"


Sebagai gantinya Dave pun harus memberikan waktu nya pada Claudia selama ia berada diJakarta. Pemotretan demi pemotretan yang Claudia lakukan hingga akhirnya Dave pun bosan.


"Besok aku akan ke kantor"


"What? Bukannya kamu udah janji mau temenin aku selama di Jakarta?"


"Aku masih banyak pekerjaan Claudia dikantor"


"Kamu masih saja sama seperti dulu kantor.. kantor.. kantor yang kamu urusin"


"Please Clau.. aku lagi tidak ingin mendengar protesmu"


"Baiklah, tapi setelah ini temani aku ke club dulu ya sayang, aku harus bertemu dengan temanku " pinta Clau yang sudah memegang tangan kekar Dave


"Baiklah"

__ADS_1


.....


"Sayang, kamu mau minum apa?" tanya Claudia


"Soda saja"


Sebelum Claudia memberikan minuman kepada Dave, terlebih dahulu ia memberikan sedikit obat perangsang kedalam minuman Dave agar ia bisa merasakan tubuh hangat Dave.


Setelah beberapa kali tenggukkan Dave pun merasakan aneh pada tubuhnya, tubuhnya mulai merasakan panas sambil ia membuka jaketnya dengan kasar.


Senyum bahagiapun datang dari bibir Claudia, dan seketika menjadi kaget saat Dave hendak berdiri dan pergi meninggalkannya.


"Sayang, kamu mau kemana?"


"Apa yang kamu masukkan kedalam minumanku?"


"Aku tidak memasukkan apapun" elak Claudia


"Sayang... Sayang..."


Dave pun pergi meninggalkan Claudia yang masih berada didalam club.


......


Ditempat yang berbeda


kriiing... kriiing...


"Baik nak.. kamu gimana kabarnya?"


"Baik juga bu"


"Akhir pekan bisa pulang tidak nak? Ibu dan ayah ingin mengajakmu dan Dave berlibur ke kota *** menginap dirumah bibimu"


"Akhir pekan ya bu? Akan ku bicarakan pada Mas Dave dulu ya bu"


"Iya sayang, yasudah ibu tutup dulu ya nak telponnya"


"Iya bu"


Akhir pekan ya.. apa aku harus bicara dulu ke Mas Dave ya? Berarti aku harus kerumah utama dulu donk


Setelah tiba dirumah utama Wulan pun masuk kedalam duduk menunggu kedatangan Dave, waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.


Aku pun memutuskan untuk menunggu Dave dikamar sambil menonton televisi.


kreeekkk... suara pintu terbuka


"Mas, kamu baru pulang?"tanya Wulan sambil bangun dari kursi

__ADS_1


Dave yang sudah tidak bisa menahan hasratnya akhirnya mendekati Wulan. Dan mengecup bibir ranum milik Wulan.


Wulan pun tidak membalas karna ini kali pertama dia berciuman, seketika Wulan pun mendorong dada Dave.


"Kamu kenapa Mas? Kamu mabok ya?"


"Tolong aku Wulan untuk kali ini saja tolong bantu aku tanpa banyak pertanyaan"


Wulan yang bingung pun akhirnya hanya diam menerima perlakuan lembut dari Dave.


Dave pun akhirnya mendekatkan bibirnya dengan bibir Wulan kembali. Semakin dalam dan ciuman itu pun mulai menuntut lebih. Tidak hanya mencium tangan Dave pun mulai aktif membuka kancing baju Wulan. Tanpa terasa keluarlah suara aneh yang sejak tadi Wulan tahan.


"Jangan ditahan sayang, Keluarkan saja suara indahmu" suruh Dave yang sudah melucuti pakaian Wulan


Dan malam penuh kehangatan pun terjadi.


...........


Saat Dave membuka mata terkejutnya ia saat melihat siapa yang ia peluk pagi ini dan saat matanya terbuka lebar dia menemukan Wulan yang sedang tertidur pulas di dada bidangnya.


"Maafkan aku Wulan karna sudah mengambil hakku tanpa sadar" dalam hati Dave


Saat Dave hendak membelai pipi Wulan, handphone Dave pun berbunyi.


"Aku tidak apa apa"


"Iya"


Karna suara yang mengganggu tidur indahnya akhirnya Wulan pun membuka kedua matanya dan tanpa sengaja melihat Dave yang tidak mengenakan baju, ia langsung membalikkan badannya dan mencoba mengingat apa yang telah terjadi semalam.


"Kenapa aku bisa tidak pakai baju? Aaahh... Apa semalam aku dan Mas Dave benar benar melakukan nya?" gumamnya dalam hati sambil mengusap kasar wajahnya


Dave yang tersadar bahwa Wulan sudah bangun pun akhirnya menutup telponnya dan meletakkan handphonenya di nakas kembali.


"Kamu sudah bangun Wulan? Tanya Dave


Karna tidak ada jawaban dari Wulan akhirnya Dave pun melihat wajah Wulan. Ia tau sebenarnya Wulan sudah bangun dan pura pura memejamkan matanya lagi.


"Maafkan aku Wulan" tutur Dave


"Maafkan aku sudah meminta hakku tanpa sadar, maafkan aku Wulan aku harap kamu tidak benci padaku" jelas Dave


"Aku tidak apa apa Mas, sudah seharusnya aku memberikanmu hakmu kan?" jawabku dan membalikkan badanku menghadap Dave


"Wulan"


"Semalam aku hanya terkejut saat tiba tiba kamu menciumku" Tuturku sambil menundukkan pandangan


"Tapi kamu menikmatinya kan?" Ledek Dave

__ADS_1


"Mas.. Ga lucu , itukan ciuman pertamaku"


"Hahaha.. Aku hanya bercanda Wulan, jujur aku pun menikmatinyaa. Terimakasih Wulan" Dave pun memeluk dan mencium kening Wulan


__ADS_2