
Cerita ini bermula sama dengan cerita lainnya
Malam itu angin bertiup begitu kencang, awan bergemuruh begitu hebat & petir menyambar-nyambar di langit.
Malam itu seorang pria bernama alvin kembali kerumah dengan membawa elena yang adalah seorang anak perempuan yatim piatu
di rumah itu alvin tinggal bersama ibu dan juga istrinya yang kejam. Dalam hidupnya semua hubungan itu adalah bisnis dan perjanjian.
Ibunya alvin sangat membenci anak yang tanpa masalalu, istri dan ibu alvin juga sangat menolak keras anak itu pada saat pandangan pertama.
Tapi karena insting bertahan elena yang kuat sejahat apapun ibu dan istri alvin bertindak ia tidak akan pernah berpindah dari tempat itu.
Melihat perlakuan nenek tua padanya malam itu, membuat elena berkhayal menjahili ibunya alvin itu suatu saat nanti.
Sementara itu Alvin dan istrinya juga memiliki seorang putri yang bernama audia
berbeda dengan ibu dan neneknya, audia menerima elena dengan sangat baik.
malam itu ibu audia mengelus² kepala audia menidurkan putrinya itu, elena hanya tersenyum dan ikut berbaring di sebelah audia berharap ia di perlakukan seperti itu juga, ya karna ia juga ingin merasakan hal yang sama yang tidak pernah ia rasakan sedari dahulu, akan tetapi ibu nya audia mendengus kesal ketika melihat ke arah elena kemudian pergi keluar meninggalkan kamar mereka.
audia yang saat itu hanya berpura-pura tertidur, melihat raut sedih di wajah elena sadar akan hal itu dan mengerti dengan kesedihan elena ia menggenggam erat tangan elena kemudian juga memeluknya.
Alvin tidak mengatakan kepada siapapun termasuk keluaganya dari mana atau mengapa ia membawa elena ke rumah itu, dan lagi pula tak satupun juga ada yang bertanya tentang hal itu padanya.
pagi itu alvin yang sedang memanggang roti terkejut ketika melihat elena yang sudah ada tepat di depannya, kemudian alvin melihat liontin arloji yang ada di saku celana milik elena, ia mengambil dan melihat dengan sedih arloji itu kemudian memeluk elena erat.
Suatu hari alvin mengetahui jika elena tidak pernah tidur di malam harinya, ia sudah mencoba melakukan apapun yang ia bisa agar gadis kecil itu dapat tertidur dan juga merasakan mimpi yang indah. Namun usahanya selalu gagal, karena gadis kecil itu akan tetap terbangun pada malam hari dan juga sepanjang hari.
alvin pun tidak pernah menyerah, hingga suatu hari ia memberikan sembuah kotak kepada elena, ya itu kotak mimpi, setiap hari ia akan menulis impian² untuk putrinya itu, berharap gadis kecil itu dapat tertidur dan bermimpi indah suatu hari nanti.
Waktu terus berganti tak terasa kedua gadis kecil nya dahulu sekarang telah beranjak dewasa.
Pagi itu alvin, istri dan kedua putrinya sedang menuju ke suatu tempat dengan menggunakan mobil pribadinya,
audia dan elena sangat menikmati pemandangan hamparan sawah yang luas di sepanjang perjalanan mereka.
Sementara itu dari arah lain seorang pemuda tampan tampak tengah merokok dengan santai sambil mengendari sepeda motor nya.
*Brak*
tabrakan pun terjadi, Pria tampan itu terjatuh dan lekas segera berdiri
"aaah Siapa pria bodoh ini " alvin menggerutu di dalam mobil dan segera keluar menemui pria bermotor itu
Maaf...maaf pak aku tidak sengaja "ucap pria itu"
Maaf.. Maaf.. Apakah mata mu itu buta
__ADS_1
Aahh tidak tidaak..tikungan disana yang membuat aku tidak melihatnya
Tapi kau tidak buta kan ?
tapi pak aku sudah meminta maaf kan "sambil melirik-lirik ke dalam mobil alvin"
Heeii Kalong buta, apa yang kau lihat
kau tidak melihat mobilku ini, sekarang lihat aku dan bicara lah
heeiii pak aku sudah minta maaf sebanyak tiga kali, apa lagi yang kau inginkan
ayo kembalikan satu padaku
Apanya ?
maafnya!
jika kau tidak mau aku tidak akan bergerak memindahkan motorku.
Pemuda itu berjalan meminggir duduk dengan santai dan menikmati hisapan rokoknya.
Alvin menghampiri pria itu
hei bung.. Singkirkan motor mu itu cepat
Beraninya Kau mencari gara-gara denganku
Tidak.. Apa kau tau siapa aku? *tanya adrian*
Siapa kau.?
Apa aku harus memberi tau mu
Apa kau tau siapa aku? " ucap alvin"
Mengapa aku harus tau siapa kau.?
"Mereka terus berdebat"
hingga akhirnya istri alvin keluar dari mobilnya dan bertanya.
Sayang Mengapa lama sekali ?
tunggu saja di mobil sayang, aku sedang mengatasi pria gila ini.
Audia anak alvin dan istrinya novi itu pun turun ingin membantu ayahnya
__ADS_1
Apa yang bisa ku bantu ayah.?
Tidak audia, akan segera ayah bereskan tunggu lah di dalam mobil saja.
Haii audia, *pria itu melambaikan tangan menyapa audia*
ooh haii * sapa audia kembali *
Hooiii,, beraninya kau menyapa anakku *alvin melototi pria itu*
Pria tampan itu hanya tersenyum kepada alvin, dan kemudian tiba² keluar seorang wanita cantik dari dalam mobil alvin, dengan rambut panjang nya yang tergerai dan menggunakan celana pendek sepaha, yaaa itu elena kecantikan nya sangat² membuat alvin terpesona pada pandangan pertama.
woooow.. Ini keren sekali ayah " ucap elena kagum ketika melihat motor pria itu"
menurutku ini biasa saja
sungguh ini kereen sekaliii ayah..
Haii.. Kau tertarik pada motor nya " ucap pria itu memotong pembicaraan elena bersama ayahnya"
Tidaaak.. Tapi pada semuanya
Elenaaa... " alvin melototi elena sembari menghadang jarak antara pria itu dan putrinya "
Eilenaa..eeh..eleenaaa
Adrian wijaya *pria itu memperkenalkan namanya kepada elena*
Siapa itu ? "tanya ayah nya elena"
Itu namaku tuan "ucap pria itu sambil mengedipkan matanya kepada tuan alvin"
Oooo jadi kau memberitahu ku juga akhirnya
Hmmm terserah, aku akan segara menyingkirkan sepeda motorku ini " ucap adrian salah tingkah"
ya..yaaa.. Segera singkirkan
anak² ayooo kembali masuk ke dalam mobil..
Dan kau, segera singkirkan motor mu ini
Kau berhutang satu maaf padakuu paaak " ucap adrian pada alvin"
Minggir *alvin berjalan masuk kedalam mobil meninggalkan adrian*
Aku mencintaimu paaak *ucap adrian tersenyum melihat alvin yang berjalan ke mobilnya itu*
__ADS_1