PERNIKAHAN BISNIS 2 KELUARGA

PERNIKAHAN BISNIS 2 KELUARGA
HALUSINASI MASAL


__ADS_3

Keesokan hari nya nenek sekeluarga dan bagas family pergi ke sebuah tempat wisata yang masih berada tidak jauh dari rumah itu..


Mereka melakukan pesta piknik bersama²..


.


.


eemmm wiliam..mari kita skydiving ,! *ajak audia*


Kau tau, ini kesempatan yang bagus, entah kapan lagi kita punya kesempatan seperti ini bukan *audia meyakinkan*


Hmm mengapa tidak..?


tapi jika kita melakukan nya bersama-sama


aku ykain kita tidak akan mendapat kan kesempatan lagi didalam hidup *ucap wiliam menyindir*


Audia terdiam menatapi william


Aaahh tidak..tidaak.. Aku hanya bercnda *william mencoba mengenakkan hati audia lagi*


Merekapun akhirnya melakukan skydiving,begitu juga dengan alvin dan adrian mereka juga tidak mau ketinggalan.


Lets go...


audia bersama dengan wiliam berpelukan dan terjun berdua untuk pertama kali


Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa *teriak audia*


.


.


Broo.. Siapkan parasutnya * ucap alvin kepada kru yang ada*


akuu sudah sangat ingin melompat, sudah lama sekali aku tidak melakukannya


Apa kau sudah siap melompat paak *adrian tiba-tiba muncul di belakang dan kemudian mendorong alvin terjun bersamanya *


*di udara*


Heeiii... Parasut kuu! *teriak alvin*


apa yang kau lakukan ini...


Mergantung dan memeriksa tiket *ucap alvin sambil memegangi tangan alvin*


apa yang akan kau lakukan jika aku tidak mempunyai tiket.?


Hmmm apa yaa..?? Mungkin aku akan melepaskanmu pak *melepaskan genggaman tangannya*


Aaaaaaa....


Alvin berteriak ketakutan karena ia benar-benar tidak memakai parasut saat itu adrian tertawa melihat alvin yang ketakutan karena ulahnya, dengan cepat ia mendekati alvin dan kemudian meraih tangannya lagi.


Meskipun sedang di atas udara, tetap saja mereka selalu adu mulut karena adrian yang selalu saja menggodanya.


.


.


.


Bersulang..bersulang..bersulang..


*ucap bagas pada yang lainnya saat berada di meja makan*


Ada banyak sekali makanan yang sudah tersedia disana, dan itu semua berupa daging²an..


.


.


Mengapa tidak ada vegetarian disini.?


hari ini seharusnya kami memakan makanan vegetarian * tanya novi istri nya alvin kepada calon besannya.*


ini buruuk...sangaat sangat buruk..


Kami butuh makanan vegetarian hari ini..


semua keluarga nenek mengeluh di hari itu karena tidak ada makanan vegetarian yang bisa mereka makan..

__ADS_1


di saat mereka sedang riuh berdebat...


Plak... *menaruh 2 buah keranjang di atas meja*


halloo semuaaa, ini makanan vegetarian kita salad dan buah, benar-benar vegetarian ya kaan!


*ucap salah seorang keluarganya dengan suara sedikit seperti orang mabuk*


Uuummm.. Dari mana kau mendapatkan ini cantik *tanya novi senyum bahagia*


Dari pria manis di tepi pantai sana, ia memberi secara gratis padaku tadi


sungguh..ini sangat enaaak..


Semua orang rebutan mengambil makanan itu begitu, tidak ketinggalan Bagas dan keluarganya juga ikut serta memakannya.


.


.


Hallo semua.. *sapa adrian yang baru saja selesai berganti pakaian dan mendekati mereka*


Haloo..haloo..haloo..


*mereka menjawab dengan nada sempoyongan*


Mohon maaf aku terlambat..


Terlambat.. terlambat..terlambat...?


Adrian Curiga ada sesuatu yang tidak beres, ia mengambil buah yang masih tersisa di dalam kerangjang, ketika ia baru ingin mengamati elena dengan cepat merampas buah itu kemudian berjalan pergi meninggalkan adrian.


semua orang yang ada di meja itu meracau tidak jelas seperti orang yang sedang mabuk, adrian yang keheranan melihat itu secara tiba² ia tersenyum lebar mendapatkan sebuah ide menarik.


.


.


Apa itu..? *ucap nenek yang melihat elena berjalan memegang sesuatu*


Ooo ini buah *jawab elena*


Berikan padaku cepat


.


.


Perhatian semuanya.


makanan vegetarian yang kalian makan ini ternyata mengandung narkotika.


*adrian menjelaskan detail*


Jadi untuk beberapa jam kedepan sepertinya kalian akan mendapatkan pengalaman baru, silahkan di nikmati keadaan ini, ini bukan untuk hati yang lemah okeee *ucap adrian tersenyum lebar*


Oke..


okee


okee..


*jawab semua orang yang ada di sana*


Dengan raut muka sangar, kemudian alvin berjalan mendekati adrian


Pengaturan yang buruk


kenapa bisa menyediakan makanan yang salah hari ini..harii ini.. Harii inii.. *alvin berbicara dengan tatapan kosong*


Adrian melambaikan tangannya di hadapan alvin memastikan alvin yang tenyata juga sudah terpengaruh obat dari makanan itu.


.


.


Adrian tertawa terbahak-bahak melihat tingkah konyol semua orang hari itu, mereka bertingkah sesuai dengan halusinasi diri mereka masing-masing


melihat keseruan itu tidak lupa adrian juga membuat dokumentasi menggunakan ponselnya pribadinya.


.


.

__ADS_1


Ha..ha..ha..ha..ha..haa


Semua orang tertawa kala adrian memperlihatkan sebuah video disaat mereka tengah berhalusinasi tadi,


tawa mereka semakin pecah saat video tersebut memperlihatkan tingkah nenek tua itu ketika ia juga berhalusinasi.


Apakah ini perayaan.? *teriak nenek yang tiba² muncul dari belakang*


Iya ibu *adrian masih tidak bisa menahan tawanya*


DIAM...*teriak nenek membuat ruangan itu seketika hening*


Kalian dengar..


ini bukan perayaan.. Ini perjanjian Bisnis


cari tau apakah kita sudah memiliki logo baru untuk bisnis baru kita.


Iya ibu,.*jawab alvin yang masih menahan tawa*


Heeii.. Lihat, dia bahkan bertambah gemuk


ya ampun.. seberat itu kita akan memberikan emas kepada keluarga bagas nanti? *ucap nenek ketika melihat audia yang masih teratawa sambil memakan cake kesukaannya*


Alvin melihat audia, ia hanya terdiam tidak berani berbicara lagi.


Tuhan.. Tolong ambil Monster tua ini, atau aku yang akan melakukannya *batin elena marah melihat nenek itu menghina audia*


.


.


.


IYa tuan cakra


ini aku alvin


*alvin berbicara dengan seseorang melalui ponsel miliknya*


Ooh tunggu sebentar,sebentar..* tangan alvin memencet tombol pada alat di dekat nya*


Okee.. Logo kemarin itu, apakah sudah siap..?


jika sudah tolong kirimkan segera padaku ya *ucapnya pada seseorang yang di hubungi nya itu*


.


.


Tanpa alvin sadari ternyata ia telah memencet tombol yang kembali memperlihatkan video pada layar di depannya. Alvin yang berada di ruang itu sendirian terkejut ketika melihat itu adalah sebuah video dirinya ketika ia juga berhalusinasi tadi.


.


Halooo, elsya, cintaku


putri kita sekarang sudah berumur 25 tahun


elena..


aku memberikannya nama sesuai dengan keinginanmu ya kan..


kau tau hidungnya sama persis seperti hidungmu..


semakin dewasa,bahkan ia juga menunjukkan kegilaan sama seperti dirimu..


tapi elsya, ia gadis yang sangat bijaksana, kau tau saat aku berada di dekatnya aku merasa kau ada di dekatku elsya..


sayangnya kau pergi begitu cepat,, bulan tidak lagi terlihat sama bagiku.. *racau alvin ketika ia berhalusinasi seolah-olah sedang berbicara lewat posel dengan seseorang*


Eemm Maaf *adrian yang tiba² ada di dalam ruangan dan menghentikan video itu*


Alvin membalikkan badannya menjadi berhadapan dengan adrian sekarang


Dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata elena juga ada disana berdiri di depan pintu dengan memangku kedua tangan di dadanya.


Adrian diam, gelisah dan menjadi salah tingkah, kemudian ia pergi meninggalkan elena dan ayah nya di ruang itu.


Alvin sangat gugup, sementara elena masih berdiri dengan tenang memperhatikan ayahnya..


.


.

__ADS_1


Malam itu alvin memilih duduk di bangku taman bersama dengan elena.. Mereka berdua saling diam, alvin benar-benar berhutang penjelasan terhadap elena.


__ADS_2