
Hari yang ditunggu-tunggu oleh Lin Xi akhirnya tiba yaps benar yaitu hari dimana dia berlatih teknik pedang bersama kakaknya Lin An Yu.
" Hormat hamba kepada Yang Mulia Permaisuri "
" Selamat datang Jendral . Pelayan , kalian boleh keluar"
Pintu kediamanannya pun sudah tertutup.
" kakak " sambil berlari kecil untuk memeluk kakaknya
" hahaha , kau tidak berubah masih manja padaku" tawa Lin An Yu.
" kakak , sudah makan? Kalo belum kita makan terlebih dahulu" tanya Lin Xi.
" Belum Xi'er , kakak langsung kesini setelah urusan kakak selesai takut ada yang ngambek heheh " .
" ishh kakak ini , Mian'er tolong ambilkan aku makan siang untuk aku dan kakak"
" Baik Yang Mulia " pergi kedapur untuk mengambil makanan.
Makan siang pun sudah tertata rapi dimeja kamar Lin Xi . Mereka pun makan sambil bercanda ria setelah selesai mereka istirahat sebentar sambil membahas pelatihan hari ini .
" Kak , apa yang harus aku lakukan?"
" Abis ini kau akan aku latih dulu fisiknya seperti lari , push up , sit up , dll . Setelah itu kita akan memakai pedang kayu dulu baru menganti dengan pedang asli"
" Baiklah kak , aku turuti kakak "
" Yuk , sudah cukup istirahatnya . Mari mulai latihan"
Lin An Yu menyuruh Lin Xi lari 20 putaran , push up 15x , sit up 15x , dll . Lalu Lin An Yu memperagakan gerakan teknik berpedang dan Lin Xi pun mengikuti . Saking asyiknya mereka berlatih sampai tidak sadar bahwa hari sudah sore
" Kak , sudah sore . Aku sudah menyiapakan air untuk kakak mandi " teriak Jiang Yimian.
" Iya Mian'er "
" Baiklah , latihan untuk hari ini sudah cukup . Kau sudah bagus untuk teknik dasar-dasar yang tadi aku peragakan".
" Kak , kau makan malam disini yah "
" baiklah untuk adikku yang manis ini " puji Lin An Yu.
" horee , aku mandi dulu . Kakak tunggu dikamar aku saja "
Lin Xi pun mandi setelah selesai mandi , makan malam juga sudah tertata rapi makanlah Lin An Yu dan Lin Xi .
" Adik , kakak pulang dulu . Besok pagi kakak akan kesini lagi "
" baik kak . Hati-hati kak "
- dikediaman Kaisar Ji -
" Lapor Yang Mulia , hari ini Jendral Lin An Yu datang mengunjungi Permaisuri "
" Buat apa?"
__ADS_1
" Dari pengamatan hamba mereka berlatih pedang Yang Mulia "
" Buat apa Permaisuri belajar berpedang?" bingung Kaisar Ji.
" hamba kurang tahu Yang Mulia"
" Baiklah , awasi terus permaisuri "
" Baik Yang Mulia , hamba undur diri"
Tiba-tiba datang Selir Agung Mei Lan .
" Yang Mulia , aku kangen sama Yang Mulia"
" aku juga kangen denganmu Lan'er "
" boleh aku tidur disini , aku ingin menemani Yang Mulia"
" Maaf Lan'er . Aku lagi sibuk , kau boleh kembali ke kamar mu "
" Baiklah Yang Mulia hamba undur diri . Cihh , ini pasti karena Permaisuri secepatnya harus aku singkirkan Permaisuri tidak berguna itu dan aku yang akan menjadi Permaisuri " batin Selir Agung Mei Lan.
Dikediaman permaisuri
" haciuu haciu , kenapa tiba-tiba aku bersin . Wah pasti ada yang membicarakan aku " ucap pede Lin Xi tapi bener 😆
" lebih baik aku tidur , badanku pada pegel-pegel " rintih Lin Xi .
Karena kecapean Lin Xi pun terlelap dengan pulas .
" sampai disini dulu latihan hari ini , kau sudah meningkat cukup pesat adik"
" terima kasih kak , setidaknya kalo ada dedemit aku bisa melindungi diriku sendiri"
" setelah ini rencanamu apa Xi'er?"
" sini kak , aku bisikan . Jadi abis ini aku ingin mendirikan guild untuk menjual dan membeli informasi . Nanti kakak yang akan melatih mereka . Kak tolong bantu cari lokasi tempatnya karena ada yang mengawasiku "sambil berbisik ke Lin An Yu.
" Kau bisa merasakannya juga ternyata . Baiklah Xi'er kakak akan bantu".
" Bisa kak tapi aku diam saja karena dia tidak melukaiku . Makasih kak " peluk Lin An Yu.
" Kakak pulang yah "
Tiba-tiba
" Sang matahari kekaisaran Ji , Kaisar Ji Jun Xing tiba"
Lin An Yu , Lin Xi , Jiang Yimian dan para pelayan dikediaman Permaisuri pun kaget karena selama ini Kaisar tidak pernah menginjakan kaki di kediaman Permaisuri selalu ke kediaman Selir Agung.
" Hormat hamba , Yang Mulia" hormat Lin An Yu dan Lin Xi berbarengan.
" Malam , kakak ipar. Sudah lama disini? "
" Sejak pagi , saya dikediaman Permaisuri Yang Mulia" .
__ADS_1
" Oh , baiklah saya kesini hanya ingin mengetahui kegiatan apa yang dilakukan istri saya . Kakak ipar aku mengundang kakak untuk makan malam bersama "
" Hamba akan datang Yang Mulia . Terima kasih atas undangan makan malamnya"
" Baiklah Zhen akan kembali dulu . Sampai nanti Xi'er dan kakak ipar" sambil keluar dari kediaman Permaisuri.
" Dik , tumben Kaisar kesini . Dia tidak pernah ke kediaman ini kan?"
" tidak pernah kak , aku juga kaget dia datang ke sini . Ada apa gerangan yah kak?"
" Kakak juga enga tau . Yasudahlah mari kita bersiap sebentar lagi makan malam jangan sampai kita telat ".
" Iya kak "
Mereka berdua pun siap-siap dan pergi ke Aula makan , disana sudah ada Kaisar Ji , Selir Agung Mei Lan , Selir Gao , Permaisuri dan Kaisar terdahulu.
" Salam Ayah Mertua , Ibu Mertua dan Kaisar "
" Salam Permaisuri terdahulu , Kaisar terdahulu dan Kaisar Ji ".
" Silakan duduk kakak ipar dan Xi'er " kata Kaisar Ji .
"Terima kaisar Ji"
" Panggil saja seperti Xi'er . Panggil kami ayah dan ibu" ujar permaisuri.
" Baik Permai .. Eh maksud saya Ibu "
Hidangan makan malam sudah di hidangkan dan ditata di meja dengan rapi . Mereka makan dengan tenang . Setelah makan merekapun berbincang .
" Jendral , bagaimana keadaan mertua? " tanya Kaisar Ji.
" Ayah dan Ibu dalam keadaan sehat Yang Mulia"
" Baguslah , lain kali suruh mereka kesini untuk menjenguk anak perempuannya" kata Permaisuri terdahulu.
" Akan saya sampaikan ke ayah dan ibu , ibu"
" Baiklah , kami akan kembali ke kediaman selamat bersenang-senang" kata Kaisar terdahulu. Mereka pun keluar dari kediaman.
" Saya akan pulang kerumah . Terima kasih atas jamuan makan malamnya" sambil menunduk setengah badan dan berjalan keluar aula makan.
" Kak , aku antar ke depan . Salam Kaisar hamba permisi " sambil berlari kecil untuk menyusuk kakaknya.
" duh , menggemaskan sekali istriku ini " batin Kaisar Ji.
" Sial , kaisar mulai tertarik sepertinya rencana yang aku buat harus segera aku jalankan " batin Selir Agung Mei Lan.
Sampailah mereka di depan istana .
" kakak pulangnya . Selamat malam mimpi indah adikku" sambil mengusap pelan kepala Lin Xi.
" Iya kak , kakak pulang hati-hati . Selamat malam juga kak " sambil mencium pipi kakaknya. Barulah Lin An Yu menaiki kudanya dan berjalan untuk kembali kerumah.
Lin Xi pun langsung balik ke kediamannya dan langsung beristirahat.
__ADS_1