Pernikahan Tidak Sengaja

Pernikahan Tidak Sengaja
Pulang ke Indonesia


__ADS_3

Hari Ini Risa dan Danar Sudah akan cek uot untuk pulang ke indonesia..


Semalam dia sudah mengabari Mama Rania bahwa ia akan pulang dan dia sudah membawa Yang keluarga mereka inginkan


Di Bandara


"Cha, Kamu mau sarapan apa? apa masih mual?"


"Aku udah baikan ko, aku gak lapar kak" kata Risa


"Cha.."


"Iyaa"


"Bisa tidak kau jangan panggil aku kakak, Aku seperti bukan suamimu cha"


"Hah? Lalu aku harus panggil apa? Dokter danar saja begitu?" kata Risa


"Bisa panggil Ayang, Hubby seperti aleya panggil dexter Atau apapun"


"Kak Alay banget haha" kata Risa tertawa


Danar hanya memutar bola mata nya


"Hmm Baiklah, Jika aku panggil mas gimana?"


"Oke"


Di Kursi tunggu Danar dan Risa pun tertawa mengobrol. Risa menyenderkan kepalanya di bahu danar dan Danar pun membawanya kepelukannya


'Aku memang belum mencintaimu cha, Tapi aku akan mencoba menghadirkan cinta itu' kata danar dalam hati


Setelah lama, Akhirnya pesawat mereka berangkat..


Di dalam pesawat Risa Mabuk, untung mereka kelas bisnis, Danar dengan setia memijit tengkuk Risa..


"Sudah, Sekarang tidur saja.."


"Aku seperti ingin muntah mas"


Danar pun mengusap perut Risa.. Risa kaget dengan perlakuan danar

__ADS_1


"Sayang, Kasian mama.. Kamu gak boleh jahil yaa"


Dan seketika Risa pun tidak merasa mual


"Mas, Aku tidak mual lagi. hanya sedikit pusing"


"Artinya aku memang ayah dari anak yang ada di dalam kandunganmu ca" kata Danar


"Kau pikir aku selingkuh" kata Risa kesal,


Lagi lagi danar salah bicara, dengan wanita hamil yang sensitif ini


"Aku, Aku.. Ah bukan begitu maksudku cha"


"Sudahlah, aku kesal" Sambil menepis tangan danar yang ada di atas perutnya


Risa pun tertidur, Dan Akhirnya mereka sampai di Indonesia..


Saat di Bandara mereka sudah di jemput oleh Rania Aleya dan Dexter


"Mamaa" kata Risa berlari


Rani Dan Aleya pun memeluk Risa, Danar memberikan hormat pada ibu mertuanya


"Selamat ya Adik kecil. kau akan menjadi Ibu"


"Terimakasih kakak, Aku tak menyangka akan secepat ini"


Dexter pun tertawa sambil mengusap Rambut Risa


"Gercep juga ya suamimu cha" kata dexter Iseng


"kau membuat malu adik kecil kita hubby" kata aleya..


"Kak mana si kembar" kata Risa mengalihkan pembicaraan


"Si kembar di rumah, Bersama papa dan.." Ucapan aleya terpotong


"Reynathan?" tanya Risa


"Iya sudah, ayo cepat sa.. kita pulang" kata mama Rania

__ADS_1


Mereka semua pun pulang ke rumah Rusdiantara


Setelah sampai


"Papaa" kata Risa menyapa Daffa yang sedang menggendong Devina bersama Ardi dan Nisa Orang tua aleya


"sayang"


"papa aku sedang mengandung" kata Risa memeluk papa daffa


"Selamat untuk putri kecil papa, Rasanya baru kemarin papa dengar mama sedang mengandungmu, Kini putri kecil papa sudah besar dan sedang mengandung" kata Papa Daffa


Daffa dan Risa saling memeluk Haru, Sementara Danar dan Rania yang ada di belakang


"Danar, Mamamu tadinya mau kesini cuma katanya keponakanmu sedang sakit" kata mama Rania


"Iya mah, Danar juga sudah di kabari oleh mama" kata danar


"Sudah bawa kopernya ke kamar kalian, Ajak istrimu istirahat" kata mama rania yang di angguki oleh semua keluarga


"Ayo Cha"


Risa pun mengangguk dan beristirahat ke atas karena dia pun sangat lelah setelah perjalanan nya itu..


Saat danar sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya


"Mas" panggil Risa lirih


"Iyah, kau butuh sesuatu?"


"Aku...Aku ingin..."


"Ingin apa? katakan saja" kata Danar


"Aku ingin mencium bajumu seperti di bandara eropa" kata Risa lirih


.


.


Jangan Lupa like, Komen dan Vote ya guys

__ADS_1


__ADS_2