Pernikahan Tidak Sengaja

Pernikahan Tidak Sengaja
Reynathan dan mama Rania


__ADS_3

Di rumah sakit, risa di tangani oleh dokter senior atas permintaan danar


"bagaimana dok? apa kandungannya kuat untuk melalukan aktivitas terbuka?" tanya Danar


"Saya rasa cukup kuat ko. asal tidak melakukan kegiatan yang membuat kandungannya berbahaya, Anda pasti tau dokter danar" kata dokter senior itu


"Yasudah, saya permisi dulu ya. mari nyonya Rusdiantara" pamit Dokter pada Rania Rusdiantara


Rania pun mengangguk


"tu kan mah, Aku gapapa" kata Risa kekeh


"Baiklah, ayo aku antarkan mama sama kamu pulang ca"


"gak usah danar, mama naik taksi saja sama icha"


"Nggak mah, Danat ga ada jadwal ko" jelas dokter danar


"baiklah ayoo" ajak mama Rania


Risa dan mama pun di antarkan ke rumah oleh Danar.


sesampainya di rumah,


"mana aleya pah" tanya mama Rania yang tak melihat menantu dan kedua cucu kesayangannya


"Baru saja dexter mengantarkannya ke rumah Ardi" kata daffa


"Dexter tidak ngantor memangnya?"


"Tidak"


"Lalu anak itu kemana?"


"anak siapa?"


"anak laki laki yang kau bawa itu pah" kata mama Rania malas


"Reynathan ikut bersama dexter"


di depan,,


"Mas kamu hati hati yaa" kata Risa


"iya sayang"


Risa pun tersenyum Danar memanggilnya sayang


"Anak ayah jaga mama yaa" sambil mengusap perut Rata Risa

__ADS_1


"Iya ayah, Ayah semangat kerja nya" kata Risa seperti suara anak kecil


Danar tertawa mendengar suara Risa


"Aku pamit" kata danar


Risa pun mengagguk


Risa masuk ke dalam rumah


"huftt lelahnyaaaa" sambil menghempaskan badannya ke sofa ruang tamu


"Hati hati dong sayang"kata daffa yang melihat putrinya barbar saat hendak duduk di sofa


"hehe aku lupa paa"


"Sepi banget ini rumahnya yaaa" kata Risa


"Iya gak ada tangisan baby twins," kata papa daffa


"Memangnya mereka pergi kemana?" tanya Risa


"Kerumah om ardi"


"ooh kejakarta?" tanya Risa


"rey juga ikut?"


"Iya anak itu ikut. sudah jangan nanya tentang dia" kata mama rania sewot


"ii mama kenapa sih" tanya Risa


"kamu gak tau kan, Gara gara anak itu kakak mu Aleya dalam bahaya"


"Hah? kenapa sih?"


"Saat kamu bulan madu, Kakakmu aleya sedang berjalan menuju supermarket bersama mama Tante Nisa dan baby twins, mama gak tau ceritanya aleya selamatkan anak itu yang mau di tabrak di jalan, lalu aleya mengantarkan anak itu pada ibunya. Kemudian lain hari aleya di culik oleh ayah anak itu karena mengantarkan reynathan ke ibunya"


"lho ko bisa?"


"iya bisa dong, kan ayah reynathan itu penjahat. dia juga jahat sama papamu karena istrinya itu mencintai papamu. mama sebel"


Risa yang kebetulan duduk di samping daffa pun berbisik


"pah kayanya mama cemburu deh"


daffa pun mengangguk


"Sudahlah. lagian itu masa lalu. Baiklah kalau kamu keberatan apa perlu kita bawa reynathan ke panti saja?"

__ADS_1


"Tidak tidak!! kan orang tuanya menitipkan pada kita" kata mama Rania refleks


Papa daffa tersenyum mendengarnya.. karena selama bertahun tahun daffa hidup bersama Rania, dia sudah faham betul sikap istrinya itu


"Icha mau ke kamar aja, ngantuk.. papa sama mama terlalu banyak drama"


"Heyy anak durhaka" kata mama Rania sebal


"Sudah mama juga mau ke kamar aja lah" kata mama Rania sambil beranjak menyusul Risa meninggalkan daffa


Di kamar Rania,


Rania sedang asik bermain hand phone, Lalu daffa membawa sebuah kotak kecil


"Ada yang ingin memberikan hadiah padamu" kata daffa


"Siapa?"


"seorang anak laki laki"


"Dexter?"


"Buka saja, kau akan mengetahuinya


Rania membuka nya, dan melihat sebuah tulisan tangan


'Dear mama Rania'


Rey tau mama tidak menyukai Rey, Tapi rey sayang sama mama papa daffa kk aleya kk dexter dan juga baby twins vano dan vina juga oma herawati.


rey tau mama juga sayang sama rey, mama hanya sedang menyembunyikannya dari rey. rey berharap suatu saat nanti mama akan menampakkannya untuk rey. I love mama Rania, terimakasih untuk perhatian mama Setengah bulan ini'


Rania menitikkan air mata


"Pah, apa ini surat Rey?"


"Iya. rey menyembunyikannya di laci belajarnya, awalnya papa penasaran dengan isi surat itu. dan tenyata setelah di buka, isinya.."


"mama merasa bersalah banget sama rey. rey anak yang sangat baik hiks hiks hikss"


"Sudah, jangan menangis.."


"Telfon dexter, kapan mereka akan pulang ke rumah. mama akan memasak makanan kesukaan rey" kata mama Rania


.


.


Jangan lupa like n komen yaaaaaa

__ADS_1


__ADS_2