
Chaa"
"Mas, aku minta maaf"
"Tidak, aku yang harusnya minta maaf"
"Aku sudah salah faham padamu mas"
ini semua karena ketidak terbukaan aku cha"
"Aku mohon izinkan aku untuk memperbaiki semuanya, berika aku kesempatan untuk menjadi imammu kembali"
"Aku tak pantas bersamamu mas" kata Risa lirih
"kumohon berikan aku kesempatan kedua"
"Untuk apa kita melanjutkan hubungan ini, Tidak ada cinta di hatimu, anakmu yang ku kandung juga tidak ada, lalu apa yang membuatmu ingin bertahan denganku? rasa kasihan?"
"bukan..." ucapan Danar terpotong
"aku tidak ingin menjalin rumah tangga karena rasa kasihan. aku ingin menjalin karena cinta mas!!" kata Risa
"Aku mencintaimu!" kata Danar spontan
"kau bercanda mas." kata Risa
"Aku serius, kemarin ketika kau marah padaku, sungguh aku sangat benci dengan diriku sendiri. dan ketika dexter membuat 2 pilihan, menyuruhku untuk memperbaiki semuamya atau meninggalkanmu, akupun menolak dengan tegas untuk meninggalkanmu, Aku baru sadar jika aku baru mencintaimu" terang Danar
"Benarkan kau mencintaiku?" tanya Risa
danar mengangguk
"Kita perbaiki semuanya bersama cha"
"Tapi aku ini tidak pantas bersamamu, karena keegoisanku, kita sampai kehilangan anak kita mas" kata Risa sesenggukan
"Itu sudah takdir, Kita harus ikhlaskan anak kita.. Dia sudah bahagia di syurga"
Risa hanya bisa menangis di dalam pelukan Danar
"Beri aku kesempatan, kumohon"
Risapun mengangguk
__ADS_1
"Aku akan mencoba lebih dewasa, dan percaya padamu"
"Aku juga akan lebih terbuka padamu"
Mereka tersenyum dan berpelukan..
tiba tiba dokterpun masuk bersama dengan Dexter
"Kak, dimana Yang lain?"
"Mereka sudah pulang"
"Nona Risa sudah boleh pulang siang ini" kata dokter
"Ahh Akhirnyaa, aku boleh pulang. sungguh disini sangat membosaankan"
....
Risa Pun Pulang Ke rumah, Bersama Danar dan Dexterr
mereka disambut oleh keluarga, Ada Daffa, Rania, Aleya, Linda, Budi, Adik Danar, Nisa, Dan Daffa..
"Sayang"
"Papaaaa, Kenapa papa jarang kerumah sakit menjengukku" protes Risa
"Hmm sudahlah, Sekarang kita harus bahagia menyambut Adik kecil kita ini" kata dexter
"benar kata dexter, yang lalu biarlah berlalu"
"hmm baiklah, ayo kita santay di taman belakang"usul Rania
"Hmm mah, sebaiknya Icha istirahat di kamar" kata Danar
"Baiklah baiklah, danar tolong jaga anak papa baik baik, jangan sampai ini terulang kembali" pesan papa daffa
"iya pah, danar janji. ini tidak akan teulang lagi"
"mas aku ingin disini" rajuk Risa
"Cha bukannya kamu tadi di rumah sakit bilang akan jadi istri penurut terhadap suami"
"kakak kau menguping ya" kata risa emosi
__ADS_1
"Sedikit, soalnya kalian bucin banget" ledek dexter
"Diam kau, tak ingat kaupun pernah bucin dex, apalagi saat pulang dari bulan madu" ledek mama Rania
Dexter hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, semuanya pun menertawakan kelakuan dexter
"Tuan muda dexter ternyata baik ya mah" bisik budi pada linda istrinya
Linda pun mengangguk
Karena mereka tau, jika dexter adalah orang yang kejam, dan tak kenal ampun. tapi ternyata itu salah, karena dexter adalah pribadi yang lembut dan penuh perhatian terhadap kerabatnya..
Icha dan Danar pun Istirahat ke kamarnya di Atas
"Sayang kamu mau makan apa?"
"Tidak"
"Apa kamu sakit?"
"Tidak"
"Apa haus?"
"Tidak"
"Mas, kenapa jadi salting begini sih, biasa saja.. Bersikaplah seperti biasa" pinta Risa
"Sayang aku benar benar minta maaf, Karena kesalahan aku, kita sampai harus kehilangan anak kita"
"Sudahlah mah, itu juga salahku. Lagi pula kita harus mengikhlaskan calon anak kita. pasti tuhan akan memberikannya lagi untuk kita"
"makanya kita harus rajin yaa buatnya, biar cepet jadi"
"Mas ih, aku baru keluar dari rumah sakit lhoo" kata Risa
"hehe nggak sekarang, tapi nanti kamu gak bisa nolak" kata danar genit
Risa merasa bahagia melihat suaminya yang sudah bicara vulgar antara suami dan istri,,
"Semoga pelajaran yang kita ambil ini akan membuat Rumah tangga aku dan kamu semakin langgeng ya mas" kata Risa
"Iya sayang, aamiin
__ADS_1
....
Jangan lupa Like n Komen yaa Saran Kalian untuk kelanjutan Novel ini