
"Oh iya Mas, aku lupa bilang kalau Ibu dan Ayah ngajak kita ke kota *** berkunjung kerumah bibiku"
"Kapan?"
"Akhir pekan Mas, sebenarnya semalam aku ingin menelpon mu tapi serasa tidak sopan jadi aku kesini tanpa izin darimu Mas. Maaf" tuturku
"Akhir pekan ya?"
"Iyaa"
"Hm.. kebetulan aku ada pekerjaan di kota *** nanti kita pergi bersama yaa tapi aku selesaikan pekerjaanku dulu baru nanti kita kerumah bibimu"
"Tidak usah Mas, jika Mas sibuk aku biar berangkat bareng dengan ayah ibu saja"
"Jangan Lan, kamu mau mereka tau hubungan kita yang tidak baik baik saja? Kita akan pergi bersama tunggu aku selesaikan pekerjaanku dulu ya"
"Baik Mas"
"Hari ini kamu kuliah Lan?"
"Kuliah mas"
"Izin saja, aku tidak yakin kamu kuat berjalan Lan, setelah yang kita lakukan semalam" sambil membelai rambut Wulan
"Tapi mas.."
"Sttt, nanti akan ku atur agar kamu izin kuliah hari ini" ucap Dave
"Kamu gak bersih bersih?"
"Aku gak bawa baju ganti mas"
"Pakai kaos ku saja kalau begitu"
• Crekk
Tatapan Dave menuju kepintu kamar mandi lalu terpaku melihat Wulan mengenakan kaos oversizenya yang agak kebesaran ditubuh mungil istri kecilnya itu.
Wulan berjalan pelan sambil menundukan kepala dan memelintir jari jemarinya karna gugup yang dilanda
"Mas.. jangan liatin begitu aku malu" sambil memelintir ujung baju
"Kamu lucu banget sih Lan pakai kaos oversize ku begitu jadi pengen cium" mendekati Wulan
"Hah?"
"Kenapa? Akukan suami kamu"
Dave pun menarik pelan dagu Wulan dan mencium bibir Wulan dengan lembut.
.....
"Kamu mau disini dulu atau mau aku antar ke apartemen Lan?" sambil menyantap sandwich miliknya
"Antar aku pulang ke Apartemen saja Mas, masih ada tugas yang belum aku kerjakan"
"Baiklah"
"Aku pamit ke kantor ya Lan, kalau butuh sesuatu bisa hubungi aku"
"Mas, kalau kapan kapan aku mampir ke kantor mu gimana? " dengan penuh hati hati
"Mampirlah, aku akan sangat senang jika kamu mau ke kantor tapi hubungiku dulu ya takutnya aku sedang berada diluar"
"Iya Mas"
__ADS_1
"Aku berangkat" sambil mencium kening Wulan
"Hati hati Mas" meraih tangan Dave sambil mencium tangannya
"Setidaknya hubunganku dengan mas Dave ada kemajuan" ujarku dalam hati
.....
Ririn Calling 📞📳
"Lan, kamu dimana?"
"Diapartemen Rin, kenapa?"
"Kirimkan alamat apartemen mu, aku akan kesana"
"Iya"
Bell berbunyi..
"Wulan.. kamu kenapa izin hari ini? kamu sakit lagi ya?"
"Sabar sabar.. satu satu donk kalau bertanya"
"Kamu kenapa Lan? Ko kamu kaya orang kesulitan berjalan" sambil meruncingkan matanya
"Aaahh ituu.. Tadi aku terjatuh ditoilet makanya aku izin kuliah"
"Kamu yakin itu alasannya? Tapi aku ko tidak yakin ya Lan!" masih penasaran
"Sudah sudah sekarang aku tanya ada apa kamu kesini? Pasti ada hal penting yang mau kamu sampaikan kan?"
"Wahh.. kamu ternyata bisa membaca pikiranku ya Lan?"
"Ada apa?"
"Kalian berantem?"
"Tidak, entah kenapa tiba tiba Aldy memutuskanku begitu saja tanpa penjelasan yang jelas"
"Yasudah sabar ,kan masih banyak laki laki diluar sana yang lebih dari Aldy"
"Iya ya Lan, bagaimana dengan Pak Nathan?" tanya Ririn ia lupa kalau Wulan mantannya Nathan atau Joe
"Upss... Maaf aku lupa Lan, kamu kan mantannya Pak Nathan ya?"
"Tidak apa, jika kalian cocok mengapa tidak? Aku hanya masa lalunya bisa saja kamu masa depannya, iya kan?"
"Hahaha... Nampaknya berat sekali yaa sainganku, walaupun aku tau kamu masa lalunya tapi masih terlihat jelas di matanya cinta yang membara untukmu" ledek Ririn
"Hanya perasaanmu saja"
"Apa tidak ada cinta lagi untuknya?"
"Kamu gila ya Rin, sudah tau aku sudah bersuami"
"Hahaha.. baiklah baiklah aku hanya ngetes kamu saja Lan, jangan ngambek donk" sambil mengedipkan matanya
"Hmm..."
"Rin..."
"Iyaa" sambil memasukan cemilan ke dalam mulutnya
"Malam ini bisa temani aku tidur disini?" tanya Wulan
__ADS_1
"Hah... Memangnya suamimu kemana Lan? Keluar kota?"
"Dia tidak akan pulang selama seminggu kedepan Rin, dia takut pacarnya tau kalau dia sudah menikah denganku" tunduk Wulan
"Dave punya pacar? Terus kamu diem saja gitu gak marah?" tanya Ririn tak habis fikir dengan sahabatnya
"Aku dan Mas Dave menikah karna permintaan terakhir papa mertua ku, aku tau Mas Dave sudah memiliki kekasih dan aku pun sudah meminta waktu setahun untuk membuat dia mencintaiku jika dalam waktu setahun dia belum mencintaiku, aku siap melepaskannya walaupun hatiku berat Rin" jawab Wulan
"Lalu Dave menyetujuinnya?"
"Iya, tapi saat ini kekasih nya berada di Indonesia mau tak mau aku harus mengalah"
"Aku fikir diantara kalian sudah tumbuh rasa cinta itu Lan" sambil memeluk sahabatnya
"Aku sudah membuka hatiku untuknya Rin, tinggal bagaimana caranya aku membuat dia mencintaiku"
"Baiklah lakukan apapun buat dia mencintaimu dan menghempaskan si pelakor itu"
"Terimakasih Rin"
.......
"Sayang... Are you ok?"
"Im oke" Jawab Dave singkat
"Aku mengkhawatirkan mu, semalam kau pergi meninggalkanku begitu saja sendirian disana" peluk Claudia
"Apa yang kau masukkan kedalam minumanku Clau?" Tanya Dave sambil melepaskan pelukan Claudia
"Ak... Aku... tidak memasukkan apapun kedalam minumanmu sayang" Jawab Claudia terbata bata
"Jangan berbohong Clau! Kau memasukkan obat perangsang kan?"
"Jawab Clau!" bantak Dave
"Iyaa... Kau benar Dave aku yang telah memasukkan obat itu kedalam minumanmu" Jawab Claudia tak kalah kencang
"Apa tujuanmu memasukkan obat itu kedalam minumanku Clau? Kau tidak berfikir apa yang akan terjadi jika Kau dan Aku melakukannya?" Dave memegang pundak Claudia dengan kemarahan yang jelas dimatanya
"Maafkan aku Dave, Maafkan aku.. Aku tidak berfikir panjang aku hanya menginginkan kehangatan tubuhmu, aku takut kau meninggalkanku" Jawab Claudia dengan butiran air mata yang membasahi pipinya
"Kau fikir apa? Kenapa kau berfikir seperti itu Clau? Kau meragukan cintaku" tanya Dave lembut dan memasukan Claudia kedalam pelukkannya
"Tidak Dave, aku hanya takut kau bermain dibelakangku karna aku belum pernah memberikan kehangatan tubuhku untukmu"
"Kau fikir dengan kau tidak memberikan kehangatan itu aku mencari yang lain? Come On Clau, kita sudah tiga tahun bersama kau masih belum mengenaliku?"
"Maafkan aku Dave"
"Jangan pernah kau berfikir yang macam macam tentangku lagi yaa, aku sangat mencintaimu Clau",
"Aku pun mencintaimu juga Dave"
"Sayang, Pekan ini aku akan pergi ke Bali untuk pemotretan, apa kamu mau menemaniku?"
"Akhir pekan yaa" Dave berfikir
"Oh iya Mas, aku lupa bilang kalau Ibu dan Ayah ngajak kita ke kota *** berkunjung kerumah bibiku.. Akhir Pekan" Dave pun seketika ingat
Tanpa sadar Dave menyebut nama Wulan didepan Claudia
"Wulan? Siapa Wulan itu Sayang?"
"Aaaa... Bukan siapa siapa sayang, mungkin kau salah dengar" jelas Dave
__ADS_1
"Mungkin"