PERNIKAHAN BISNIS 2 KELUARGA

PERNIKAHAN BISNIS 2 KELUARGA
BERTEMU LAGI


__ADS_3

* di perjalanan *


Alvin bersama keluarga nya tiba di sebuah rumah yang sangat besar bak sebuah istana dengan luas halaman yang hingga puluhan hektar.


Penjaga rumah itu pun membukakan pintu gerbang ketika mereka melihat mobil alvin yang semakin mendekat.


Audia dan elena bergegas turun, mata mereka mengitari sekeliling dengan penuh kekaguman


woooooww elena, lihat ini seperti istana para peri, it's beautiful "ucap audia pada elena *


Yees...kau suka kan " elena memeluk audia "


Alvin tersenyum saat melihat anak² nya itu sangat bahagia


Kau bahagia nak " tanya alvin pada audia "


Iya ayah.. Saaangaaat bahagia, ini sempurna


Yaa kenapa tidak.. Ini pilihan nenek dan nenek juga yang membiayai semuanya, sekarang mari kita segera masuk ke dalam. Nenek pasti sudah menunggu kita disana.


" Novi istri nya alvin memotong pembicaraan mereka "


Alvin melihat ke arah istri nya dan hanya bisa diam tak bisa berkata apa² lagi, akhirnya mereka pun segera berjalan memasuki rumah itu.


Apa apaan ini..


mengapa foto ku terlihat kecil..


yaa 2 keluarga ini adalah keluarga kaya dengan bisnis mereka yang cukup terkenal dan berkembang pesat.. Sehingga kabar pernikahan kedua anak mereka pun sengaja mereka sebar melalui media² cetak.


Keluarga dan kerabat alvin yang sudah ada bersama mereka pun di buat terkagum-kagum ketika mereka memasuki rumah besar bak istana itu.


Ayo jawab..mengapa fotoku sangat kecil di media cetak ini " ucap nenek itu lagi bertanya kepada semua anak² nya"


mereka kebingungan hingga saling berlempar jawaban.


Aaah mungkin alvin tahu jawabannya bu jawab salah anak kedua si nenek


Dimana alvin..bawa ia kemari


apa ia tidak tahu aku sudah mengosongkan dompetku untuk acara ini, tapi malah fotoku kecil seperti itu...


Alvin yang baru tiba itu langsung masuk ke ruangan ibunnya


" aah alvin..dimana audia dan elena " * tanya paman kori (adik alvin nomor 3)beralasan menghindari nenek tua itu"


Ooooh mereka ada di bawah sedang menunggumu


Baiklah aku akan menyusul mereka.. and alvin kau tau kau dalam bahaya, cepat lepas kaca matamu itu *paman kori sembari memainkan matanya mengarak kearah nenek kemudian ia berlalu meninggalkan ruangan itu"


.


.


Selamat pagi bu.. " ucap alvin "


ya pagi.. Dari mana saja kau.?


aku sudah lama menunggu mu


kau lihat media cetak itu


mengapa fotoku lebih kecil dari pada fotonya Bagas ( calon besannya ) itu.


Itu karena Bagas membayar lebih untuk fotonya bu, sementara kita hanya membayar artikelnya saja, tapi itukan tidak penting bu


sekarang kita sudah menjadi satu keluarga bahagia, jadi rasanya tidak perlu di permasalahkan.


Aku tidak perduli dia sudah membayar seluruh media cetak itu.. Tapi siapa yang sudah membayar mahal untuk pernikahan ini ha

__ADS_1


Tentu kau dong bu..l


siapa lagi yang bisa melakukan itu selain kau *ucap novi yang tiba² saja datang berjalan mendekati nenek tua itu.


Bagus novi.. Memang kau yang paling mengerti segalanya, sebaiknya kau jelaskan kepadannya *sembari menunjuk ke aral alvin*


Alvin mendekat kemari * panggil ibunya *


Apa kau tau kenapa aku membawa si gendut itu ? Saat kau mengorbankan seekor kerbau tentu kau juga akan memakan dagingnya bukan?


Si gendut yang nenek tua maksud itu adalah audia, ya audia sedari kecil memang memiliki badan yang berisi hingga ia dewasa, meskipun gendut audia juga tak kalah cantik.. Hanya saja ia tidak bisa mengontrol nafsu makannya itu


.


.


.


Audia menarik nafas kemudian menahan nafasnya saat ia hendak mencoba gaun yang akan ia pakai di acara pernikahannya nanti..


Tahan nafaas ..tahan nafas..,tarik nafas "ucap paman kori yang saat itu membantu audia mencoba gaunnya.


Dan braak.. semua kancing gaun itu terlepas dan berhamburan.


Ya tuhan audia..pasti berat badan mu ini bertambah lagi "ucap paman kori pada audia"


ini tidak bisa paman.. Kau saja yang terlalu kecil memotong ukurannya paman


Diam..aku sudah melebihkan 5 cm dari ukuran kau waktu itu dan seharusnya itu cukup.. Tapi sekarang badan mu mengembang lagi lebih dari perkiraanku "paman kori geleng² kepala keheranan"


.


.


Novi ibunya audia datang dengan sepiring cake coklat manis di tangan nya


elena dengan santai duduk menggoyangkan kakinya sambil memakan sepotong cake yang berhasil ia ambil tadi.


.


.


Haii sayang..


Haii buu...


makan lah nak.. Ini cake coklat kesukaan mu


audia lalu mengambil sepotong cake itu kemudian memakannya dengan lahap


Berapa banyak kau akan memberikannya makan kaak..


Apa kau tidak melihat gaun ini sekarang bahkan sudah tidak muat lagi padannya


" ucap paman kori pada ibunya audia yang merupakan kakak iparnya"


Lalu apa masalahnya dengan itu.? Kau bisa membuatkannya gaun yang baru bukan.? Apa susahnya sih.?


Masalahnya ini adalah gaun terbaikku " ucap paman kori kesal"


Baiklah nak, segera bersiap


sebentar lagi kita akan latihan sarapan karena keluarga calon mertua mu itu memiliki tradisi sendiri dan jangan sampai kau malu nantinya.


Jangan tunggu lama.. Karena nenek sudah menunggu kita di bawah


.


.

__ADS_1


.


Sementara itu dibawah sudah tersedia berbagai macam menu sarapan yang tertata rapi di atas meja, makanan itu spesial di siapkan langsung oleh chef terkenal yang di sewa langsung oleh sang nenek.


ketika semua sudah siap duduk di kursi nya masing masing, tiba² nenek berteriak


DIMANA PIZZA ku....


suara nenek menggema memenuhi ruangan itu, semua orang yang tadi nya tengah bersiap untuk makan jadi terdiam dan memandang ke arah nenek.


buu tidak ada pizza di sini " ucap paman kori "


Kau ingin aku mati kelaparan ? Jawab nenek


buu, siapa yang akan membuatkan pizza disini,mari kita makan yang sudah di sediakan saja. " ucap paman roy anak kedua sang nenek "


.


.


Apa kau ingin makan pizza ini nek..? Dan jangan lupa minum obat darah tinggi mu ya, karena aku yakin tekanan darahmu pasti sedang tinggi saat ini"


tiba² seorang pria datang dan meletakkan pizza di depan nenek, nenek melihat ke arah orang itu. saat di lihat nya yang memberikan pizza tadi adalah seorang pria tampan nenek langsung terpesona, jiwa nya melayang-layang, nenek merasa kembali muda ketika melihat ketampanan pria itu.


Kau... "ucap alvin "


alvin terkejut ketika ia melihat pria yang tak asing baginya itu, ya itu adalah pria yang menabrak mobil nya pagi itu.


Apa kabarmu pak..


Perkenalkan aku Adrian Wijaya


WO dari pernikahan putri anda


Kau pasti sudah berbicara pada CEO kami bukan " adrian berbicara sambil menyalami alvin "


Kau... " ucap alvin terbata² lagi"


Kau pasti audia, calon pengantin yang berbahagia .


Kami akan menyiapkan Roti dengan telur dadar kesukaan mu, benarkan.? " sapa adrian pada audia "


ooh yaa,,oke terimakasih " ucap audia pada pria itu "


Kau.." ucap alvin lagi terbata²"


Daaan kau..! *adrian melirik elena*


Elenaa.." elena memberi tau nama nya pada pria itu "


Oohh yaa..elena, senang bertemu denganmu " sapa adrian pada elena"


elena tersenyum menanggapinya


Kaau...*ucap alvin terbata² lagi*


Heii kau, kenapa..? sedari tadi kau kau kau kau melulu "nenek memarahi alvin"


.


.


Baiklah semua jika sudah tidak ada lagii..


Ladieees setelah ini kita akan bersiap untuk latihan menari oke.


Nenek jika kau perlu sesuatu nanti, kau bisa memberi tahu aku. " Ucap pria itu dengan sopan"


Tidak hanya nenek yang terpana akan ketampanan pria itu.. Tapi semua wanita yang ada di meja itu di buat melayang dengan ketampanan Adrian wijaya itu.

__ADS_1


__ADS_2