Perubahan Istri Yang Terabaikan

Perubahan Istri Yang Terabaikan
PERGI KE RUMAH PERDANA MENTERI


__ADS_3

" Pagi kak , aku sudah menyiapkan air untuk kakak mandi . Oh ya , ini balasan surat dari ayah dan kakak anda " sambil memberikan surat itu ke Lin Xi. Lin Xi pun mengambilnya dan membaca surat dari ayahnya terlebih dahulu.


...Kabar ayah dan ibu baik anakku , datanglah kediaman ini selalu terbuka untukmu...


......teruntuk : anakku perempuanku......


Lalu membaca surat dari kakaknya .


...Adikku yang manis dan cantik , tenang saja kakak ada dirumah . Kakak juga kangen denganmu sudah lama tidak bertemu dengan mu karena harus menyelesaikan pemberontakan di perbatasan...


...Teruntuk : adikku yang manis...


" baiklah , aku akan mandi dulu . Mian'er tolong siapkan sarapan untukku . Setelah sarapan kita akan ke kediaman Ibu mertua untuk pamit sebelum kita pergi ke rumah ayah"


" Baiklah , aku ke dapur dulu untuk mengambil makanan kakak "


Setelah beberapa menit Lin Xi sudah selesai mandi dan didandani oleh Jiang Yimian . Selesai didandani mereka akhirnya sarapan bersama dan pergi ke kediaman ibu mertua .


" Permaisuri tiba " teriak penjaga kediaman Permaisuri terdahulu.


" (sambil membungkukan badannya) Menantu ini memberi salam kepada Ibu mertua . Ibu , aku pamit untuk mengunjungi ayah" .


" Ibu izinkan menantuku tapi kamu harus izin dengan suamimu" perintah Ibu mertua.


" Baiklah Ibu mertua " sambil membungkuk memberi salam dan berjalan keluar kediaman


"aishh sebenernya gua tidak mau minta izin tapi kalo tidak dilakuin yang ada gua dihukum mati , argghh enga enak amat hidup dizaman ini dikit-dikit hukumannya cambuk kalo tidak hukuman mati " batin Lin Xi kesal.


Akhirnya Lin Xi pun menuruti perintah Ibu mertuanya untuk meminta izin ke kaisar . Lin Xi dan Jiang Yimian pergi ke kediaman kaisar.


" Pelayan , Kaisar sedang ada di mana?" tanya Lin Xi .


" Hormat saya Yang Mulia Permaisuri , Kaisar sedang ada diruang kerjanya" jawab pelayan di kediaman Kaisar.


" Baiklah , terima kasih "


Setelah mengetahui dimana suaminya berada . Lin Xi langsung pergi ke ruang kerjanya Kaisar.


" Kasim Shui , apa Kaisar ada di dalam? " tanya Lin Xi ke kasim Shui kepercayaan kaisar.


" Ada di dalam Permaisuri . Silakan masuk" sambil membukakan pintu .


" Kaisar , Permaisuri datang kesini "


" Baiklah , kau boleh keluar kasim Shui"


" Hamba undur diri Yang Mulia"


" Ada apa Permaisuri datang kesini?" tanya Kaisar Ji.

__ADS_1


" Hormat saya Yang Mulia Kaisar , maaf menganggu pekerjaan Kaisar . Hamba disini ingin meminta izin untuk mengunjungi kediaman ayah saya"


" Aku memberikan izin untuk mengunjungi kediaman Perdana Menteri tapi kau harus membawa pengawal bayangan ku , aku takut kau kenapa-kenapa dalam perjalanan"


" Wah , ada apa gerangan Kaisar memberikan ku pengawal bayangan? Biasanya kau tidak peduli jika menyangkut apapun dengan ku yang hanya kau pedulikan hanyalah selir kesayanganmu itu"


" Aku peduli dengan mu Xi'er kau adalah istri sah ku "


" Istri sah yang diabaikan oleh suaminya sendiri " kesal Lin Xi.


" Maaf Permaisuri "


" Begini kau akan pilih aku atau selir tersayangmu itu?" tanya Lin Xi .


Kaisar terdiam tak mampu menjawabnya.


" Lihat kau terdiam tidak bisa menjawab . Aku ini tidak suka diduakan . Jika kau mencintai Selir tersayangmu itu ceraikan aku biar aku terbebas" jelas Lin Xi ke Kaisar.


" Oh ya , permintaan maafmu tidak aku terima . Hamba izin pamit Yang Mulia. Cih permintaan maaf mu tidak bisa menghidupkan orang yang sudah mati karena selir ularmu itu " lanjut Lin Xi dalam hati .


Lin Xi keluar dari ruang kerja Kaisar . Lalu masuklah Kasim Shui . Kasim Shui yang melihat Kaisar termenung pun bertanya .


" Kenapa Yang Mulia?"


" Kasim Shui , apa yang aku lakukan selama ini salah?"


" Tapi bukti itu mengarah semua ke Permaisuri"


" Yang Mulia , anda langsung percaya akan bukti dan omongan pelayan itu bisa saja Permaisuri dijebak dan pelayan itu disuap dan beberapa bulan yang lalu permaisuri juga kena racun yang sama dengan Selir Agung dengan dosis yang lebih tinggi dari Selir Agung.


" Baiklah coba aku selidiki ulang kasus ini tanpa sepengatahuan siapapun"


- Dikediaman Perdana Menteri-


" Pelayan cepat bersihkan ruangan ini , anak perempuan ku akan kesini hari ini dan juga siapkan makanan dan minuman kesukaan anak perempuanku"


" Sayang , aku tidak sabar ketemu dengan putri kita "


" Iya sayang , aku juga tidak sabar karena sudah terlalu lama tidak bertemu dengannya"


" Ayah Ibu , apa adik sudah tiba? " tanya Kakak Lin An Yu.


" Belom Yu, er . Sebentar lagi adikmu akan tiba dia sedang dalam perjalanan kesini " jawab Perdana Menteri.


" Permaisuri Kerajaan Ji sudah tiba" teriak penjaga pintu kediaman Perdana Menteri .


" Ayah , Ibu , Kakak aku kangen kalian " sambil memeluk keluarganya.


" Ayah juga kangen anakku"

__ADS_1


" Ayo masuk putriku , ayah dan ibu sudah menyediakan minuman dan makanan kesukaanmu"


" Ayo adik masuklah"


Akhirnya mereka minum dan makan sambil bercanda dan bercerita melepas rindu dengan keluarganya .


" Ayah , Ibu , kakak . Aku ingin bicara serius dengan kalian"


" Pelayan kalian boleh keluar dulu" titah Perdana Menteri.


" (sambil membuka cadar dan terlihat wajah yang cantik ) Yang Pertama , wajahku sudah sembuh".


" Syukurlah putriku wajahmu sudah sembuh . Ibu senang hiks hiks " .


" Yang Kedua , aku ingin belajar berpedang dengan kakak untuk melindungi diri ku sendiri" .


" Kau sudah menemukan orang yang sudah meracunimu adik" tanya Kakak Lin An Yu.


" Aku sudah tau kak siapa orangnya tapi aku belum memiliki bukti" jawab Lin Xi .


" Baiklah kakak bantu kau mencari buktinya . Bagaimana rencanamu?"


" Terima kasih kak . Rencanaku yang pasti aku akan berlatih pedang dulu karena aku memiliki firasat buruk bahwa nanti ada cicak-cicak kecil yang ingin melukaiku"


" Baiklah mulai besok kakak akan ke kediaman mu untuk melatih mu "


" Baik kak "


" Kami akan mendukung semua keputusanmu putriku"


" Terima kasih Ayah Ibu. Xi'er beruntung terlahir dikeluarga yang sayang sama Xi'er"


Matahari sudah terbenam diarah Barat , diruang makan kediaman Perdana Menteri para pelayang sedang menyediakan makan malam untuk para junjungannya. Setelah makan malam sudah selesai dihidangkan . Ayah , Ibu , Kakak dan Lin Xi makan sambil diselingi candaan.


Akhirnya setelah makan Lin Xi pamit untuk pulang ke Istana karena sudah terlalu malam .


" Ayah , Ibu , Kakak . Aku pamit pulang "


" Hati-hati di jalan anakku "


Tandu yang membawa Lin Xi pun sudah berjalan dan keluarga Perdana Menteri sudah kembali masuk kekediaman.


Setelah setengah jam , akhirnya Lin Xi pun sampai ke kediaman Phoenix miliknya.


" Mian'er siapkan air hangat . Aku ingin mandi sebelum tidur tubuhku lengket" .


" Aku siapkan kak "


Mandilah Lin Xi . Setelah mandi Lin Xi pun tidur.

__ADS_1


__ADS_2