
"Kak ayoo" kata risa yang sudah bersiap siap
"Sudah siap siap nya?"
"Sudah kak"
"Baiklah, Aku ambil Handphone di atas untuk memesan taksi"
Risa mengangguk dan menunggu Dabar di sofa apartemen yang mereka tinggali
"Ayo cha, Kita tunggu di lobi aja"
Saat Risa berdiri, Tiba Tiba
"Aku pusing banget kak" sambil memegangi kepalanya
"Apa kau salah makan?"
"Seertinya tidak kak, Aku tidak ada alergi apapun" sambil duduk kembali
"Biar ku periksa keningmu"
Saat danar mendekat tiba tiba
Uek.uek.. Lalu ia berlari ke kamar mandi
"Risa kenapa, Seperti orang hamil saja. masa hamil, kan baru 2 kali melakukannya" Gumam danar lalu menyusul Risa ke kamar mandi
"Cha gimana, udah enakan?"
"Perutku mual banget kepalaku juga pusing. sepertinya aku masuk angin, Kakak sih semalem gak selesai selesai" kata Risa
Danar menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Ayo kita batalkan saja jalan jalannya, Kita istirahat di kamar"
"Tapi kakak gak minta itu lagi kan? Bukannya aku gak mau layani tapi aku benar benar gak enak badan kak" kata Risa polos
"Dasar gadis kecil mesum"
"Aku bukan gadis lagi kak, kakak yang sudah mengambilnya" kata Risa tak mau kalah
"Baiklah istri kecilku, Ayo biar ku bantu"
Saat danar memapahnya Risa malah pingsan di pelukan danar
"Sa bangun.."
__ADS_1
"Astaga,"
Lalu danar membopong Istri nya ke kamar dan membaringkannya
Karena dia seorang dokter dia mencoba mengecek perut Risa dengan tangannya
"Apa Risa sedang hamil. Ahh Panggil dokter saja biar jelas"
Danar menelfon dokter dan Dokterpun datang
(Anggap saja pakai bahasa inggris)
"Tolong Periksa istri saya dok. dia muntah dan kepalanya pusing, Dia seperti orang yang sedang isi" jelas danar
"Apakah tuan seorang dokter juga?"
"Ya saya dokter di negara saya. Tapi saya tidak bawa alat alat. jadi saya tidak terlalu yakin" terang danar
"Baiklah biar saya cek istri anda"
Dokter pun mengecek kondisi Risa, Dan
"Selamat tuan. Anda akan menjadi seorang ayah. Tapi.."
Bagai diberi kan Kejutan yang paling besar, Danar sangat bahagia dengan berita ini..
"Saya rasa anda tau jawabannya tuan. Bahwa melakukan hubungan badan terlalu lama itu tidak baik ketika istri anda sedang hamil muda begini."
"Baiklah, Terimakasih dok. Mari saya antar" danar mengantar dokter itu untuk pergi..
Setelah masuk kembali, Ternyata Risa sudah Sadar
"Kak.."
"Kau harus banyak banyak istirahat sa" kata danar dengan nada bahagia
"Maafkan aku karena semalam terlalu membuatmu kecapean. aku janji tidak akan lagi" kata danar menegang tangan Risa
"Aku kenapa? Tolong jelaskan" tanya Risa
"Kita sebentar lagi akan menjadi orang tua" kata Danar
"Apaa!!" Kata Risa terbengong bengong.. Risa tidak tau harus bahagia atau sedih.. Dia bahagia karena dia akan memiliki buah hati, Tapi dia sedih karena buah hati nya lahir bukan karena saling cinta,
"Kenapa?" tanya danar
"Tidak apa apa kak" kata Risa
__ADS_1
"Bolehkan aku bertanya?"
"Silahlahkan,"
"Aku mohon jawab jujur kak"
"Tentu saja"
"Apakah kakak senang dengan kehadiran anak ini?" tanya Risa
"Tentu saja, Aku sangat bahagia"
"Apakah ketika dr vita datang kau akan meninggalkanku dan anak ini?"
"Kenapa bertanya begitu. Aku sayang anakku, tidak mungkin meninggalkannga"
Risa tertawa simpul
"Haha Aku lupa kak, Mengapa aku harus bertanya, Tentu saja nanti kaka akan pergi bersama anakku dan dr vita"
"Tidak. Aku mulai menyayangimu cha, Meskipun aku belum sepenuhnya mencintaimu tapi aku sayang kalian, aku gak mau kehilangan kalian" kata Danar
"Benarkah?"
"Tentu saja."
"Apa kakak sanggup untuk menghapus semua kontak dr vita?"
"Aku akan memblokirnya untukmu"
Risa menatap danar lalu dia menangis..
"Kenapa bersedih?"
"Maafkan aku yang terlalu banyak menuntut kak. aku tidak bisa mengendalikan diriku"
"Sudah tidak apa apa, itu wajar untuk ibu hamil"
"Kak Aku ingin pulang saja. Kita kan juga sudah berhasil buat dede" kata Risa polos..
"Iya, Apapun yang istri kecilku mau. aku akan turuti"
"Terimakasih suamiku" kata Risa
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan Vote yaaa